Connect with us

Gorontalo

Yayasan Miftahul Khairaat Jadi Pilihan Warga Perdalam Ilmu Agama

Published

on

Sejak didirikan pada 27 Desember 2014 silam, Yayasan Miftahul Khairaat yang berada di jalan Dr. Zainal Umar Sidiki, Bongoime, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango tidak luput dari perhatian masyarakat dalam memperdalam ilmu agama islam.

Hal ini disampaikan langsung oleh tokoh pendiri sekaligus pengurus Yayasan Khairat, Habib Djafar bin Ahmad Alhabsyi, Senin (17/4/2023) bertempat di Masjid Habib Idrus Bin Salim Al-jufri.

Habib Djafar bin Ahmad Alhabsyi mengatakan, pada awal berdiri, di sekitar lokasi bangunan yayasan Miftahul Khairat masih terdapat hutan rimbun yang banyak di tumbuhi pepohonan besar.

“Di perpisahan tahun 2014, saya mulai mengadakan dzikir bersama masyarakat sekitar sini. Lalu di tanggal 3 tahun 2015, sudah mulai ada anak- anak masuk mengaji. Hari pertama masuk ada 10 orang sampai 15, 1 bulan itu ada sekitar 180 orang saya yang saya ajarkan mengaji terus sampai khatam Al-Qur’an,” jelasnya.

Lebih lanjut, Habib Djafar bin Ahmad Alhabsyi menyampaikan di tahun 2016 merupakan awal anak-anak tinggal di dalam yayasan termasuk anak-anak kurang mampu dan yatim piatu.

“Terus bertambah anak-anak yang tinggal disini sampai Pada tahun 2017 itu sampai berjumlah 50, lalu di tahun itu saya juga mendapatkan bantuan untuk membangun yayasan menjadi lebih baik. Lalu saya mendirikan juga sekolah agama di lokasi masjid, sesudah berdirinya mesjid Habib Idrus Bin Salim Al-jufri. Bertahun-tahun berjalan kita pelan-pelan bangun, Alhamdulillah ada orang-orang baik yang ikut membantu,” terang Habib Djafar.

Diketahui, letak Masjid Habib Idrus Bin Salim Al-jufri berada tepat di sebelah Yayasan Miftahul Khairaat Gorontalo.

Gorontalo

Pembunuhan Tragis di Desa Lemito, Pohuwato

Published

on

Foto Ilustrasi kantipurnetwork.com

POHUWATO – Sebuah peristiwa tragis terjadi di Desa Lemito, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu malam pukul 19:45 WITA. Kejadian ini melibatkan seorang remaja bernama Galang Polimengo (17) yang nekat menghabisi nyawa adiknya sendiri, Fadria Polimengo (16). Insiden tersebut terjadi tepatnya 500 meter dari MTS Negeri 1 Lemito.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan warga setempat, Mohamad Talawa (54), kepada Barakati.id, kejadian bermula ketika Galang bersama teman-temannya sedang nongkrong dan menenggak minuman keras di rumahnya. Setelah pukul 17:30 WITA, Galang mengantar teman-temannya pulang dan kembali ke rumah. Setibanya di rumah, Galang meminjam charger HP dari adiknya, Fadria, yang saat itu sedang tidur.

Penolakan dari Fadria yang merasa terganggu mengakibatkan adu mulut antara keduanya. Tersinggung dengan penolakan dan kata-kata adiknya, Galang langsung menyerang Fadria dengan brutal. Serangan dimulai dengan menggunakan toples yang dihempaskan ke wajah adiknya, dilanjutkan dengan menusukkan tombak ke pipi, dan puncaknya, menusukkan kunci motor ke bagian mata adiknya. Serangkaian aksi kekerasan ini membuat Fadria tersungkur bersimbah darah dan meregang nyawa di kamar tidurnya.

Pengakuan Pelaku dan Penyelidikan

Kapolsek Lemito, Iptu Budi Abd. Gani, membenarkan kejadian pembunuhan tersebut. Awalnya, Galang Polimengo belum mengakui perbuatannya. Namun, setelah polisi menemukan tombak dan kain bersimbah darah di gudang, Galang akhirnya mengaku pada pukul 03:30 WITA dini hari.

“Awalnya belum mengaku si pelaku, karena tubuhnya bersih dari darah, namun karena mendapati sejumlah barang bukti di Gudang, tombak, dan kain bersimbah darah akhirnya dia mengakui perbuatannya,” ujar Iptu Budi Abd. Gani.

Saat ini, Galang telah diamankan di Mapolres Pohuwato untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kondisi Keluarga Korban

Pantauan Barakati.id menunjukkan bahwa keluarga korban saat ini masih dalam keadaan terpukul dan belum bisa memberikan pernyataan apa pun terkait insiden yang menimpa keluarga mereka.

Insiden ini mengguncang masyarakat setempat dan menjadi pengingat akan pentingnya pengendalian emosi serta dampak buruk dari konsumsi minuman keras. Semoga proses hukum berjalan dengan adil dan memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.

Continue Reading

Daerah

Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pileg DPRD Provinsi Gorontalo: Seruan Partisipasi Masyarakat

Published

on

POHUWATO – Menjelang pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) untuk Pemilihan Legislatif DPRD Provinsi Gorontalo di Daerah Pemilihan (Dapil) Gorontalo 6 (Pohuwato-Boalemo), sejumlah tokoh organisasi mengeluarkan seruan penting kepada masyarakat. PSU ini dijadwalkan akan berlangsung pada 13 Juli 2024. Seruan tersebut bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan memastikan keberhasilan proses demokrasi yang adil dan transparan.

Prof. Aziz Hudodo, Ketua PW IPNU Provinsi Gorontalo, mengajak seluruh masyarakat di Gorontalo, khususnya di Kabupaten Pohuwato dan Boalemo, untuk menggunakan hak suara mereka dengan penuh tanggung jawab.

“Ini adalah momen bagi kita semua untuk menunjukkan komitmen kita terhadap prinsip-prinsip demokrasi dan keadilan. Setiap suara sangat berharga untuk menentukan masa depan daerah Pohuwato dan Boalemo,” ujar Aziz Hudodo saat diwawancarai.

Prof. Aziz juga memberikan apresiasi kepada Polda Gorontalo dan kesatuan Intel Polda yang telah mengawal dan menjaga agar PSU dapat berlangsung dengan aman dan kondusif. “Kami juga memberikan apresiasi kepada TNI/Polri, dan Polda Gorontalo yang tetap konsisten dalam menjaga kedamaian dan kondusifitas untuk PSU di dapil 6 (Pohuwato-Boalemo),” tambahnya.

Abdul Karim Pakaya, Ketua Karang Taruna Kabupaten Pohuwato, menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam PSU untuk memastikan bahwa pemilihan berlangsung secara adil dan transparan.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya datang ke TPS, tetapi juga memahami calon-calon yang akan dipilih dan dampak baiknya bagi masa depan daerah,” ujar Abdul Karim Pakaya.

Abdul Karim juga menyerukan kepada pihak-pihak terkait untuk memastikan bahwa pemungutan suara ulang dilaksanakan dengan transparansi dan mengedepankan prinsip keadilan.

“Kami percaya bahwa dengan kerja sama yang baik antara masyarakat, penyelenggara pemilu, dan pihak keamanan seperti TNI/Polri, pemungutan suara ulang ini akan berlangsung dengan lancar dan hasilnya akan mencerminkan kehendak rakyat,” tutup Abdul Karim Pakaya.

Para tokoh masyarakat ini menekankan bahwa partisipasi aktif dari seluruh warga dalam PSU adalah kunci untuk menjamin proses demokrasi yang adil dan transparan. Mereka juga mengapresiasi upaya pihak keamanan yang menjaga kondusifitas selama proses pemungutan suara ulang, sehingga diharapkan hasilnya dapat mencerminkan aspirasi rakyat.

Continue Reading

Gorontalo

Bhayangkari Pohuwato Serahkan Bantuan Sosial untuk Korban Bencana Alam di Bone Bolango

Published

on

GORONTALO – Ketua Bhayangkari dan Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Pohuwato, Ny. Melinda Winarno, bersama dengan pengurus Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Pohuwato, menyerahkan bantuan sosial kepada korban bencana alam di Desa Tulabolo, Kabupaten Bone Bolango. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Posko Darurat Bencana Alam Polres Bone Bolango pada Jumat.

Bantuan yang diserahkan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok, seperti air mineral, makanan siap saji, bahan rempah-rempah, dan minuman kemasan. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kabag Ops Polres Bone Bolango, AKP Wanda Dhira Bernard, S.I.K, M.Si, CPHR.

Ny. Melinda Winarno menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Polres Pohuwato terhadap para korban bencana alam di Kabupaten Bone Bolango. Dia berharap bahwa bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang terkena musibah.

“Semoga bantuan sosial ini dapat berguna dan bermanfaat dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari yang saat ini sedang dirasakan warga yang terkena musibah bencana alam,” ujar Melinda Winarno.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat membantu para korban dalam memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari dan memberikan sedikit keringanan di tengah kesulitan yang mereka hadapi akibat bencana alam yang melanda. Bhayangkari Cabang Pohuwato menunjukkan komitmennya dalam memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama di saat-saat sulit seperti ini.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler