Connect with us

Gorontalo Utara

Sempat Tertunda Akibat Pandemi, BPS Lanjutkan Sensus Penduduk Tahun 2022, Thariq:”Ini Tanggungjawab Bersama”

Published

on

Plt Bupati Gorut, Thariq Modanggu saat membuka sosialisasi sensus penduduk tahun 2020 lanjutan yang dilaksanakan di Graha Anbril,

GORUT – Badan Pusat Statistik (BPS) akan melanjutkan sensus penduduk tahun 2020 (SP2020) yang sempat tertunda akibat Pandemi Covid-19.

Untuk itu, Jumat (20/05/2022) telah dilaksanakan sosialiasi oleh pihak BPS Gorontalo Utara (Gorut) yang dibuka langsung Plt Bupati Gorut, Thariq Modanggu.

Dalam sosialiasi yang dihadiri perwakilan OPD terkait, termasuk unsur kecamatan, Plt Bupati Gorut, Thariq Modanggu berharap, pelaksanaan sensus, tentu bukan hanya tanggung jawab dari BPS, tapi juga tanggung jawab semua pihak untuk sama-sama mensukseskan.

“Karena parameter-parameter ini akan dijadikan alat ukur makro tentang capaian, bahkan juga penetapan kebijakan secara nasional,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Thariq menilai, sosialisasi yang dilaksanakan menjadi sangat penting untuk diikuti sampai tuntas.

“Karena nanti bapak-ibu dari OPD akan memperoleh gambaran tentang apa yang akan dilakukan oleh petugas sensus yang jumlahnya kurang lebih 90-an orang dan akan tersebar di 11 kecamatan di 5.150 rumah tangga,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya berharap dukungan semua pihak, diantaranya Dinas PMD, Camat dan OPD terkait lainnya dalam mensukseskan sensus penduduk lanjutan.

“Karena bagaimana pun keberhasilan dari pada sensus ini ditentukan oleh masyarakat selaku responden. Apalagi dengan telah ditetapkannya sampling, maka kehadiran dari pada responden itu sangat dibutuhkan,” tukasnya.

“Jangan sampai begitu sudah ditetapkan, tiba-tiba sampai di lokasi tidak ada. Makanya, ini juga perlu koordinasi. Sehingga nanti kita akan mensupport kegiatan ini agar berjalan dengan lancar,” kata Thariq mengingatkan.

Memang secara teknis, lanjut Thariq, instansi vertikal dalam hal ini BPS yang bertanggung jawab, tetapi pemerintah daerah juga harus memberi dukungan terhadap kegiatan sensus penduduk ini.

“Ini juga terkait dengan kebijakan makro nasional. Makanya, kemarin juga saya lebih menegaskan kepada OPD agar berkomitmen. Karena memang kita membutuhkan data makro dari BPS, tapi data mikro juga kita harus punya,” imbuhnya.

“Jadi, data makro ini kan sampling. Contoh kemarin PAD kaitan dengan data-data yang kita butuhkan, kadang-kadang ada OPD begitu saya tanya data yang diadakan justru data BPS. Padahal, data BPS itu yang pasti, tapi di dinas juga harus ada data mikronya yang secara populatif diambil data berdasarkan potensi. Apalagi ada beberapa data yang memang harus dibutuhkan oleh BPS dari OPD,” paparnya menambahkan.

Oleh karena itu, Thariq berharap bahwa sensus penduduk ini, bukan hanya berbicara soal data.

“Jangan dianggap hanya soal data, tapi didalamnya ada kebijakan, intervensi, program yang menjadi barometer. Apalagi kita melihat komposisi orang akan mempengaruhi komposisi DAU, komposisi diberbagai intervensi program. Begitu juga kaitan dengan kependudukan,” terangnya.

Lebih jauh Thariq berharap, support semua pihak terhadap pelaksanaan sensus penduduk lanjutan ini.

“Kita support secara maksimal. Sehingga akan diperoleh data yang benar-benar valid,” pungkasnya

Gorontalo Utara

Menjaga Tanggomo Agar Tak Lekang: Ikhtiar Kemenbud RI dan Elnino Mohi Menyapa Sekolah lewat program Semarak Budaya 2026

Published

on

Alunan bambu Polopalo berpadu dengan petikan ritmis Gambusi terdengar bergema di Aula SMA Negeri 1 Gorontalo, Sabtu (31/10/2026). Di tengah suasana yang hangat itu, ratusan mata siswa terpaku saat bait-bait syair Tanggomo mulai dilantunkan. Sastra tutur lisan yang sarat akan petuah leluhur dan riwayat sejarah Gorontalo tersebut dihadirkan tanpa sekat jarak, disusul keanggunan gerak tari adat yang memikat pandangan para remaja yang memadati ruangan.

Hari itu, program Semarak Budaya Gorontalo 2026 bertajuk “Goes to School” hadir membawa warna berbeda di lingkungan satuan pendidikan formal. Kegiatan ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dengan legislator Komisi X DPR RI asal Gorontalo, Elnino M. Husein Mohi. Tujuannya sederhana namun mendasar: menyalakan kembali api kecintaan terhadap warisan budaya lokal langsung di bilik-bilik pendidikan.

Hadir mewakili Elnino M. Husein Mohi, Tenaga Ahli Komisi X DPR RI, N. Syamsu Panna, S.Kom, menyampaikan pesan yang menyentuh ruang emosional para peserta. Dalam pandangannya, menjaga tradisi bukanlah upaya menolak kemajuan zaman, melainkan meneguhkan identitas diri anak muda di tengah pusaran arus global.

“Langkah ini kami hadirkan tidak lain dan tidak bukan semata untuk terus menggali serta menumbuhkan perasaan cinta yang tulus terhadap kebudayaan daerah sendiri. Kita ingin para generasi penerus di Gorontalo tidak hanya bangga pada budaya asing, tetapi justru tegak kepalanya karena memiliki warisan tradisi yang begitu adiluhung,” tutur Syamsu Panna saat menyampaikan sambutan.

Dukungan nyata terpancar dari jajaran pemerintah daerah. Kepala Bidang PSMA dan Diksus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Agus Sumba, yang hadir di lokasi, mengungkapkan kebanggaannya melihat antusiasme para siswa dan guru. Ia memandang pertemuan langsung antara pelajar dengan maestro tradisi sebagai medium edukasi karakter yang paling hidup.

“Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang berakar pada kearifannya sendiri. Kami menyambut positif kemitraan erat antara Komisi X DPR RI dan Kementerian Kebudayaan ini. Ini ruang belajar yang autentik bagi pembentukan karakter anak didik kita,” kata Agus Sumba.

Hal ini dijawab melalui sesi workshop interaktif produksi konten promosi kebudayaan yang diikuti sekitar 100 peserta dari kalangan siswa dan guru. Para peserta diajak membedah teknik pengambilan gambar menggunakan kamera ponsel pintar, penyusunan narasi (storytelling), penyuntingan video pendek, hingga strategi distribusi konten kebudayaan di platform digital populer seperti Instagram Reels, TikTok, dan YouTube.

Melalui bekal teknis tersebut, para siswa SMAN 1 Gorontalo diharapkan tidak hanya berperan sebagai konsumen hiburan digital, melainkan bertransformasi menjadi duta budaya muda yang aktif mempromosikan pesona dan nilai luhur Gorontalo ke ruang publik digital nasional maupun global.

Continue Reading

Gorontalo Utara

Sinergi TNI-Polri Jaga Kondusivitas! Polsek Sumalata dan Batalion TP 824 Moea Gelar Patroli Gabungan

Published

on

GORUT – Dalam upaya mengantisipasi serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Sumalata bersama personel Batalion TP 824 Moea menggelar aksi patroli gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polsek Sumalata, Kamis (15/10/2026) malam.

Patroli presisi yang dimulai sejak pukul 20.00 WITA tersebut mengikutsertakan personel piket Regu II dan Kanit Provos Polsek Sumalata yang berkolaborasi erat dengan personel Batalion TP 824 Moea. Agenda ini difokuskan pada langkah pencegahan tindak kriminalitas serta menjaga situasi keamanan wilayah agar tetap kondusif.

Kapolsek Sumalata, IPTU Medin Pakaya, S.H., menjelaskan bahwa patroli gabungan ini merupakan wujud sinergitas TNI-Polri sekaligus langkah preventif untuk mengantisipasi potensi kerawanan kamtibmas di tengah kehidupan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan menyisir sejumlah lokasi keramaian yang kerap menjadi tempat berkumpulnya warga, serta titik-titik strategis yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan dan ketertiban.

Selain melangsungkan pemantauan situasi di lapangan, petugas juga menyapa warga dan memberikan imbauan kamtibmas secara persuasif agar masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Kehadiran personel TNI dan Polri secara langsung di lapangan diharapkan mampu meningkatkan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak serta celah terjadinya aksi kriminalitas.

IPTU Medin Pakaya menegaskan, pelaksanaan KRYD ini menjadi komitmen berkelanjutan kepolisian dalam menekan angka kejahatan serta mengantisipasi dinamika gangguan keamanan, khususnya di seluruh wilayah hukum Polsek Sumalata.

Aksi patroli gabungan tersebut berlangsung hingga pukul 22.05 WITA. Selama kegiatan penjelajahan wilayah dilaksanakan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sumalata terpantau aman, lancar, dan terkendali.

Polsek Sumalata memastikan akan terus mengedepankan tindakan pencegahan melalui patroli berkala, serta merangkul seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merawat situasi kamtibmas yang aman, harmonis, dan tertib.

Continue Reading

Daerah

Respon Dampak Buruk El nino! Laskar Gerindra Gorut Langsung Gerak Cepat

Published

on

GORONTALO UTARA — Usai merampungkan agenda Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) beberapa hari lalu, Laskar Gerindra Gorontalo Utara (Gorut) langsung diterjunkan ke lapangan untuk melayani masyarakat. Melalui instruksi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Gorontalo Utara, para kader menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa yang tengah dilanda kekeringan ekstrem di Kecamatan Kwandang.

Aksi sosial ini menyasar wilayah yang terdampak krisis pasokan air bersih, dimulai dari Desa Ombulodata dan Desa Pontolo Atas. Penyaluran bantuan air bersih ini dipastikan akan terus berlanjut secara bertahap ke desa-desa lain yang membutuhkan di seluruh wilayah Kecamatan Kwandang.

Koordinator Laskar Gerindra Gorontalo Utara, Febriyan Mohu, menegaskan bahwa aksi tanggap darurat ini merupakan bentuk pengabdian nyata para kader pasca-pelatihan.

“Laskar Gerindra tidak hanya dididik untuk memiliki kedisiplinan internal, tetapi juga diajarkan untuk peka dan hadir di tengah kesulitan rakyat. Begitu selesai mengikuti pendidikan dan pelatihan, kami langsung bergerak ke lapangan menyalurkan air bersih bagi warga yang mengalami krisis air. Langkah awal kami mulai dari Desa Ombulodata dan Desa Pontolo Atas, dan akan terus berlanjut ke desa-desa lain se-Kecamatan Kwandang yang membutuhkan,” tegas Febriyan Mohu.

Krisis air bersih yang melanda wilayah Gorontalo Utara tidak terlepas dari fenomena iklim El Niño Godzilla—sebuah fenomena pemanasan suhu permukaan laut tingkat kuat yang memicu musim kemarau ekstrem. Dampak fenomena ini menyebabkan penipisan cadangan air tanah, mengeringnya sumber-sumber air bersih warga, serta lumpuhnya pasokan air bersih di berbagai kawasan pemukiman.

Di tengah kondisi darurat pasokan air akibat fenomena cuaca ekstrem tersebut, Laskar Gerindra Gorut berkomitmen untuk terus siaga memfasilitasi kebutuhan mendasar masyarakat hingga pasokan air warga kembali normal.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler