Connect with us

Kota Gorontalo

Kampung Bugis dan Talumolo Terendam, Marten Taha Turun Selamatkan Warga

Published

on

KOTA GORONTALO-Banjir bandang yang menerjang kawasan Bone, Kabupaten Bone Bolango berdampak juga di sedikitnya empat kelurahan di Kota Gorontalo. Adalah Kelurahan Bugis, Kelurahan Ipilo, Kelurahan Botu, dan sebagian Kelurahan Talumolo. Rumah-rumah warga yang berada di bantaran muara sungai tersebut terendam hingga mencapai 2 meter.

Walikota Gorontalo Marten Taha saat itu pun turun ke lokasi banjir guna meninjau langsung keadaan warga.

“Adapun langkah-langkah yang kita ambil yakni langsung melakukan evakuasi warga yang ada dibantaran sungai yang terendam rumahnya, setelah dievakuasi menggunakan perahu-perahu karet milik pemkot dan juga ada bantuan dari polair, kami langsung memberikan bantuan makanan siap saji untuk mereka,” ujar Marten Taha, Kamis (11/6).

Menurut Marten, para warga sementara waktu akan diungsikan di beberapa lokasi yang telah disiapkan, di antaranya gedung sekolah dasar serta Aula Kantor Walikota Gorontalo hingga air benar-benar surut. Sejumlah aparat yang terdiri dari RT, kelurahan, dan kecamatan hingga saat ini masih dikerahkan untuk menyelamatkan barang-barang berharga milik warga.

Rencananya, pemkot Gorontalo akan membangun dapur umum bagi para pengungsi di Lapangan Taruna Remaja.

“Kawasan kelurahan ini memang kerap terdampak banjir jika air sungai bone meluap dari hulu akibat curah hujan yang tinggi,” katanya.

Advertorial

Dorong Akselerasi Pembangunan Perkotaan dari Kelurahan

Published

on

KOTA GORONTALO-Pemerintah Kota Gorontalo terus mendorong terciptanya akselarasi pembangunan perkotaan agar berjalan secara merata. Program pengembangan kelurahan menjadi salah satu program prioritas yang digalakkan, guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan disemua sektor.

Pemenuhan ketersediaan fasilitas sarana berbasis kawasan kelurahanpun menjadi perhatian pemerintah Kota Gorontalo. Sejak bergulirnya program dana kelurahan oleh pemerintah pusat, kini kebutuhan akan akses fasilitas umum seperti jalan, saluran, mulai teratasi.

Wakil Walikota Gorontalo Ryan Kono mengatakan, masyarakat selaku objek pembangunan, harus merasakan program tersebut untuk meningkatkan produktitas masyarakat setempat. dengan begitu dirinya merasa optimis ekonomi masyarakat akan tumbuh dan maju, apalagi dalam pekerjaannya memberdayakan tenaga kerja masyarakat lokal.

” Seperti pembangunan saluran air dikelurahan tomulabutao selatan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar terutama mengatasi masalah genangan air.” Ucap Ryan usai melatakkan batu pertama pembangunan saluran dikelurahan tersebut, selasa (22/09/2020).

Menurutnya pembangunan infrastruktur di Kelurahan Tomulabutao Selatan Kecamatan Dungingi ini, sudah menjadi bagian dari rencana program kegiatan Pemerintah Kota Gorontalo dalam memenuhi kebutuhan warga akan pemenuhan sarana dan prasarana yang layak.

” Terima kasih saya ucapkan kepada pemerintah kecamatan, dan kelurahan yang telah bersinergi dengan kelompok masyarakat, babinsa, bahbinkamtibmas dalam setiap pelaksanaan pembangunan di wiliyahnya masing- masing” jelas Ryan.

Ryan berharap, masyarakat dapat menjaga fasilitas yang dibangun oleh pemerintah tersebut. tentunya hanya dengan kesadaran masyarakat, fasilitas yang telah dibangun itu akan terpelihara dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

pada kesempatan itu, Ryan juga meminta agar sesama warga dapat hidup rukun dan menjaga tali persaudaraan. terutama di kawasan perumahan yang menjadi lokasi pembangunan saluran tersebut, ia menekankan pentingnya bersosial dan bermasyarakat.

” Mari kita jaga kerukunan yang telah terbina selama ini. jadikan tetangga bagian dari keluarga kita, karena merekalah orang – orang yang akan membantu kita ketika mengalami musibah” ujar Ryan.

dalam kegiatan itu, turut pula hadir Ketua TP PKK Kota Gorontalo Jusmiati Taha K. Demak, Ketua LPM Kota Gorontalo, aparat kelurahan dan kecamatan, Bhabinkamtikmas,
Babinsa dan disaksikan masyarakat Kelurahan Tomulabutao Selatan.

Continue Reading

Advertorial

Pengurusan Izin Usaha, Pemkot Syaratkan Para Pekerja Harus di Asuransikan

Published

on

KOTA GORONTALO-Pemerintah Kota Gorontalo mengimbau kepada para pemberi kerja atau badan usaha untuk mengasuransikan tenaga kerjanya, sebagai jaminan terhadap keselamatan para karyawan dalam bekerja.

Sekda Ismail Madjid menyayangkan kesadaran para pemberi kerja masih sangat minim terhadap manfaat asuransi bagi keselamatan para tenaga kerja. sehingga perlu adanya upaya sosialisasi lebih intens lagi dalam mendorong kesadaran tersebut.

” Manfaat jaminan keselamatan belum dipahami secara betul oleh para pemberi kerja, sehingga masih banyak pekerja yang belum terdaftar dalam asuransi kecelakaan maupun kematian” ujar Ismail saat menggelar rapat bersama BPJS Ketenagakerjaan cabang gorontalo, di kantor Walikota Gorontalo, Jumat 18/9.

dirinya mengatakan, jaminan keselamatan pekerja sifatnya wajib yang harus dipenuhi oleh para pemberi kerja sebagimana yang diamanatkan dalam undang-undang dan intruksi pemerintah.

“saat ini yang terdaftar dalam keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan baru 15 persen dari jumlah pekerja yang ada” ucap Ismail.

sehingga melalui rapat itu, ismail menginstuksikan dinas terkait untuk lebih genjar lagi memberikan sosialisasi mendorong perusahaan atau badan usaha memperhatikan keselamatan kerja para karyawannya.

bahkan dirinya akan meminta dinas yang menangani pengurusan ijin usaha, mensyaratkan bagi pelaku usaha untuk mengasuransikan para tenaga yang dipekerjakan.

” Saya minta dinas Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu tolong jadikan syarat bagi setiap pengurusan ijin usaha untuk mengasuransikan para tenaga kerjanya,” jelas ismail.

ia juga mengingatkan, para pemberi kerja jangan hanya memandang para pekerjanya sebagai objek semata, namun menjadikan subjek diperusahaan itu sendiri berkontribusi dalam meningkatkan hasil produksi yang akan dicapai.

dalam rapat tersebut, pihak Pemerintah Kota Gorontalo bersama BPJS Ketenagakerjaan cabang gorontalo juga membicarakan perihal kelanjutan nota kesepahaman sinergitas kedua lembaga itu dalam penyelenggaraan program jaminan sosial ketenaga kerjaan.

” poin – poin itu terkait dengan perlindungan program jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun dan jaminan kematian” kata Ismail.

Continue Reading

Advertorial

Ryan Kono: Disiplin Protokol Kesehatan Tanamkan Kepedulian Sosial

Published

on

KOTA GORONTALO-Upaya pengendalian wabah virus corona terus dilakukan pemerintah. Salah satunya mendorong kesadaran masyarakat agar menjalankan anjuran protokol kesehatan secara disiplin.

Wakil Walikota Gorontalo Ryan Kono mengemukakan, pendisiplinan protokol kesehatan jangan hanya dilihat dari segi tindakan dan sangsi hukum. Menurutnya yang terpenting adalah bagaimana menyadarkan masyarakat, tanpa harus dikenakan denda.

“ Bagi masyarakat umum saya rasa pasti akan sadar, ketika diberikan peringatan. hanya orang – orang yang egois dan apatis yang akan kena sangsi tersebut. tentu didaerah kita yang dikenal sengan julukan daerah serambi medinah, masyarakatnya sangat patuh dan taat apa yang ditetapkan pemerintah, ” Ujar Ryan saat diwawancarai kamis 17/9.

Menanamkan rasa kepedulian sosial, jauh lebih berarti dalam memaknai kebijakan ini. Masyarakat digugah membiasakan pola hidup sehat, dilingkungan keluarga dan bermasyarakat demi kemaslahatan bersama.

Dikatakannya, untuk kota gorontalo sendiri terkait aturan penerapan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan, telah dibuatkan Peraturan Walikota Gorontalo nomor 26 tahun 2020.

Hanya saja menurut Ryan, untuk implementasinya masih akan menunggu Peraturan Daerah yang akan dibahas bersama DPRD Kota Gorontalo. Tentunya secara hirarki disesuaikan pada perda yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

“ Persoalan penerapan dilapangan, tadi kita telah bahas bersama pak Kapolres Gorontalo Kota untuk menyatukan persepsi dan disimpulkan bersama. Hasilnya kita menunggu keluarnya perda” Ujar Ryan.

Senada disampaikan Kepala Bagian Hukum Setda Kota Gorontalo, Siti Dahlia Syarief bahwa perda merupakan dasar hukum bagi pelaksanaan kegiatan dilapangan yang akan dijabarkan secara tekhnis dalam peraturan walikota tersebut.

“ Sehingga perda yang dibuat, akan selaras dengan regulasi sebagai turunan dari Inpres, Permendagri, Pergub sebelumnya” ucap Siti.

Lanjut Siti, Penerapannya pun tetap memperhatikan sikap humanis tetapi tegas. sanksi akan dilakukan bertahap mulai teguran lisan, tertulis, sangsi kerja sosial hingga terberat pengenaan denda bahkan pencabutan ijin bagi badan usaha.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler