Gorontalo
LSM Labrak Pertanyakan Kelanjutan Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan MCK di Taluditi
Published
4 years agoon
GORONTALO – Lembaga Swadaya Masyarakat lembaga Lembaga Aksi Bela Rakyat (Labrak) Pohuwato mempertanyakan kelanjutan proses hukum atas dugaan korupsi pembangunan MCK yang ada di Kecamatan Taluditi yang di tangani oleh Kejaksaan Tinggi Gorontalo.
Pasalnya, dugaan korupsi atas pembangunan MCK tersebut dilakukan oleh dua oknum ASN yang berada di Dinas Perumahan dan Wilayah Permukiman (Perkim) Kabupaten Pohuwato.
Sehingga itu, proses pembangunan sarana MCK yang menelan anggaran banyak itu mendapat sorotan dari Lembaga LSM Labrak Kabupaten Pohuwato.
“Kemarin dari pihak kejaksaan telah turun ke Desa Mekarjaya, Desa Kalimas dan Desa Puncak Jaya, untuk memeriksa setiap anggaran yang ada di tiga desa tersebut. Namun, hasilnya uang proyek itu telah habis, tapi HOK belum terbayar 100%,” ungkap Ilham Bobihoe, selaku Anggota LSM Labrak, (24/3/2022).
Menurutnya, hingga saat ini proyek pembangunan MCK belum 100 % diselesaikan, dan masih ada yang belum bisa digunakan bahkan septic tanknya belum terpasang bagus.
“Informasi yang saya temukan bahwa di setiap desa itu ada sebanyak 150 unit MCK dan dulu setiap kami tanya ke panitia, kapan hok dan wc bisa di lanjutkan pembangunannya, jawaban mereka selalu mengatakan bahwa dana tersebut belum juga di cairkan,” jelas Ilham.
You may like
-
Simbol Sinergi, Kajati dan Bupati Pohuwato Resmikan Aula Basrief Arief
-
Peluang Emas! Investor Korea Selatan Jajaki Investasi Peternakan di Pohuwato
-
Warga Resah, Ada Dugaan “Retribusi” dari Tambang Ilegal di Pohuwato
-
Di Balik Atensi Rp5 Juta, Kepala Desa Tirto Asri Buka Suara
-
Tak Main-Main, Jepang Kembali Incar Kakao Pohuwato
-
Di Balik Hiruk-Pikuk Tambang Emas Taluditi: Pungli Menggunakan Alasan “Pengamanan”
Gorontalo
Hangatnya Ramadan di Pohuwato: Rumah Makan Samudara Alam Gelar Buka Puasa Bersama
Published
2 days agoon
27/02/2026
Pohuwato – Segenap keluarga besar Rumah Makan Samudara Alam Pohon Cinta, Kabupaten Pohuwato, menggelar kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan di Masjid Sujud Pohuwato, pada momen Ramadan tahun ini.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi internal keluarga besar rumah makan, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap mitra kerja yang selama ini menjalin kolaborasi. Turut hadir perwakilan dari PT IGL dan PT LIL Pohuwato, dua perusahaan yang menjadi bagian dari jejaring kemitraan Rumah Makan Samudara Alam.
Suasana kebersamaan terasa sejak menjelang waktu berbuka. Para karyawan, manajemen, dan tamu undangan duduk bersisian menikmati hidangan berbuka puasa dengan penuh keakraban. Momen tersebut diwarnai senyum dan tawa ringan, mencerminkan nuansa kekeluargaan yang erat antara seluruh peserta kegiatan.
Dalam kesempatan itu, Dumais Doda, selaku perwakilan manajemen Rumah Makan Samudara Alam, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama merupakan wujud rasa syukur sekaligus refleksi untuk memperkuat ukhuwah dan solidaritas antar sesama.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Melalui buka puasa bersama ini, kami ingin mempererat silaturahmi, baik di internal keluarga besar Rumah Makan Samudara Alam Pohon Cinta maupun dengan para mitra seperti PT IGL dan PT LIL,” ujar Dumais Doda.
Ia menekankan, semangat kebersamaan ini diharapkan tidak berhenti pada momentum Ramadan saja, melainkan terus berlanjut dalam hubungan kerja sama yang saling mendukung di masa mendatang.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, kelancaran usaha, serta terjaganya kebersamaan di tengah masyarakat Pohuwato. Suasana khidmat menandai akhir acara, meninggalkan kesan kebersamaan dan semangat untuk terus menebar manfaat di bulan suci.
Gorontalo
Panen Tak Lagi Sepi Pembeli: Petani Nikmati Dampak Program MBG
Published
3 days agoon
27/02/2026
Gorontalo – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa dampak nyata bagi petani di berbagai daerah. Program yang menyalurkan makanan bergizi kepada anak-anak sekolah ini bukan hanya meningkatkan kualitas gizi pelajar, tetapi juga memberikan kepastian pasar bagi petani lokal.
Hasil panen yang sebelumnya bergantung pada fluktuasi harga kini memiliki pembeli tetap melalui dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Akibatnya, petani memperoleh jaminan bahwa hasil tanam mereka terserap secara berkelanjutan, sementara ekonomi desa mulai tumbuh lebih dinamis.
Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Gorontalo, Rian Uno, menilai program MBG memiliki nilai strategis karena mampu menyentuh dua sisi sekaligus—kesejahteraan petani dan pemenuhan gizi masyarakat.
“Program MBG sangat baik karena mampu menyerap banyak hasil panen petani. Petani tidak lagi bingung mencari pasar karena hasil tanam mereka kini jelas dibutuhkan dan terserap,” ujar Rian Uno, Kamis, 26 Februari 2026.
Rian menambahkan, efek ekonomi dari program tersebut mulai terasa langsung di tingkat desa. Perputaran uang meningkat, para petani semakin bersemangat menanam, dan kegiatan produksi, distribusi, hingga konsumsi berjalan lebih hidup.
Ia menegaskan, keberlanjutan program menjadi kunci agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkesinambungan.
“Keberlanjutan sangat penting agar anak-anak dan ibu hamil terus mendapatkan asupan gizi yang baik, sementara petani tetap semangat menanam,” tutur Rian.
Tani Merdeka Indonesia juga menyatakan dukungannya terhadap langkah Kementerian Pertanian yang mendorong peningkatan produksi pangan. Menurut Rian, sinergi antar lembaga pemerintah perlu terus diperkuat agar distribusi dan pelaksanaan program MBG berjalan efektif.
“Kementerian Pertanian sudah bergerak dalam peningkatan produksi. Kementerian lain juga harus memastikan distribusi dan pelaksanaannya tepat sasaran,” ujarnya.
Meski demikian, Rian menilai evaluasi tetap harus dilakukan secara rutin.
“Jika masih ada kekurangan, segera diperbaiki. Pengawasan distribusi harus tepat agar manfaat program benar-benar sampai kepada masyarakat,” tambahnya.
Di sejumlah kabupaten, produksi hortikultura tercatat meningkat signifikan. Lonjakan permintaan dari dapur MBG membuat petani mulai menanam sesuai kebutuhan SPPG, terutama komoditas sayur-sayuran. Seluruh hasil panen kini terserap sepenuhnya oleh program.
Kepastian pasar membuat petani berani memperluas lahan tanam dan meningkatkan produksi. Program MBG pun tidak sekadar memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah, melainkan juga menjadi motor penggerak baru bagi ekonomi desa.
Gorontalo
Warganet Kaget! Ini Isi Menu Bergizi Gratis Senilai Rp15 Ribu
Published
4 days agoon
25/02/2026
Pohuwato – Heboh di media sosial! Warganet digemparkan dengan beredarnya video pembagian Menu Bergizi Gratis (MBG) — program pemerintah untuk sekolah-sekolah di seluruh Indonesia selama bulan Ramadan, Selasa (24/02/2024).
Fenomena tersebut juga terjadi di Kabupaten Pohuwato. Dalam video berdurasi satu menit tiga puluh enam detik yang diunggah oleh akun Facebook Yanto Samarang, terlihat pembagian paket Menu Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa. Video itu dapat diakses melalui tautan https://www.facebook.com/share/v/1arfb2iAJ6/.
Dalam rekaman tersebut, Kepala Desa Suka Makmur, Badrun Iyone, memperlihatkan secara detail isi kantongan makanan bergizi yang berisi satu bungkus roti, tiga butir kurma, satu butir telur, dan satu buah pisang matang.
Unggahan itu langsung memancing beragam tanggapan dari warganet. Banyak pengguna media sosial menganggap isi menu MBG terlalu sederhana dan dinilai tidak sepadan dengan anggaran program yang disebut-sebut mencapai Rp15.000 per porsi. Sebagian bahkan memperkirakan biaya bahan makanan tersebut tidak mencapai Rp10.000.
Salah satu akun, HT, menulis estimasi harga bahan pangan yang ia hitung sendiri:
“1 buah pisang Rp3.750, 3 biji kurma Rp3.750, 1 butir telur Rp3.750, 1 bungkus roti Rp3.750. Total Rp15.000,” tulisnya dalam kolom komentar.
Sementara akun lain, SU, menanggapi dengan pendapat berbeda, “MBG dengan harga Rp15.000 itu roti satu, kurma tiga, telur satu, pisang satu. Kalau dikalkulasi, harganya tidak sampai Rp15.000.”
Menanggapi polemik yang berkembang, Erik Sigit Bangga, Koordinator Wilayah Program MBG Kabupaten Pohuwato, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa anggaran MBG sudah diatur secara rinci berdasarkan petunjuk teknis dari pemerintah pusat.
“Untuk bahan baku makanan, anggarannya berkisar Rp8.000 hingga Rp10.000. Sebanyak Rp3.000 digunakan untuk biaya operasional seperti listrik, Wi-Fi, dan gaji relawan. Sedangkan Rp2.000 dialokasikan untuk insentif serta fasilitas dapur. Jadi total Rp15.000 per porsi itu sudah terbagi secara jelas,” terang Erik.
Ia menambahkan, pelaksanaan MBG di Pohuwato telah sesuai dengan ketentuan, di mana untuk siswa PAUD hingga kelas 3 SD dialokasikan Rp8.000 per porsi, sedangkan untuk siswa kelas 4 SD hingga SMA Rp10.000 per porsi.
Dalam prosesnya, pihak pelaksana juga melibatkan ahli gizi, kepala SPPG, dan akuntan untuk memastikan setiap menu memenuhi standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) anak.
“Kami memastikan menu memenuhi 30 persen dari kebutuhan gizi harian, atau setara dengan satu kali makan. Karena dalam sehari anak-anak makan tiga kali, maka program ini hanya mencukupi satu kali makan,” jelas Erik.
Terkait perbedaan menu sebelum dan selama Ramadan, Erik mengatakan perubahan dilakukan menyesuaikan waktu konsumsi. Sebelumnya, makanan disajikan dalam bentuk nasi lengkap dengan lauk pauk. Namun selama Ramadan, menunya disederhanakan menjadi menu berbuka yang ringan.
“Untuk Ramadan, kami membuat menu seperti takjil—ada kurma, telur rebus, roti, dan buah. Semua sudah dihitung oleh ahli gizi; karbohidrat dari roti, protein dari telur, gula alami dari kurma,” tuturnya.
Saat ditanya apakah terdapat perbedaan anggaran selama Ramadan, Erik menegaskan bahwa besaran anggaran tetap sama.
“Sama saja,” ujarnya singkat.
28 Menit Antara Khamenei dan Pengumuman Kematiannya oleh Trump
Bukan Sekadar Komplain: Komisi IV Bongkar Masalah Serius Program MBG di SMAN 1 Limboto Barat
Waktu Kian Mepet, Bupati Saipul Minta Tenggat Program Cetak Sawah Ditinjau Ulang
Langkah Berani Pohuwato: MoU Daur Ulang Plastik dan Konservasi Bentang Alam Resmi Diteken
Hangatnya Ramadan di Pohuwato: Rumah Makan Samudara Alam Gelar Buka Puasa Bersama
Tertib Administrasi! Pemkab Pohuwato Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan
Tak Sekadar Rayakan HUT, Gerindra Gorontalo Ulurkan Kasih untuk Anak Yatim dan Piatu
Pemuda Bergerak: Karang Taruna Patriot Bilungala Kukuhkan Silaturahmi
Suara Tradisi di Tengah Zaman: Koko’o Bilungala Tetap Berdentum Tanpa Sound System
Sudah Lengkap Berkasnya, Ahli Waris Pohuwato Masih Menanti Klaim Jaminan Kematian
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Gorontalo2 months agoJIKA 100 TAHUN LAGI ORANG MENCARI GORONTALO 2025
-
Gorontalo2 months agoBerawal dari Arahan Wali Kota, Kelurahan Biawao Raih Juara Pemungutan PBB-P2
-
Advertorial2 months agoBukan Sekadar Imbauan! Wali Kota Gorontalo Tegas Larang Petasan di Malam Tahun Baru
-
Gorontalo2 months agoPotret Ironi Wisata Gorontalo, Akses ke Molowahu Rusak Parah
-
Gorontalo2 months agoAnggaran Menyusut, BLT Desa Duano Ikut Terpangkas
-
Gorontalo2 months agoJanji Potong Jari Berbuah Nyata? Ka Kuhu Ditetapkan Tersangka
-
Advertorial2 weeks agoTertib Administrasi! Pemkab Pohuwato Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan
-
kabupaten pohuwato2 months agoDiduga Korsleting, Kebakaran Hanguskan Bangunan Asrama Santri di Popayato Barat
