Connect with us

kabupaten pohuwato

Muara Sungai Lemito Akan Dinormalisasi

Published

on

Foto HUMAS

POHUWATO – Keberadaan muara sungai yang ada di Desa Lemito Kecamatan Lemito rencananya akan ditimbun oleh pemerintah daerah melalui balai wilayah sungai sulawesi (BWSS). Hal itu dilakukan untuk meluruskan jalur air menuju ke laut.

Kepastian penimbunan sebagian muara tersebut sebagaimana peninjauan yang dilakukan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga didampingi Anggota DPRD Pohuwato, Yunus Usman, Camat Lemito, Ben Masengge dan pihak BWSS yang ada di pohuwato, (30/10/2021).

Bupati Saipul Mbuinga menjelaskan muara yang saat ini akan ditimbun dan diatasnya ada ruang terbuka hijau (RTH). Selanjutnya penimbunan ini nantinya memiliki jalan menuju perkampungan yang akan dilebarkan sehingga tidak sempit lagi seperti sekarang.

“Ia, muara ini akan ditimbun dan akan ada RTH diatasnya, mengingat muara tersebut sudah tidak lurus lagi tentu dilakukan normalisasi untuk kelurusan dari air menuju laut,” jelas Bupati.

Disinggung kapan pekerjaannya, orang nomor satu di pohuwato itu menjelaskan bahwa penimbunan dan normalisasinya akan dilakukan oleh pihak BWSS, sehingganya kehadiran mereka saat ini untuk melihat langsung seperti apa yang ada di lapangan.

“Kita doakan saja semoga usaha ini bisa berhasil sehingga secepatnya bisa dirasakan oleh masyarakat. Olehnya dukungan dari semua pihak terutama dari masyarakat lemito itu sendiri sangat diharapkan sehingga apa yang diimpikan terwujud,” Ujarnya.

Advertorial

Total Hadiah Rp60 Juta: Turnamen Catur Pohuwato Cup 2026 Resmi Dimulai

Published

on

Pohuwato – Pelataran Pantai Pohon Cinta menjadi saksi dimulainya ajang asah otak bergengsi, Turnamen Catur Pohuwato Cup 2026. Kompetisi ini resmi dibuka pada Jumat (08/05/2026) dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu, 10 Mei 2026.

Turnamen ini menyedot perhatian besar dari masyarakat dan komunitas catur nasional karena berhasil menghadirkan 160 pecatur dari berbagai wilayah di Indonesia. Para peserta akan bertanding memperebutkan total bonus fantastis senilai Rp60 juta.

Acara pembukaan dihadiri oleh deretan tokoh penting, di antaranya Anggota DPD RI Syarif Mbuinga, Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam, serta Ketua DPRD Pohuwato sekaligus Ketua Percasi Provinsi Gorontalo, Beni Nento. Turut hadir pula Dandim 1313 Pohuwato, perwakilan Polres Pohuwato, Kasi Intel Kejari Pohuwato, Ketua KONI Pohuwato Mohammad Afif, dan Ketua Percasi Pohuwato Abdul Hamid Sukoli.

Ketua Percasi Pohuwato, Abdul Hamid Sukoli, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun materil hingga turnamen ini dapat terlaksana.

“Kami berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpecatur sekaligus motor penggerak perkembangan olahraga catur di Kabupaten Pohuwato,” ujar Abdul Hamid.

Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, yang membuka secara resmi kegiatan tersebut, menyatakan rasa bangganya atas terselenggaranya turnamen berskala besar di Bumi Panua. Menurutnya, event ini membuktikan bahwa Pantai Pohon Cinta mampu bertransformasi melampaui fungsinya sebagai destinasi wisata hiburan.

Event ini sangat luar biasa. Kami berencana menjadikan kawasan Pohon Cinta ini bukan hanya untuk hiburan dan wisata, melainkan juga pusat kegiatan positif bagi masyarakat,” tegas Iwan.

Selain menyoroti aspek olahraga, Iwan juga menyinggung rencana strategis pengembangan kawasan Masjid Sujud. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat kegiatan keagamaan di Kabupaten Pohuwato.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati berharap seluruh rangkaian pertandingan Turnamen Catur Pohuwato Cup 2026 dapat berjalan sportif, lancar, dan sukses hingga babak final.

Continue Reading

Advertorial

Jamin Gizi Pelajar: Bupati Saipul Pantau Langsung Dapur SPPG Randangan

Published

on

Pohuwato – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, didampingi Wakil Bupati Iwan S. Adam dan Camat Randangan Saharudin Saleh, meninjau langsung operasional Kantor Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Randangan di Desa Motolohu, Kompleks Pasar Randangan, Rabu (06/05/2026).

Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memastikan proses penyediaan makanan bergizi bagi para pelajar berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan pemerintah.

Setibanya di lokasi, rombongan bupati memantau kesibukan petugas SPPG yang tengah melakukan pengemasan (packing) makanan sebelum didistribusikan ke berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Randangan. Sebagai informasi, SPPG Randangan saat ini menjadi unit tunggal yang beroperasi dengan jangkauan layanan mencakup sekitar 1.800 pelajar.

Tak hanya memantau pengemasan, Bupati Saipul secara detail memeriksa kondisi dapur hingga ketersediaan air bersih yang digunakan dalam pengolahan makanan. Langkah preventif ini dilakukan guna menjamin aspek higienitas dan kualitas nutrisi tetap terjaga hingga ke tangan siswa.

Dalam arahannya, Bupati Saipul menegaskan bahwa kualitas pelayanan gizi adalah prioritas utama demi mendukung tumbuh kembang generasi muda.

“Kami berharap pelaksanaan ini benar-benar sesuai SOP yang berlaku. Kami ingin memastikan anak-anak didik kita mengonsumsi makanan yang memenuhi standar kesehatan yang telah ditentukan,” tegas Saipul.

Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian proses, mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, hingga distribusi, harus dilakukan secara maksimal dan steril. Hal ini krusial karena program tersebut merupakan pilar penting dalam mendukung kesehatan serta prestasi akademik pelajar di Pohuwato.

Manajer SPPG Randangan, Fandriyanto Bangga, menyambut baik peninjauan langsung tersebut. Ia mengapresiasi perhatian pemerintah daerah dan berharap pengawasan berkala terus dilakukan demi menjaga konsistensi kualitas layanan bagi masyarakat, khususnya bagi ribuan pelajar di Randangan.

Continue Reading

Advertorial

Kawal Wilayah Perbatasan! Bupati Saipul dan Dandim 1313 Cek Lahan Batalyon 50 Hektare di Popayato

Published

on

Pohuwato – Upaya penguatan pertahanan wilayah dan akselerasi pembangunan di kawasan perbatasan terus digenjot oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato. Selasa (5/5/2026), Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, bersama Komandan Distrik Militer (Dandim) 1313/Pohuwato, Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos., meninjau langsung lahan yang disiapkan untuk pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kecamatan Popayato Barat.

Peninjauan tersebut turut didampingi oleh Anggota DPRD Pohuwato Rizal Pasuma, Camat Popayato Barat Marjan K. Bula, Camat Popayato Zulkifli Buludawa, Camat Popayato Timur Arifin, S.Pd., Tenaga Ahli Bupati, serta mantan anggota DPRD Pohuwato, Sudarmono Sompah dan Ihwan Khan. Hadir pula jajaran kepala desa dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Lahan seluas 50 hektare yang dialokasikan oleh Pemkab Pohuwato tersebut diketahui berstatus Hak Guna Usaha (HGU). Secara geografis, lokasinya membentang di dua desa, yakni Desa Dudewulo dan Desa Butungale.

Dalam tinjauannya, Bupati Saipul menilai lokasi tersebut sangat strategis, baik dari segi aksesibilitas maupun tata ruang wilayah. Kawasan ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, sehingga menjadikannya titik krusial untuk pertahanan daerah perbatasan.

Guna memastikan kelancaran proyek, Bupati menginstruksikan jajarannya agar segera merampungkan proses administrasi lahan. Ia menekankan pentingnya penataan batas wilayah yang jelas agar tidak memicu konflik agraria di kemudian hari.

“Pembangunan ini harus kita dukung bersama. Saya minta seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga masyarakat, bersinergi menjaga situasi agar tetap kondusif,” tegas Saipul.

Ia juga berharap kehadiran Yonif TP tidak hanya berfungsi sebagai tameng pertahanan keamanan, tetapi juga mampu memberikan multiplier effect (dampak ganda) bagi masyarakat. “Kami berharap pembangunan batalyon ini akan membuka peluang baru, baik dari sisi penyediaan lapangan pekerjaan maupun peningkatan infrastruktur di Popayato Barat,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Dandim 1313/Pohuwato, Letkol Arm. Fiat Suwandana, menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan penuh dari Pemkab Pohuwato. Menurutnya, konsep Yonif Teritorial Pembangunan ini sangat unik dan berbeda dari batalyon infanteri reguler.

“Selain menjaga stabilitas keamanan, batalyon ini nantinya akan terlibat langsung dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, seperti sektor pertanian, peternakan, pembangunan konstruksi, hingga pelayanan kesehatan,” jelas Letkol Fiat.

Dandim merinci, struktur Yonif TP umumnya terdiri dari 7 hingga 9 kompi. Komposisi ini mencakup kompi markas, kompi senapan, serta sejumlah kompi khusus lintas sektoral (kompi pertanian, peternakan, konstruksi, dan kesehatan).

Melalui struktur multifungsi tersebut, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan rakyat diharapkan mampu mempercepat roda pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di ujung barat Pohuwato.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler