Connect with us

Tekno & Sains

NASA, BUKA REKRUITMEN JADI ASTRONOT UNTUK KE BULAN DAN PLANET MARS

Published

on

Waahhh ga kebayang deh kalo jadi astronot…

NASA, BUKA REKRUITMEN JADI ASTRONOT UNTUK KE BULAN DAN PLANET MARS.

NASA, BUKA REKRUITMEN JADI ASTRONOT UNTUK KE BULAN DAN PLANET MARS.Waahhh ga kebayang deh kalo jadi astronot…

Dikirim oleh Barakati.id pada Rabu, 19 Februari 2020

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Silaturahim Ke Gubernur, Eduart Wolok Minta Pemprov Buka Program Beasiswa Untuk Mahasiswa UNG

Published

on

UNG-Keran kerjasama antara Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dengan pihak Pemprov Gorontalo kini semakin terbuka lebar. Hal ini ditunjukan dalam moment silaturahim yang dilakukan unsur pimpinan UNG kepada Gubernur Gorontalo, Rabu (8/1/2020).

Silaturahim rombongan yang dipimpin Rektor UNG Eduart Wolok ini berlangsung di Rudis Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Suasana pun tampak mengalir bagus.

Selain memperkenalkan unsur pimpinan UNG terpilih periode 2019/2023, Eduart Wolok dalam kesempatan itu mengemukakan sejumlah point rencana kerjasama yang digaet bersama Pemprov mengenai program strategis di bidang pendidikan. Kepada Gubernur rektor meminta kesediaan pemprov untuk memberikan beasiswa kepada pada putra-putri terbaik Gorontalo serta melanjutkan pendidikan di UNG.

Dengan program beasiswa ini, rektor berharap dapat memberi akses serta kesempatan yang lebih luas kepada putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Eduart juga tak lupa menyampaikan terimakasih kepada pemerintah provinsi atas bantuan lima buah bus sebagai armada operasional mahasiswa ke kampus baru di Bone Bolango. Armada ini sebut rektor sudah dimanfaatkan oleh para mahasiswa.

“Kita akan berusaha agar SDM yang dihasilkan bisa menunjang dan kita butuh suport dari pemerintah provinsi,” ujar rektor.

Ia juga mengemukakan tentang telah dibukanya fakultas kedokteran di UNG. Meski keberadaannya terhitung baru seumur jagung, namun rektor optimis bisa menunjang indeks layanan kesehatan di Gorontalo.

Continue Reading

Daerah

Dosen Perikanan UNG Amati Laut Pelabuhan Gorontalo Pasca Naiknya Ikan Oci ke Permukaan

Published

on

GORONTALO-Dosen Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Munirah Tuli, S.Pi, M.Si, mengungkapkan munculnya kawanan ikan kembung (oci) di kawasan perairan pantai Pelabuhan Kota Gorontalo merupakan fenomena biasa.

Dari hasil pengamatan yang ia lakukan di perairan pantai pelabuhan pada Rabu (8/1/2020), Alumni S2 Pengelolaan Sumber Daya Perairan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menyimpulkan beberapa faktor penyebab munculnya ikan dengan nama latin Rastreliger tersebut.

Menurutnya ada beberapa penyebab, salah satu diantaranya kondisi salinitas air laut disekitaran pantai pelabuhan yang cenderung rendah. Dari hasil pengukuran salinitas air menunjukan angka 24o/oo-30o/oo. Kondisi ini kata dia mempengaruhi pula gerak plankton diperairan itu. Sebab, untuk pantai yang bersalinitas rendah akan lebih digandrungi komunitas plankton.

“Sehingga tak heran jika kawanan oci menyerobot kepantai karena disitu terdapat banyak plankton yang merupakan makanan mereka,” kata Munirah Tuli.

Terjadinya salinitas perairan diuraikan Munirah dipengaruhi oleh pengadukan massa air dari bawah ke permukaan dan penyusupan massa air yang bersalinitas tinggi yang bergerak dari arah laut menuju pantai.

“Diperairan pantai yang bersalinitas rendah komunitas plankton lebih tinggi dari pada perairan yang letaknya jauh dari pantai yang bersalinitas tinggi,” jelas Munira.

Selain itu, fenomena loncatnya ikan kembung ini dapat dipengaruhi pula tingginya suhu diperairan sekitar pelabuhan. Suhu perairan pelabuhan yang mencapai 30oC berpengaruh pada proses metabolisme ikan, seperti pertumbuhan dan pengambilan makanan, aktivitas tubuh seperti kecepatan renang, serta rangsangan syaraf sehingga ikan akan sangat peka.

“Untuk suhu maksimum untuk penyebaran ikan kembung di daerah tropis yaitu 20-30oC.

Dijelaskannya lagi, selain kondisi perairan, munculnya ikan oci kedaratan ini bisa jadi dipengaruhi adanya predator pemangsa yang mengancam ikan-ikan tersebut.

“Sehingga ikan-ikan ini lari dari kejaran,” ujar Munirah.

Fenomena munculnya ikan ke atas permukaan air kata Munirah bukanlah hal yang baru. Dibeberapa tempat seperti di Pantai Alar Sulawesi Utara, bahkan kejadian serupa pun pernah terjadi di Gorontalo yakni di Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango beberapa tahun lalu. Hal ini biasanya terjadi pada saat iklim disekitar kurang bersahabat, seperti cuaca kurang cerah atau sedang mendung.

Continue Reading

Advertorial

Kembangkan TTG, Bupati Gorut Himbau Masyarakat Bisa Produksi Sendiri

Published

on

Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin dalam kegiatan sosialisasi Teknologi Tepat Guna Masyarakat Lokal Indonesia yang digelar Diskoperindag Jumat (27/12/2019)

GORUT-Hadirnya Teknologi Tepat Guna (TTG) memberi kemudahan kepada para pelaku di desa untuk mengembangkan seluruh potensinya. Misalnya di bidang industri pangan, upaya membuka lapangan pekerjaan, serta peningkatan pendapatan asli desa (PAD).

Uapaya pengembangan TTG bagi masyarakat desa ini juga genjot dilakukan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut). Dengan menggandeng instansi yang membidangi program pengembangan TTG, Pemkab Gorontalo Utara mendorong agar pengembangan TTG dapat di terapkan ke seluruh desa dan pelosok di Gorut.

Bupati Gorut Dr. H. Indra Yasin, S.H,.M.H mengakui hal itu. Dalam kegiatan sosialisasi pengembangan TTG Masyarakat Lokal Indonesia yang diselenggarakan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Gorut, Jumat (27/12/2019), orang nomor satu di Gorut itu menyampaikan apreasiasi serta dukungan yang setinggi-tingginya.

Ia berharap dengan adanya program maupun sosialisasi tentang TTG, masyarakat desa bisa membangun kreativitas dan inovasinya sendiri.

“Sosialisasi itu tidak lagi berbicara tentang teori tetapi sudah langsung praktek dan itu menggunakan bahan-bahan lokal, dan itu mendapat respon yang begitu positif dari peserta” kata Indra Yasin.

Sosialisasi digelar di Aula Gerbang Emas Gorontalo Utara yang dihadiri pula Wakil Bupati Gorut Thariq Modanggu, Ketua TP PKK Gorut, Wakil Ketua TP-PKK, Kadis Koperindag, serta dipandu pemateri dari LPTTG MALINDO Dr. H. Sakarudin, M.Si.

Diakhir penyampaian, Bupati Indra Yasin berharap agar masyarakat mampu mengaplikasikan seluruh teori yang disampaika pemateri. Masyarakat harus bisa memproduksi secara mandiri produk, entah itu kue, keripik dan lain-lain yang berbahan dasar lokal.

“Masyarakat bisa memproduksi sendiri sebetulnya, dan nanti mereka akan berusaha dengan modal yang tidak perlu banyak. Kalau saya dengar tadi dengan modal yg tidak terlalu banyak tapi hasilnya cukup bisa memberikan pendapatan yang melegakan dan besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Indra kemungkinan besar, tahun 2020 Pemkab Gorut akan mengirim tenaga-tenaga dari desa untuk berlatih di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Continue Reading

Terpopuler