Gorontalo
Kaharudin Yusuf Rahim Terpilih Sebagai Direksi Perumdam Tirta Moolango 2025–2030
Published
1 year agoon
Pohuwato – Proses seleksi calon Direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Moolango resmi mencapai tahap akhir dengan ditetapkannya Kaharudin Yusuf Rahim, SE sebagai Direksi terpilih untuk masa jabatan 2025–2030.
Penetapan tersebut dilakukan oleh Bupati Pohuwato selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM), dan tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Pohuwato Nomor: 196/01/V/2025, tentang Penetapan Calon Direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Moolango.
Seleksi calon direksi dimulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, uji kompetensi, ujian tertulis dan penulisan makalah, hingga wawancara akhir yang berlangsung Kamis (22/5/2025). Pada tahap wawancara, tiga calon direksi dan satu calon dewan pengawas diuji langsung oleh Bupati sebagai KPM, untuk menilai visi, integritas, dan kesiapan kepemimpinan mereka dalam mengelola perusahaan daerah.
Ketua Panitia Seleksi, Sadirun, menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah berjalan secara transparan, profesional, dan akuntabel, dengan penilaian berbasis kompetensi dan visi strategis calon.
“Hasil penetapan Direksi Perumdam Tirta Moolango ditentukan melalui wawancara akhir oleh Bupati selaku KPM. Proses ini menjadi titik krusial untuk memilih figur terbaik dalam memimpin Perumdam selama lima tahun ke depan,” ungkap Sadirun.
Ia juga mengapresiasi semangat kompetitif para peserta yang menunjukkan kualitas dan kapabilitas dalam setiap tahapan seleksi.
Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, dalam keterangannya menyampaikan harapan besar terhadap direksi terpilih agar mampu melahirkan inovasi dan memperkuat tata kelola perusahaan, baik dalam aspek manajemen aset, keuangan, maupun peningkatan pelayanan publik.
“Direksi baru harus hadir dengan semangat baru. Perumdam Tirta Moolango harus menjadi entitas yang mandiri, efisien, dan profesional, serta berorientasi pada pelayanan prima kepada masyarakat,” ujarnya.
Sebagai salah satu BUMD strategis dalam penyediaan air bersih di Pohuwato, Perumdam Tirta Moolango kini dihadapkan pada tantangan pengelolaan sumber daya dan pelayanan publik yang semakin kompleks. Kepemimpinan yang kuat dan visioner diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut dan membawa perusahaan ke arah yang lebih progresif.
You may like
-
KABAR GEMBIRA: Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Pohuwato Dipastikan Berkontrak Tahun Ini
-
Ekonomi Kerakyatan Nyata: Bupati Saipul Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih
-
HADIR DI LEATO: Bupati Saipul Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Kampung Nelayan Modern
-
Jamin Gizi Pelajar: Bupati Saipul Pantau Langsung Dapur SPPG Randangan
-
Lepas Landas 9 Mei: Jadwal Keberangkatan 12 ASN Calon Jemaah Haji Kabupaten Pohuwato
-
Peringati Hari Otda ke-30, Bupati Pohuwato Soroti Keterbatasan Ruang Fiskal Daerah
Gorontalo
Penuhi Stan Tani Merdeka Indonesia: Antrean Warga Berburu Produk Organik Nyaris Tak Pernah Sepi
Published
1 hour agoon
24/06/2026
Gorontalo – Seremoni penutupan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, berlangsung semarak dan dipadati lautan massa, Kamis (25/06/2026). Hajatan berskala nasional yang mempertemukan jutaan delegasi pejuang pangan dari berbagai provinsi di Indonesia ini sukses bertransformasi menjadi panggung besar introduksi hilirisasi produk agraria, sektor maritim, serta inovasi pangan lokal.
Sejak resmi bergulir selama sepekan terakhir, PENAS 2026 terbukti ampuh menjadi wadah inkubasi taktis bagi para pelaku hulu hingga hilir sektor pertanian dan kelautan. Melalui ruang perjumpaan ini, para peserta aktif melakukan transfer teknologi, memperluas jejaring kemitraan (networking) bisnis, hingga mempromosikan komoditas unggulan komparatif dari daerah masing-masing.
Kendati demikian, konsentrasi perhatian ribuan pengunjung pada hari pamungkas justru tersedot ke arah gerai pameran milik Tani Merdeka Indonesia (TMI). Stan organisasi pejuang pangan tersebut mendadak dibanjiri warga dan kolektor komoditas yang berburu berbagai produk hasil bumi berkualitas tinggi.
Eksitasi belanja masyarakat terlihat begitu masif. Sejak gerbang pameran dibuka pada pagi hari hingga menjelang detik-detik upacara penutupan resmi, stan TMI nyaris tidak pernah sepi dari antrean konsumen. Beragam varian produk unggulan, mulai dari hasil perkebunan organik, produk olahan pangan kreatif, hingga komoditas lokal spesifik lokasi laris manis diborong para pengunjung.
Fenomena lonjakan daya beli ini merefleksikan tingginya minat sosiologis masyarakat terhadap produk-produk pertanian domestik. Hal ini sekaligus menjadi pembenaran empiris bahwa sektor agrobisnis di tingkat akar rumput memiliki daya pikat ekonomi yang luar biasa jika dikemas lewat strategi pemasaran yang modern dan inovatif.
Bagi para delegasi lintas provinsi, perhelatan PENAS 2026 bukan sekadar rutinitas pameran tahunan biasa. Agenda ini diposisikan sebagai momentum sakral untuk mengonsolidasikan kembali semangat kemandirian pangan nasional serta percepatan kesejahteraan bagi petani dan nelayan di seluruh pelosok nusantara.
Kemeriahan malam penutupan ini meninggalkan kesan mendalam sekaligus mempertegas posisi bahwa sektor agraria dan perikanan tetap tegak lurus bertindak sebagai tulang punggung utama pembangunan kedaulatan bangsa.
Gorontalo
Sebut Sudaryono Berkomitmen Penuh: Langkah Berani Sulyanto Pateda Dobrak Pintu Kementan
Published
2 hours agoon
24/06/2026
Gorontalo – Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Sulyanto Pateda bergerak taktis memperjuangkan nasib petani lokal di tingkat pusat. Sulyanto menyerahkan langsung bundel aspirasi makro masyarakat agraris Gorontalo kepada Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Sudaryono dalam agenda silaturahmi formal yang dihadiri kader Partai Gerindra serta sejumlah organisasi induk pertanian, Selasa (23/06/2026).
Dalam pertemuan intensif tersebut, Sulyanto menguraikan bahwa dirinya telah membedah secara mendalam peta persoalan struktural, hambatan modal, hingga kebutuhan mendesak yang dihadapi para petani di Provinsi Gorontalo langsung di hadapan orang nomor dua di Kementerian Pertanian (Kementan) tersebut.
“Saya sudah berbicara banyak dan berdiskusi secara komprehensif bersama Pak Wamen. Alhamdulillah, beliau merespons sangat positif dan berkomitmen penuh untuk segera menindaklanjuti poin-poin aspirasi dari para petani kita,” ujar Sulyanto Pateda pascapertemuan.
Menurut legislator ulet tersebut, intervensi dan perhatian responsif dari pemerintah pusat bertransformasi menjadi angin segar yang dinanti-nantikan oleh para petani daerah. Dukungan stimulus ini diharapkan mampu mendongkrak kurva produktivitas lahan sekaligus mengeskalasi derajat kesejahteraan ekonomi mereka di hulu.
Sulyanto menegaskan bahwa parlemen daerah akan terus mengawal dan melipatgandakan komunikasi politik ke Jakarta guna memastikan hak-hak konstitusional petani Gorontalo terakomodasi melalui regulasi pusat. Ia menilai, penguatan sektor agraria lokal merupakan variabel penentu yang strategis dalam menyokong pilar ketahanan pangan nasional.
“Kami di DPRD tidak akan tinggal diam dan siap pasang badan untuk terus memperjuangkan hak-hak petani Gorontalo agar mereka mendapatkan alokasi perhatian serta dukungan sarana prasarana yang maksimal dari pemerintah,” tegas politisi senior tersebut.
Lebih lanjut, Sulyanto menyatakan komitmen tegak lurusnya untuk berjalan beriringan bersama kelompok tani dalam mewujudkan visi besar ketahanan nasional. Target jangka panjang ini diselaraskan dengan cetak biru program pemerintah pusat di bawah komando Presiden Republik Indonesia untuk mentransformasi Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.
“Saya berkomitmen penuh berdiri bersama para petani dan bersinergi dengan program Bapak Presiden untuk terus membangun serta mengokohkan kedaulatan pangan demi mengantarkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” pungkasnya.
Konsolidasi ini menjadi momentum krusial dalam mempererat koordinasi vertikal antara lini pemerintah pusat, legislatif daerah, serta para aktor utama sektor agrobisnis. Sinergitas pentaheliks ini diproyeksikan menjadi motor penggerak baru dalam memacu produksi pangan nasional dari Bumi Serambi Madinah.
Gorontalo
Gaya Lugas Wakil Menteri Pertanian: Rahasia Sudaryono Bakar Adrenalin Pejuang Pangan Daerah
Published
11 hours agoon
24/06/2026
Gorontalo – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Republik Indonesia Sudaryono menitipkan pesan khusus yang mendalam kepada seluruh petani di Provinsi Gorontalo. Para petani diminta untuk melipatgandakan eksitasi semangat dalam memajukan sektor agraris guna memperkuat fondasi program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Instruksi taktis tersebut dilemparkan Sudaryono di sela-sela menghadiri agenda silaturahmi makro bersama pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Tani Merdeka, Asosiasi Pedagang Pasar, serta jajaran kader Partai Gerindra di Gorontalo, Selasa (23/06/2026).
Menyuarakan arahan dengan gaya khasnya yang lugas, komunikatif, dan membumi, Wamentan mengajak para pejuang pangan di daerah untuk konsisten bekerja keras menggenjot kurva produktivitas lahan pertanian mereka.
“Untuk seluruh petani Gorontalo, gas pol, rem blong. Itu saja,” cetus Sudaryono yang langsung disambut riuh antusiasme para peserta yang hadir.
Bagi Sudaryono, persistensi dan determinasi kerja keras para petani di lapangan bertransformasi menjadi pilar penentu yang paling krusial dalam menjaga stabilitas ketersediaan pasokan pangan nasional, terutama di tengah volatilitas iklim dan berbagai tantangan global yang membayangi sektor agrobisnis saat ini.
Lebih lanjut, orang nomor dua di Kementerian Pertanian (Kementan) ini menyoroti pentingnya akselerasi produksi melalui intensifikasi serta optimalisasi lahan pertanian yang dikelola oleh masyarakat akar rumput.
“Formulanya sederhana, tanam lebih banyak, panen lebih banyak. Kuncinya hanya itu saja,” tegas Sudaryono di hadapan forum.
Pesan penyemangat dari perwakilan pemerintah pusat ini diyakini menjadi stimulus psikologis bagi para petani di Gorontalo untuk memaksimalkan seluruh potensi bentang alam daerah secara holistik. Provinsi Gorontalo sendiri secara historis memegang peranan strategis sebagai salah satu lumbung pangan andalan nasional, khususnya melalui komoditas jagung yang konsisten menjadi pilar penopang ekspor maupun kebutuhan domestik.
Melalui penguatan rajutan kolaborasi lintas sektor—yang mengintegrasikan peran regulator pemerintah, organisasi profesi petani, hingga keterlibatan para pelaku usaha pasar—ekosistem pertanian di Gorontalo diharapkan mampu mencetak swasembada baru yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani sekaligus ketahanan pangan Indonesia.
Penuhi Stan Tani Merdeka Indonesia: Antrean Warga Berburu Produk Organik Nyaris Tak Pernah Sepi
Genjot Cetak Sawah 5.000 Hektare: Siasat Taktis Bupati Saipul Mbuinga Jawab Instruksi Presiden Prabowo
Sebut Sudaryono Berkomitmen Penuh: Langkah Berani Sulyanto Pateda Dobrak Pintu Kementan
Disebut Mirip Pemenang Piala Citra: Kelakar Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda di PENAS Gorontalo
Tindak Lanjuti Rekomendasi Dewas: UNG Kebut Pemutakhiran Akun Belanja BLU 2026
Tak Tinggal Diam! DPC Gerindra Gorut Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Biau
Menggugah Kembali Naluri Belajar yang Meredup: Reformasi Pedagogi di Era Distraksi Digital
Viral! Baling-baling Wings Air Diikat Kabel Ties Sebelum Terbang dari Bali, Begini Kata Lion Air Group
TUNTUTAN KONTROVERSIAL! Empat Oknum TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun BUI
AKSELERASI UCJ: Bupati Saipul Mbuinga Gandeng PT IGL dan PT BTL Proteksi 215 Pekerja Rentan
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Daerah2 months agoMasyarakat Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden di Leato Selatan
-
Gorontalo3 months agoViral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran
-
Gorontalo3 months agoMeresahkan Pelanggan! Paket Ditahan Berhari-hari, Layanan Shopee Express Kembali Disorot Tajam
-
Daerah2 months agoSentil Gubernur Gusnar! Wali Kota Adhan Kecewa Pemisahan Disparpora Mangkrak di Pemprov
-
Gorontalo2 months agoNyanyian Bos Tambang: Bayar Puluhan Juta Tapi Tak Diberi Akses, Daeng Muding Minta Uang Kembali
-
Advertorial3 months agoSikat Pungli: Wali Kota Adhan Dambea Polisikan Oknum AH Terkait Pungutan UMKM
-
Gorontalo3 months agoTuntut Transparansi: Massa Desak Inspektorat Tak “Main Mata” dalam Kasus Mafia Obat
-
Advertorial3 months agoSentil Pemprov! Wali Kota Gorontalo Pertanyakan Beban Anggaran MTQ Tingkat Provinsi
