Connect with us

Gorontalo

Komisi ll DPRD Provinsi Gorontalo Gelar RDP Dengan Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi

Published

on

GORONTALO – Dalam rapat dengar pendapat yang dilakukan oleh Komisi ll DPRD Provinsi Gorontalo dengan Dinas Kelautan dan Perikanan, ada beberapa poin yang mengemuka terutama tidak terlaksananya beberapa kegiatan akibat refocusing anggaran pada tahun sebelumnya, (1/2/2021).

Sekertaris Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Fadli Hasan mengungkapkan, meskipun tidak terlaksana secara maksimal, namun realisasi fisik yang dikerjakan Dinas kelautan dan perikanan hampir 100 persen.

“Di masa pandemi kemarin dia tidak terlalu terdampak, karena kita melihat bahwa produktivitas ikan dan lain-lain itu tetap ada, hanya saja terjadi penurunan terhadap nilai tukar nelayan berkisar 1 hingga 2 persen,” Kata Fadli.

Fadli juga berharap, pada anggaran 2021 agar di prioritaskan pemulihan ekonomi termasuk perbaikan-perbaikan beberapa sentra pabrik ES, Karena menurutnya pabrik es merupakan salah satu penunjang terhadap proses kegiatan perikanan di Gorontalo.

“Kita berharap nilai tukar nelayan bisa lebih naik itu yang pertama, yang ke dua kualitas,” Ungkap Fadli.

Sementara itu, Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, Sila Botutihe mengatakan, pada tahun 2021 ada dua program yang akan di capai, peningkatan ketahanan pangan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pelaku usaha Perikanan.

“Dua itu yang menjadi tujuan kami, yang indikator penilaiannya tercapai atau tidak, itu kita lihat dari produksi, konsumsi ikan yang sudah tercapai di provinsi Gorontalo dan juga sekaligus dengan nilai tukar nelayan dan nilai tukar pembudidaya” Ujar Sila.

Gorontalo

Kecaman Terhadap Tragedi Longsor PETI: LSM Desak Tindakan Hukum Terhadap Pelaku Usaha

Published

on

GORONTALO – Tragedi longsor yang terjadi di lokasi pertambangan tanpa izin (PETI) yang dimiliki oleh salah satu pelaku usaha dengan inisial M, atau lebih dikenal sebagai Midun, menimbulkan kecaman keras dari LSM Pohuwato Watch dan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI).

Aktivis LSM Pohuwato Watch, Ruslan Pakaya, SH, menegaskan perlunya Aparat Penegak Hukum (APH) segera mengambil tindakan dengan memanggil pemilik lokasi untuk diproses hukum atas perusakan lingkungan yang berakibat fatal terhadap nyawa manusia serta menghilangkan habitat hewan dan tumbuhan di sekitar lokasi tersebut.

“Kita tidak perlu menjelaskan lebih lanjut, namun APH tentunya lebih memahami proses hukum dan sanksi yang berlaku bagi pelaku perusakan lingkungan tanpa izin,” tegas Ruslan dengan nada datar.

Ruslan juga menyoroti sikap para pelaku usaha yang tampak mengabaikan betapa mahalnya proses restorasi lingkungan yang telah dirusak dalam waktu singkat.

“Dana besar telah dialokasikan oleh negara untuk mengembalikan hutan yang telah gundul, namun segelintir orang dengan mudah merusaknya tanpa rasa takut akan konsekuensi hukum,” ungkapnya dengan kesal.

Ruslan berharap agar APH memberikan perhatian yang serius terhadap insiden yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia tersebut.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh aktivis LAI, Harson Ali, yang menekankan perlunya APH untuk mengambil langkah tegas dengan memanggil pemilik lokasi dan memproses hukum kegiatan ilegal tersebut.

“Agar ada efek jera, APH harus bertindak dan memproses hukum kegiatan ilegal yang dilakukan oleh pemilik lokasi,” tegas Harson.

Continue Reading

Gorontalo

Korban Longsor PETI Di Desa Popaya Dimakamkan, LSM dan LAI Desak Tindakan Hukum

Published

on

GORONTALO – Keluarga korban longsoran material PETI di Desa Popaya, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato akhirnya mengantarkan jenazah korban ke peristirahatan terakhir di Desa Bendungan, Kecamatan Mananggu.

Korban yang telah diidentifikasi bernama Suprianto Mohamad, berusia 22 tahun, warga Desa Bendungan, Kecamatan Mananggu.

Pada Jumat (12/04/24), proses pemakaman sementara dilaksanakan di rumah duka. Dijadwalkan pukul 10.30, proses pemakaman almarhum akan dilaksanakan dengan khidmat.

Meskipun dalam suasana yang sedih, keluarga korban melepas dengan tenang saudara mereka yang telah berjuang keras untuk mencari nafkah bagi keluarganya.

Hingga saat ini, belum ada informasi yang diperoleh dari pihak keluarga mengenai langkah-langkah yang akan diambil selanjutnya. Namun, sebelumnya LSM Pohuwato Watch dan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) telah menekankan pentingnya agar pihak yang bertanggung jawab, termasuk pemilik lokasi dan pelaku usaha, dipanggil untuk mempertanggungjawabkan aktivitas ilegalnya di hadapan APH.

Continue Reading

Gorontalo

Kemeriahan Sholat Idul Fitri di Masjid Nurul Bahri, Desa Pohuwato Timur

Published

on

GORONTALO – Pada momen yang penuh makna, umat Muslim Desa Pohuwato Timur berkumpul di Masjid Nurul Bahri, yang sering disebut sebagai mesjid sujud, untuk melaksanakan sholat Idul Fitri. Terletak di kawasan wisata Pohon Cinta, Desa Pohuwato Timur, Provinsi Gorontalo, masjid ini menjadi tempat ibadah yang megah dan kokoh, serta menjadi simbol kebersamaan dan persatuan umat Muslim dalam merayakan hari kemenangan setelah sebulan berpuasa.

Pada pagi hari Selasa, (10/04/2024), suasana di sekitar masjid sudah mulai ramai. Puluhan jamaah datang dengan semangat, mengenakan pakaian terbaik mereka, siap untuk melaksanakan ibadah.

Ada tiga pemuda yang memegang peran penting dalam pelaksanaan sholat Idul Fitri di Mesjid Nurul Bahri. Hardiansyah Monoarfa bertugas sebagai imam yang memimpin jalannya sholat Idul Fitri, sementara Nazaruddin Ismail berperan sebagai khotib, dan Ranto Marjin sebagai bilal.

Pelaksanaan sholat Idul Fitri dimulai tepat pukul 07:00 WITA. Puluhan jamaah berbaris rapi, mengikuti gerakan imam dengan khidmat. Suara takbir menggema di dalam masjid, menciptakan suasana yang sakral dan khidmat.

Setelah selesai sholat, suasana masjid dipenuhi dengan keceriaan dan kebahagiaan. Jamaah saling berpelukan dan bertukar ucapan maaf, memperkuat tali persaudaraan dan meningkatkan rasa kebersamaan di antara mereka.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler