Connect with us

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Tinjau Pelaksanaan UTBK, Rektor UNG Semangati Peserta

Published

on

UNG-Untuk memastikan pelaksanaa UTBK-SBMPTN berjalan dengan baik, Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Dr. Eduart Wolok, S.T, M.T, meninjau langsung pelaksanaan UTBK, Selasa (7/7). Peninjauan bersama unsur pimpinan UNG lainnya tersebut dilakukan di dua lokasi ujian, yakni di kampus induk dan di kampus 4 Bone Bolango.

Di sela-sela kunjungannya, rektor Eduart menyempatkan diri untuk bertatap muka langsung dengan para peserta UTBK yang tengah menunggu waktu ujian. Hal itu dilakukan guna memastikan kesiapan mereka dalam mengikuti tes nanti.

Sambil bercengkrama, rektor turut menyemangati dan memotivasi para peserta agar tidak tegang dalam mengikuti ujian. Ia menyarankan agar saat mengerjakan soal nanti peserta tidak perlu panik dan harus yakin dengan kemampuannya sendiri.

“Jangan panik saat mengerjakan soal, karena hal tersebut akan membuyarkan konsentrasi. Yakinlah dengan persiapan yang baik dan disertai doa insyaAllah hasil terbaik akan diperoleh pada UTBK,” ujar Eduart Wolok.

Ia juga menjelaskan, nilai-nilai yang diperoleh dalam UTBK kali ini akan menjadi penentu bagi peserta untuk bisa bersaing dan lulus pada program studi maupun perguruan tinggi yang dipilih pada SBMPTN 2020.

“Upayakan pada ujian ini peserta bisa memperoleh nilai terbaik, karena nantinya nilai itu sebagai penentu dalam kelulusan SBMPTN 2020 sekaligus terterima pada Perguruan Tinggi yang kalian inginkan,” pungkas Eduart Wolok.

Advertorial

Tembus 82 Penghargaan Internasional: Siasat Mahasiswa UNG Borong Prestasi Prestisius di Tahun 2025

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa berprestasi yang sukses mengharumkan nama almamater melalui gelaran Malam Anugerah Prestasi Mahasiswa 2025. Ajang penghargaan tahunan ini menjadi momentum krusial untuk merayakan dedikasi serta kerja keras mahasiswa yang telah membawa UNG bersaing unggul di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Sepanjang tahun 2025, civitas akademika muda UNG berhasil mencatatkan rekor impresif dengan mengoleksi 950 prestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Capaian mentereng tersebut secara rincian mencakup 82 prestasi tingkat internasional, 521 prestasi tingkat nasional, dan 99 prestasi di tingkat regional atau provinsi.

Tidak hanya unggul dalam ajang kompetitif, mahasiswa UNG juga menunjukkan produktivitas tinggi dalam menghasilkan karya intelektual dan luaran akademik. Terdata sebanyak 102 Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berhasil didaftarkan, 74 karya buku serta artikel jurnal ilmiah diterbitkan, dan 72 mahasiswa tampil sebagai pemakalah (presenter) dalam berbagai forum ilmiah.

Deretan capaian ini membuktikan bahwa kiprah mahasiswa UNG tidak hanya terbatas pada panggung kejuaraan, tetapi juga berdampak nyata melalui inovasi, publikasi, dan kontribusi pemikiran akademik yang berkelanjutan.

Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi mendalam atas rekor capaian yang diraih para mahasiswa sepanjang 2025. Menurutnya, torehan ini merupakan buah manis dari komitmen tiada henti untuk memberikan yang terbaik bagi kampus.

“Jangan pernah lelah mencintai UNG dengan terus menorehkan prestasi di berbagai bidang. Prestasi mahasiswa bukan sebatas kebanggaan pribadi, melainkan fondasi utama reputasi institusi dalam melahirkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing global,” ujar Prof. Eduart.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Prof. Dr. Mohamad Amir Arham, M.E., menyampaikan bahwa pencapaian 950 prestasi ini lahir dari kombinasi antara semangat juang mahasiswa dan ekosistem pendampingan yang solid di universitas.

“UNG secara konsisten menyediakan ruang, fasilitas, dan program pembinaan berkala guna melejitkan bakat, minat, serta kreativitas mahasiswa. Pendampingan terstruktur ini menjadi kunci utama dalam menyiapkan mahasiswa agar siap memenangi kompetisi sekaligus melahirkan karya yang bernilai guna bagi masyarakat,” pungkas Amir.

Continue Reading

Advertorial

Sasar Anak Usia Dini: Mahasiswa KKN UNG Gencar Edukasi PHBS di Desa Lauwonu

Published

on

UNG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) gencar mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak usia dini. Aksi nyata ini diwujudkan melalui sosialisasi interaktif bagi siswa sekolah dasar di Desa Lauwonu, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Program edukasi kesehatan ini dirancang untuk membendung potensi penularan penyakit berbasis lingkungan dengan menanamkan kebiasaan higienis pada anak-anak melalui pendekatan yang komunikatif, menyenangkan, dan mudah dipahami.

Pemateri PHBS, Anissa O.R. Pakaya, memaparkan sejumlah langkah preventif sederhana yang wajib diterapkan dalam aktivitas harian. Pemaparan berfokus pada praktik mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, menjaga kebersihan diri serta lingkungan sekolah, hingga menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan.

“Siswa diajak memahami bahwa PHBS bukan sekadar materi hafalan di kelas, melainkan kebiasaan dasar yang wajib dilakukan secara konsisten, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah,” ujar Anissa.

Penyampaian materi berlangsung dua arah. Selain mendengarkan penjelasan, para siswa diajak berdiskusi, berbagi pengalaman mengenai kebiasaan kebersihan di rumah, serta merespons berbagai pertanyaan interaktif. Kegiatan ini turut mengikutsertakan guru wali kelas dan guru pendamping untuk memastikan keberlanjutan pembiasaan PHBS di lingkungan sekolah.

“Peran guru sangat krusial sebagai pengawal pembiasaan ini di sekolah. Kami berharap edukasi ini tidak berhenti pada sesi penyuluhan semata, tetapi bertransformasi menjadi budaya harian anak-anak,” tambahnya.

Antusiasme tinggi yang ditunjukkan para siswa sepanjang kegiatan menjadi bukti bahwa metode edukasi partisipatif efektif dalam membentuk kesadaran dan kepedulian kesehatan masyarakat sejak dini.

Continue Reading

Advertorial

Gagas Aplikasi Web Monitoring: Siasat Mahasiswa KKN-PK UNG Dorong Kesehatan Ibu Hamil di Isimu Utara

Published

on

UNG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menginisiasi langkah inovatif guna memperkuat sistem layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa. Lewat program Pelatihan dan Penguatan Kapasitas Kader, para mahasiswa melatih kader kesehatan di Desa Isimu Utara, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, dengan memanfaatkan platform pemantauan kehamilan berbasis digital pada Senin (10/8/2026).

Kegiatan bertema “Meningkatkan Kompetensi Kader dalam Pendampingan Ibu Hamil melalui Kalender ANC dan Website Monitoring” yang dipusatkan di Aula Kantor Desa Isimu Utara ini dihadiri oleh jajaran pemerintah desa, Karang Taruna, pendamping sosial, serta tokoh masyarakat setempat.

Kepala Desa Isimu Utara, Wawan Pipii, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terobosan teknologi terapan yang dibawa oleh mahasiswa UNG. Menurutnya, inovasi ini menjadi amunisi berharga bagi para kader dalam mengawal kesehatan ibu hamil di wilayahnya secara lebih sistematis.

“Kami berharap ilmu dan keterampilan teknis yang didapat selama pelatihan ini dapat langsung diterapkan di lapangan, sehingga angka risiko kesehatan ibu hamil di desa kami dapat ditekan secara optimal,” ujar Wawan.

Sementara itu, Koordinator Desa KKN-PK UNG Isimu Utara, Moh. Saputra Ali, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mengombinasikan metode pendataan konvensional dan modern. Dalam pelatihan tersebut, kader dibekali pengetahuan mengenai tugas pokok pendampingan, pemanfaatan Kalender Antenatal Care (ANC) manual, hingga pengoperasian situs web monitoring (website monitoring).

“Kader diajak memahami cara kerja platform website monitoring yang kami kembangkan khusus untuk Desa Isimu Utara. Melalui integrasi Kalender ANC dan sistem digital ini, kader dapat mencatat riwayat pemeriksaan, memantau jadwal kunjungan rutin, hingga mengelola data kesehatan ibu hamil secara terstruktur dan terarah,” terang Saputra.

Bagi tim KKN-PK UNG, kader kesehatan merupakan ujung tombak pelayanan medis berbasis komunitas karena posisinya yang paling dekat dengan warga. Penguatan kapasitas kader melalui perpaduan teknologi sederhana dan edukasi lapangan menjadi strategi krusial untuk memastikan setiap ibu hamil mendapatkan layanan kesehatan yang memadai.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler