Connect with us

Advertorial

Peresmian Danau Burungi Moputio: Langkah Menuju Kesejahteraan Wisata di Kabupaten Pohuwato

Published

on

POHUWATO – Sebuah babak baru dalam industri pariwisata Kabupaten Pohuwato dimulai dengan meriahnya peresmian destinasi wisata Danau Burungi Moputio, yang terletak di Desa Telaga Biru, Kecamatan Popayato. Acara peresmian ini, yang berlangsung pada Kamis, (18/04/2024), menjadi momen yang bersejarah sekaligus penuh harapan bagi masyarakat setempat.

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, yang didampingi oleh Wakil Bupati Suharsi Igirisa, menghadiri acara peresmian ini dengan penuh semangat dan harapan. Dalam sambutannya, Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah Desa Telaga Biru atas upaya mereka dalam mengembangkan destinasi wisata alam yang memukau ini.

“Ini harus dijaga, dan insya Allah, wisata alam ini akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Popayato,” kata Bupati Saipul dengan penuh keyakinan.

Lebih lanjut, Bupati Saipul menyatakan bahwa peresmian destinasi wisata Danau Burungi Moputio ini menandai komitmen serius pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan pariwisata. Tujuan dari peresmian ini tidak hanya untuk memotivasi pemerintah desa dalam menjaga kelestarian wisata alam, tetapi juga untuk meningkatkan pendapatan desa Telaga di masa mendatang.

“Dengan dijaganya dan dikelolanya dengan baik, wisata ini akan memberikan nilai tambah bagi pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat secara efektif,” tegasnya.

Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, juga memberikan apresiasi yang sama terhadap inovasi dan upaya pemerintah desa dalam menghadirkan destinasi wisata yang menarik. “Saya sangat mengapresiasi upaya ini, dan insya Allah, wisata ini akan menjadi pendorong utama dalam mengembangkan ekonomi masyarakat Desa Telaga Biru,” ujarnya

Dengan peresmian Danau Burungi Moputio ini, diharapkan Kabupaten Pohuwato dapat terus maju sebagai destinasi wisata unggulan di Gorontalo. Hal ini menjadi tonggak awal dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

Advertorial

Sentil Efisiensi Anggaran, Wali Kota Gorontalo Sampaikan Pesan Penting Mendagri di Hari Otda

Published

on

Kota Gorontalo – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo sukses menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 secara khidmat di halaman Kantor Wali Kota Gorontalo, Senin (27/04/2026). Momentum bersejarah ini menjadi ajang refleksi untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang optimal.

Bertindak sebagai pembina upacara, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, membacakan amanat strategis dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian. Dalam amanat tersebut, ditekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Mendagri melalui Wali Kota mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah untuk merumuskan regulasi dan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat luas. Hal ini dinilai krusial, terutama dalam merespons isu-isu strategis global maupun nasional seperti ketahanan pangan, transisi energi, perubahan iklim, hingga pesatnya disrupsi teknologi.

“Harmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci utama agar setiap program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Sinergi ini harus senantiasa dijaga agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” ujar Wali Kota Adhan saat membacakan pidato Mendagri.

Lebih lanjut, pemerintah daerah juga diinstruksikan untuk segera mengeksekusi langkah-langkah strategis di tingkat lokal. Instruksi ini mencakup upaya nyata dalam mewujudkan swasembada pangan dan kemandirian energi, optimalisasi pengelolaan sumber daya air, serta transformasi peningkatan kualitas pelayanan publik dasar.

Sektor ekonomi kerakyatan turut menjadi sorotan dalam amanat tersebut. Pemkot Gorontalo diminta menaruh perhatian penuh pada penguatan kewirausahaan daerah, pemberian dukungan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta perluasan akses layanan pendidikan dan kesehatan demi mendongkrak taraf kesejahteraan masyarakat.

Menutup amanatnya, Wali Kota Adhan kembali mengingatkan seluruh jajaran birokrasi mengenai pentingnya menjaga efisiensi dalam pelaksanaan setiap kegiatan pemerintahan. Ia menegaskan agar penggunaan anggaran daerah dikawal secara ketat guna memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan mampu memberikan dampak dan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan rakyat.

Continue Reading

Advertorial

Peringati Hari Otda ke-30, Bupati Pohuwato Soroti Keterbatasan Ruang Fiskal Daerah

Published

on

Pohuwato – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Pohuwato, Senin (27/04/2026). Momentum bersejarah ini menjadi pengingat pentingnya memperkokoh komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima serta mewujudkan kemandirian fiskal.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga. Kegiatan khidmat ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Iwan S. Adam, Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Iskandar Datau, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, pejabat fungsional, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pohuwato.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Saipul membacakan amanat tertulis dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian. Dalam sambutannya, Saipul menyoroti tema peringatan tahun ini, yakni “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Tema ini dinilai sarat akan makna kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal.

“Otonomi daerah merupakan instrumen strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Tanah Air,” ujar Bupati Saipul mengutip pesan Mendagri.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tujuan besar Asta Cita dan kemajuan bangsa tidak akan tercapai tanpa adanya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Sinkronisasi ini harus dieksekusi melalui sejumlah langkah strategis.

Langkah-langkah tersebut meliputi integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil (outcome), inovasi digitalisasi, kolaborasi antardaerah, hingga fokus pada pemenuhan layanan dasar dan pengentasan ketimpangan.

Isu kemandirian fiskal juga menjadi sorotan tajam dalam peringatan ini. Bupati Saipul memaparkan bahwa kemandirian fiskal adalah pilar utama dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Namun, realitanya masih banyak daerah yang terjebak dalam tingginya ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.

“Kondisi ini membuat ruang fiskal daerah menjadi sangat terbatas dan kurang fleksibel dalam merespons kebutuhan serta prioritas pembangunan yang bersifat lokal,” paparnya.

Meski demikian, otonomi daerah dinilai tetap menjadi jalan pembuka bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Oleh karena itu, keseimbangan antara kemandirian daerah dan kepentingan nasional harus senantiasa dijaga dengan baik,” tambahnya.

Mengakhiri amanatnya, Bupati Saipul mengajak seluruh elemen di Pohuwato untuk menjadikan capaian tiga dekade otonomi daerah ini sebagai batu loncatan menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

“Saya mengucapkan selamat memperingati Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026. Semoga semangat otonomi daerah terus menjadi pendorong bagi kita semua untuk mewujudkan Asta Cita. Kiranya Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menyertai langkah kita semua,” pungkasnya.

Continue Reading

Advertorial

Bikin Bangga Gorontalo, Prof. Eduart Promosikan Keajaiban Teluk Tomini di Pameran Laut Terbesar RI

Published

on

Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T saat memberikan materi pada Marine Action Expo (MAX) 2026 di Balai Sarbini, Jakarta (26/04/26) Sumber : Edudive

UNG – Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., tampil memukau sebagai pembicara utama dalam ajang bergengsi Marine Action Expo (MAX) 2026 yang diselenggarakan di Balai Sarbini, Jakarta, pada 24 hingga 26 April 2026.

Dalam salah satu pameran potensi bawah laut dan wisata bahari terbesar di Indonesia tersebut, Prof. Eduart menyoroti kekayaan alam luar biasa yang tersimpan di Kawasan Teluk Tomini.

Dalam pemaparannya, Rektor UNG menjelaskan betapa masifnya potensi pariwisata bawah laut di Teluk Tomini. Potensi ini semakin diperkuat oleh posisi strategis teluk yang berada langsung di dalam kawasan Segitiga Terumbu Karang Dunia (Coral Triangle).

“Teluk Tomini ini merupakan teluk terbesar sekaligus terluas di Indonesia. Perairan ini memiliki biodiversitas dan keanekaragaman biota laut yang sangat melimpah, sehingga dunia harus tahu dan melihat secara langsung semua potensi luar biasa ini,” papar Prof. Eduart di hadapan para peserta pameran.

Sosok akademisi yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) ini menambahkan, keberadaan UNG sebagai kampus terbesar di Kawasan Teluk Tomini memberikan tanggung jawab besar. Fokus pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi di UNG kini dipusatkan pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu mendukung serta mengelola berbagai potensi di kawasan tersebut, tak terkecuali sektor pariwisata bawah lautnya.

Sebagai wujud nyata komitmen UNG dalam pengembangan pendidikan dan riset berbasis kawasan, universitas menghadirkan inovasi bernama “Edudive”. Program ini menjadi motor penggerak utama untuk riset kelautan sekaligus ajang promosi pariwisata bawah laut.

“Jadi, Edudive itu selain melakukan riset kelautan secara akademis, juga menjadi pintu masuk untuk mengeksplorasi pariwisata bawah laut yang membentang di tiga provinsi, yakni Provinsi Gorontalo, Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) di Sulawesi Utara, serta Kepulauan Togean di Una-una, Provinsi Sulawesi Tengah,” terang rektor UNG dua periode tersebut.

Selain memberikan materi edukatif mengenai ekosistem Kawasan Teluk Tomini, Prof. Eduart turut memberikan kejutan manis dengan membagikan voucher gratis eksplorasi wisata bawah laut Gorontalo melalui fasilitas Edudive. Voucher tersebut diberikan kepada para pengunjung MAX 2026 yang berhasil menjawab kuis interaktif seputar Teluk Tomini.

Di penghujung acara, Rektor UNG juga menyerahkan secara simbolis buku komprehensif mengenai potensi Teluk Tomini kepada pihak penyelenggara pameran laut bergengsi tersebut sebagai bentuk dukungan literasi maritim nasional.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler