DEPROV – Penjagub Ismail Pakaya, didampingi Sekdaprov Gorontalo Sofian Ibrahim, mengadakan pertemuan silaturahmi dan rapat konsultasi dengan jajaran ketua dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo pada Minggu (28/04/2024) di RM Meranti, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango. Dalam kesempatan tersebut, Ismail menggunakan waktu untuk menitipkan beberapa hal kepada DPRD.
Pertama, Ismail membahas tentang sistem kesehatan yang sedang dibahas dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) oleh DPRD. Dia menginginkan agar penempatan tenaga kerja dokter spesialis di Provinsi Gorontalo dapat diatur dalam Perda tersebut.
Ismail memaparkan bahwa Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gorontalo berharap agar tenaga kerja dokter spesialis dapat tersebar merata di setiap kabupaten. Saat ini, mayoritas dari 28 dokter spesialis yang ada hanya berpraktek di Kota Gorontalo, sementara daerah lain kekurangan tenaga tersebut.
Selain masalah sistem kesehatan, alokasi dana APBD 2025 juga menjadi perhatian Ismail. Dia mengusulkan agar di APBD 2025, terdapat anggaran untuk pengadaan gedung bagi OPD/dinas yang belum memiliki kantor sendiri.
Ismail menjelaskan bahwa pada tahun 2025, tidak ada alokasi anggaran untuk pembiayaan pemilihan kepala daerah (pilkada), sehingga alokasi dana lebih fleksibel. Permintaannya adalah agar fokus pada memenuhi kebutuhan kantor bagi OPD yang belum memiliki kantor, seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Untuk lokasi kantor-kantor tersebut, Ismail menyarankan agar dibangun di area perkantoran pemerintah provinsi yang terletak di Tinelo Ayula, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango.
Pohuwato – Pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui Dinas Pertanian menyelenggarakan Rapat Koordinasi Swasembada Pangan Tingkat Kabupaten Pohuwato Tahun 2025, Rabu (08/01/2025), bertempat di Gedung Panua.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, Direktorat Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Faisal, Dandim 1313/Phwt, Letkol Inf Madiyan Surya, Wakapolres Pohuwato, Kompol Raden Dian Nugraha Wijaya, serta para Camat, Kapolsek, Kepala Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas se-Kabupaten Pohuwato.
Dalam sambutannya, Wabup Suharsi Igirisa menyampaikan apresiasi atas terlaksananya rakor ini, yang dianggap sebagai langkah penting dalam memperkuat ketahanan pangan di Pohuwato. Kegiatan ini juga selaras dengan visi Presiden RI 2024–2029 menuju Indonesia Emas 2045, khususnya terkait swasembada pangan.
“Visi Presiden menekankan swasembada pangan, energi, dan air sebagai prioritas. Kita harus mendukung ini dengan sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat agar target swasembada pangan tercapai,” ujar Wabup Suharsi.
Wabup Suharsi mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan untuk berbagai komoditas seperti padi, jagung, kedelai, kacang, ubi, dan tanaman hortikultura lainnya. Selain memastikan ketersediaan pangan, langkah ini juga bertujuan menekan inflasi di daerah.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Pohuwato untuk mengoptimalkan lahan yang ada demi meningkatkan ketahanan pangan kita,” tambahnya.
Pemkab Pohuwato berkomitmen untuk terus mendampingi dan mengembangkan komoditas utama melalui Dinas Pertanian. Wabup Suharsi menegaskan bahwa kolaborasi semua pihak adalah kunci keberhasilan swasembada pangan.
“Kami yakin masih banyak potensi yang bisa digali di Kabupaten Pohuwato. Kolaborasi semua pihak sangat penting untuk mendorong keberhasilan ini,” tegasnya.
Kepala Dinas Pertanian Pohuwato, Kamri Alwi, menyoroti pentingnya sinergi antara berbagai pihak untuk mencapai target swasembada pangan. Fokus tahun ini adalah penanganan irigasi pertanian dan pemanfaatan lahan secara maksimal.
“Kami juga melibatkan Forkopimda, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas dalam mendukung pengembangan jagung dan padi,” ungkap Kamri.
Kamri juga memperkenalkan aplikasi Tapara sebagai inovasi untuk memastikan transparansi dalam pengusulan bantuan pertanian dari tingkat desa.
“Dengan aplikasi Tapara, usulan CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) berasal langsung dari desa. Prosesnya lebih tepat sasaran dan transparan,” jelasnya.
Kamri menambahkan, peran Kepala Desa sangat penting dalam ketahanan pangan, termasuk pengalokasian 20% anggaran desa untuk program ketahanan pangan, sesuai kesepakatan antara Menteri Pertanian dan Menteri Desa.
“Kami berharap dengan keterlibatan seluruh elemen, kegiatan pertanian di Kabupaten Pohuwato dapat lebih sukses dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Rakor ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan semua stakeholder untuk mewujudkan target swasembada pangan di Kabupaten Pohuwato pada tahun 2025.
Pohuwato – Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, menghadiri acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun 2023 hingga Semester I Tahun 2024, yang berlangsung di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Gorontalo, Selasa (07/01/2025).
Penyerahan LHP terkait Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana untuk periode tersebut dilakukan oleh Ketua BPK RI Perwakilan Provinsi Gorontalo, Bombit Agus Mulyo, dan diterima langsung oleh Wabup Suharsi, didampingi Wakil Ketua DPRD Pohuwato, Delpan Yanjo.
Dalam keterangannya, Wabup Suharsi menyatakan bahwa laporan tersebut mencerminkan tanggapan terhadap hasil pemeriksaan, serta komitmen Pemerintah Daerah Pohuwato untuk menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan oleh BPK.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Gorontalo atas kerja keras dan profesionalisme dalam melakukan pemeriksaan keuangan daerah. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menindaklanjuti rekomendasi ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan segera melaksanakan perbaikan yang diperlukan,” ujar Suharsi.
Wabup juga menegaskan pentingnya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Langkah ini menjadi upaya berkelanjutan untuk memastikan pengelolaan sesuai dengan prinsip good governance.
“Evaluasi dan perbaikan sistem akan terus dilakukan, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penggunaan teknologi, untuk meminimalkan potensi kesalahan di masa mendatang,” tambahnya.
Suharsi menutup sambutannya dengan harapan agar pengelolaan keuangan daerah semakin baik di masa depan, sehingga opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dapat terus diraih.
“Kami berharap agar pengelolaan keuangan di tahun-tahun mendatang semakin baik, sehingga opini WTP dapat terus kita raih dan pertahankan,” tutupnya.
Acara ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Pohuwato dalam menguatkan akuntabilitas dan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Dengan LHP ini, diharapkan langkah strategis dapat diambil untuk mendukung pembangunan daerah yang transparan dan bertanggung jawab.
Pohuwato – Mengawali tahun 2025, Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato melaksanakan apel kerja bersama pada Senin (06/01/2025), di halaman kantor sementara Bupati Pohuwato. Apel perdana ini dipimpin oleh Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, dan dihadiri oleh seluruh pejabat serta Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Pohuwato.
Dalam arahannya, Wabup Suharsi mengajak seluruh ASN untuk menyongsong tahun 2025 dengan semangat baru dan dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kita buka lembaran 2025 ini dengan semangat yang tinggi. Mari kita ciptakan kenyamanan dalam bekerja. Insyaallah, dengan penuh kebersamaan, kita bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Suharsi.
Wabup Suharsi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai atas kerja sama yang terjalin selama masa Pemerintahan SMS (Saipul-Suharsi). Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas dedikasi yang telah menghasilkan berbagai penghargaan bagi Kabupaten Pohuwato.
“Tahun 2025 adalah masa transisi berakhirnya Pemerintahan SMS. Kami menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga kepada kita semua yang telah bekerja bersama hingga membawa banyak prestasi,” ungkapnya.
Menjelang perubahan kepemimpinan di tahun 2025, Wabup Suharsi mengajak seluruh ASN untuk memberikan dukungan penuh kepada pemerintahan yang baru. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat dan kebersamaan dalam mendukung transisi pemerintahan yang lancar.
“Kekurangan yang ada dalam Pemerintahan SMS, insyaallah, akan disempurnakan oleh kepemimpinan baru. Mari bersama-sama kita sambut dan dukung pemerintahan yang baru dengan penuh semangat dan kebersamaan,” ajaknya.
Apel perdana ini mencerminkan komitmen Pemkab Pohuwato untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan semangat baru dan kolaborasi yang kuat, diharapkan tahun 2025 menjadi momentum untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik di Kabupaten Pohuwato.