Connect with us

Advertorial

Komisi l RDP Dengan Kades dan BPD Sukamaju

Published

on

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 1 DPRD Kabgor bersama OPD terkait Pelayan Desa Suka Maju Kec. Mootilango || Foto Barakati ( Irfan Yasin)

DPRD KABGOR – Keluhan masyarakat terhadap pelayanan yang terjadi di Desa Sukamaju Kecamatan Mootilango yang masuk ke Komisi l Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gorontalo langsung ditindaklanjuti oleh ketua Syafrudin Bano.

Pada rapat dengar pendapat kali ini turut dihadiri organisasi perangkat daerah, Kepala Desa Sukamaju, Ketua Badan Permusyawaratan Desa, dan sejumlah anggota komisi gabungan di ruang Dulohupa, (15/6/2021).

Dalam RDP tersebut, Ketua Syafrudin Bano meminta klarifikasi dari pihak Desa dan BPD untuk menjelaskan aduan masyarakat yang masuk ke pihak dewan tentang pelayanan pemerintahan desa yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan yang ada.

Menurutnya, hal ini perlu diseriusi terlebih kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk segera menindaklanjuti dan memberikan solusi terbaik agar hal serupa tak terulang lagi. Ia menawarkan ke pihak PMD untuk menggelar bimtek kepada sejumlah Kepala Desa dan BPD terpilih se Kabupaten Gorontalo.

“Kami menilai bahwa ternyata banyak Kepala Desa dan aparatnya serta BPD tidak mengetahui tugas dan fungsi mereka sebagai perwakilan pemerintah yang ada di desa tersebut,..”

“Maka kami meminta kepada pihak terkait terutama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) untuk segera melakukan bimtek tersebut,” Tegas Syafrudin.

Terakhir dirinya mengatakan, pihak dewan sangat berharap pemerintahan yang ada ditingkat Desa bisa berjalan dengan baik sesuai dengan harapan.

“Karena tercapainya program-program pemerintah daerah kuncinya ada pada Desa itu sendiri,” Tutupnya

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertorial

Wabup Thariq Modanggu Tutup Rangkaian Bimtek SPIP

Published

on

GORUT – Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), sebuah bentuk kegiatan pengawasan dan pengendalian secara internal yang menjadi ranah dari inspektorat. Dengan begitu sistem ini tidak bisa terpisah dari peran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka pengendalian.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Gorontalo Utara (Wabup Gorut), Thariq Modanggu usai menutup rangkaian Bimtek SPIP terintegrasi yang dilaksanakan Inspektorat Gorut kerja sama dengan BPKP Perwakilan Gorontalo, Selasa (3/8/2021) di Aula Hotel Grand’Q Kota Gorontalo.

Ia menyebut SPIP sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Semakin baik sistem pengendalian internal, maka pasti akan semakin baik pula capaian-capaian dan nilai-nilai termasuk nilai naturitas SPIP,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia mengatakan, bimbingan teknis SPIP tersebut sangat penting untuk memperbaiki nilai maturitas SPIP Gorontalo Utara yang masih tergolong rendah di Provinsi Gorontalo.

“Oleh karena itu saya meminta dan bahkan memerintahkan kepada masing-masing OPD untuk membuat perencanaan terhadap hasil bimtek tadi, supaya bimtek ini jangan hanya berlalu begitu saja, semua OPD harus membuat perencanaan terkait dengan SPIP, lebih-lebih poin-poin yang terkait dengan itu di OPD masing-masing,” pungkasnya.

Continue Reading

Advertorial

SPIP Sangat Penting Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan

Published

on

Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin

GORUT – Bupati Indra Yasin membuka kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, di Aula Hotel Grand’Q Kota Gorontalo, (2/8/2021).

Acara yang diselenggarakan oleh Inspektorat Gorontalo Utara bekerja sama dengan BPKP Provinsi Gorontalo tersebut, turut diikuti seluruh Kepala Dinas/Badan, Kepala Bagian, Camat dan Pengawas Intern Pemerintah Se-Kabupaten Gorontalo Utara.

Bupati Gorut Indra Yasin selaku kepala daerah menyebutkan bahwa SPIP sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, peran seorang pimpinan OPD sangat diperlukan di dalam mengendalikan jalannya sistim tersebut.

“Oleh sebab itu, pimpinan OPD atau organisasi perangkat daerah mempunyai peranan penting untuk mengendalikan secara internal kedalam. Dan oleh sebab itu harus ada pengawasan yang melekat kepada bawahannya,” Kata Indra.

Ia menjelaskan ada beberapa hal yang perlu dikendalikan atau diawasi oleh seorang pimpinan OPD, diantaranya pengendalian atau pengawasan keuangan dinas/badan, dan aset-aset yang dikelola oleh dinas badan yang merupakan kekayaan daerah.

“Laporan keuangan, itu sangat penting, karena masalah keuangan itu sangat sensitif. Oleh sebab itu dalam hal pengelolaannya, baik pengeluaran maupun penerimaan itu harus detail, dan harus ada datanya,”

“Kemudian kedua aset-aset yang ada di setiap dinas badan, itu harus terdata dengan baik, karena kalau tidak terdata, itu salah satu celah mengenai kekayaan daerah. Karena aset itu masuk kekayaan daerah. Oleh sebab itu dia harus tercatat dengan baik dan terpelihara oleh setiap dinas badan,” Jelas Indra.

Lebih dari itu, Indra mengatakan kepada seluruh pegawai dilingkungan pemerintah Gorut untuk selalu mentaati aturan, terus membangun komunikasi baik kepada bawahan maupun atasan terutama kepada pimpinan daerah.

“Dan selalu berkoordinasi dan berkomunikasi tidak saja kebawah dan keatas, tapi juga kepada pimpinan daerah.
Itu yang kita harapkan,” Kata Indra Yasin.

Continue Reading

Advertorial

Tim IT kembangkan Aplikasi Vidcon “UNG Berdarma”, Solusi Bekerja Dari Rumah

Published

on

Rektor Universitas Negeri Gorontalo Dr. Ir. Eduart Wolok, ST, MT.

UNG – Tim IT Universitas Negeri Gorontalo (UNG) telah mengembangkan sebuah aplikasi video conference (Vidcon) yang diberi nama “UNG Berdarma” (UNG Bekerja dari Rumah, red).

Aplikasi ini dikembangkan untuk mengoptimalkan pelayanan dan aktivitas yang bersifat urgent lainnya di internal kampus menyusul adanya pemberlakuan pembatasan maksimal.

Bermodalkan server cloud dengan processor quadcore, memory 8 GB dan haarddisk 200 GB serta teknologi BBB, Tim IT UNG mengembangkan sistem pekerjaan tatap muka online yang bisa digunakan 24 jam dengan berbagai room yang bisa digunakan oleh semua unit kerja di UNG.

Sebelumnya, sebagai upaya mitigasi dan menekan penyebaran Covid-19, Rektor UNG, Dr. Eduart Wolok, ST., MT, memang telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 1421 tentang Pemberlakuan Kebijakan Bekerja dari Rumah (BDR) dan telah diperpanjang SE Nomor 1521 Tahun 2021, tertanggal 30 Juli 2021.

Pembatasan maksimal ini telah berlangsung lebih dari sebulan. Kendati aktivitas di kampus dibatasi dan sepi, kondisi ini tak harus membuat orang-orang jadi pasrah. Sistem pelayanan perguruan tinggi harus tetap berjalan.

Pada Rapat Pimpinan lingkungan UNG, Rektor UNG menyampaikan bahwa terobosan dengan menghadirkan aplikasi Vidcon “UNG Berdarma” ini adalah untuk menjaga kondisi para dosen, Tendik dan juga mahasiswa di UNG agar tetap bisa menjalankan tugas dan tanggungjawabnya.

Pada kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan BDR 100 persen yang sudah berlangsung selama seminggu, dimaksudkan untuk menstrilkan kampus, sekaligus penyemprotan disinfektan di lingkungan kampus UNG.

“Untuk aktivitas yang bersifat urgent tetap akan kita laksanakan. Dan pihak kampus juga menyiapkan berbagai aplikasi video conference baik yang diciptakan UNG dan juga aplikasi lainnya yang memiliki fungsi serupa,” kata Rektor.

Selain UNG Berdarma, unit kerja lain seperti Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Perencanaan (BAKP) juga telah menyediakan Sistem Informasi Pelayanan melalui website simpel.bakp.ung.ac.id untuk pelayanan akademik mahasiswa seperti pengajuan cuti kuliah.

Semuanya diproses secara online dari proses pengajuaan, disposisi dan penyelesaiannya. Begitu pula dengan layanan pengelolaan keuangan yang telah menggunakan Sistem Informasi Keuangan BLU UNG. Sementara itu untuk proses akademik lainnya seperti pengurusan KRS dan approval KRS sendiri telah lama diterapkan secara online di UNG.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler