Connect with us

Advertorial

Perayaan Hari Asyura (10 Muharram) 1446 H di Kabupaten Pohuwato

Published

on

POHUWATO – Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato bersama Lembaga Adat menggelar perayaan Hari Asyura (10 Muharram) 1446 H yang berlangsung di Masjid Agung Baiturrahim. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Wakil Bupati Suharsi Igirisa, Forkopimda Pohuwato, Sekda Iskandar Datau, serta pimpinan OPD, BUMN/BUMD, lembaga adat, dan ASN/PPPK se-Kabupaten Pohuwato.

Perayaan dimulai dengan salat Asar berjemaah, diikuti oleh tausiah dari Ketua MUI Boalemo, KH. Luqmanul Hakim Abubakar, LC., M.P.I, dan Ketua PW LDNU Provinsi Gorontalo, Habib Salim Bin Abdurrahman Al-Jufri, LC. Setelah tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan salat magrib berjemaah dan zikir bersama yang dipimpin oleh Ustaz Kasim Badu dan Ustaz Asram Husuna, hingga menjelang salat isya. Acara ditutup dengan dua lo ulipu setelah salat isya berjemaah.

Dalam sambutannya, Bupati Saipul Mbuinga menekankan kemuliaan bulan Muharram dan pentingnya peristiwa-peristiwa yang terjadi pada 10 Muharram, seperti berlabuhnya Kapal Nabi Nuh AS, keluarnya Nabi Yunus AS dari perut ikan paus, selamatnya Nabi Ibrahim AS dari api Raja Namrud, terbebasnya Nabi Yusuf AS dari penjara, dan selamatnya Nabi Musa AS dari Fir’aun.

Bupati Saipul mengajak semua yang hadir untuk menjadikan Hari Asyura sebagai momen meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. “Mari kita jadikan hari ini sebagai kesempatan untuk merenungkan kembali amal perbuatan kita, memperbaiki diri, dan mempererat silaturahmi antar sesama. Semoga peringatan 10 Muharram ini membawa berkah dan kebaikan bagi kita semua. Marilah kita selalu menjaga persatuan dan kesatuan, serta saling menguatkan dalam kebaikan dan ketaatan kepada Allah SWT,” ujarnya.

Wakil Bupati Suharsi Igirisa dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar peringatan Hari Asyura ini dapat menambah nilai ibadah di hadapan Allah SWT dan menjadi momen untuk mendoakan kesejahteraan daerah Pohuwato. Wabup Suharsi juga menekankan pentingnya memperingati Hari Asyura sebagai momen refleksi dan peningkatan keimanan. “Hari Asyura bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga kesempatan bagi kita semua untuk merenung dan mempererat tali silaturahmi,” ujarnya.

Perayaan Hari Asyura di Kabupaten Pohuwato menjadi momen penting bagi masyarakat untuk memperdalam keimanan dan mempererat hubungan sosial. Kegiatan yang diisi dengan tausiah, zikir, dan doa bersama ini tidak hanya memperkuat spiritualitas, tetapi juga memperkuat persatuan dan kesatuan di antara warga Kabupaten Pohuwato.

Advertorial

Sentil Pemprov! Wali Kota Gorontalo Pertanyakan Beban Anggaran MTQ Tingkat Provinsi

Published

on

Kota Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, secara terbuka menyampaikan kritiknya terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo terkait sistem pembiayaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi. Ia mengaku heran lantaran beban biaya kegiatan berskala provinsi tersebut justru lebih banyak dibebankan kepada pemerintah kabupaten atau kota yang ditunjuk sebagai tuan rumah.

“Ini kan aneh. Acaranya tingkat provinsi, tetapi yang membiayai secara penuh justru kabupaten atau kota yang menjadi tuan rumah,” ungkap Adhan Dambea.

Merespons hal tersebut, Adhan mengambil langkah berani dengan berencana menggelar MTQ tandingan berskala provinsi yang akan diikuti oleh peserta dari seluruh daerah di Provinsi Gorontalo. Tak tanggung-tanggung, guna memeriahkan kompetisi keagamaan ini, ia telah menyiapkan deretan hadiah fantastis, salah satunya adalah empat tiket ibadah umrah gratis bagi para pemenang utama.

Selain hadiah yang menggiurkan, Adhan juga menjamin kenyamanan para kafilah. Pemkot Gorontalo akan menanggung penuh fasilitas penginapan bagi peserta yang datang dari luar daerah, lengkap dengan pengaturan logistik dan konsumsi selama acara berlangsung.

Gebrakan ini disampaikan Adhan saat memimpin rapat persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-298 Kota Gorontalo pada Senin (30/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia langsung menginstruksikan panitia penyelenggara untuk segera mendistribusikan undangan ke kabupaten-kabupaten tetangga.

“Pelaksanaan MTQ tingkat provinsi ini juga akan menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-298 Kota Gorontalo. Untuk itu, saya minta panitia HUT segera mengirimkan undangan resmi ke kabupaten lain agar persiapannya matang,” tegasnya.

Meskipun Pemkot Gorontalo akan menggelar MTQ tingkat provinsi secara mandiri, Adhan memastikan pihaknya tidak akan membatasi atau menghalangi agenda Pemprov Gorontalo yang juga dijadwalkan akan menggelar MTQ pada bulan Juni mendatang di Kota Gorontalo.

Continue Reading

Advertorial

Sikat Pungli: Wali Kota Adhan Dambea Polisikan Oknum AH Terkait Pungutan UMKM

Published

on

Foto Marwah

Kota Gorontalo – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo mengambil langkah hukum tegas terhadap oknum warga berinisial AH yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). AH dilaporkan atas dugaan penarikan upeti ilegal di kawasan Jalan Nani Wartabone (eks Jalan Panjaitan).

Laporan resmi tersebut dilayangkan ke Polresta Gorontalo Kota melalui kuasa hukum Pemerintah Kota Gorontalo. Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan pemerintah terhadap ekonomi rakyat kecil yang terganggu oleh aksi premanisme maupun pungutan tak resmi.

“Kami sudah memberikan kuasa penuh kepada Kuasa Hukum Pemkot, Pak Bathin Tomayahu, untuk melaporkan oknum tersebut ke Polresta Gorontalo Kota,” ungkap Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, Selasa (31/03/2026).

Adhan menegaskan bahwa dirinya akan mengawal ketat proses hukum ini hingga mendapatkan putusan inkrah dari pengadilan. Ia mengaku sangat geram dengan aksi pungli yang menyasar para pedagang kecil atau “wong cilik” yang tengah berjuang mencari nafkah.

“Sejak awal saya sudah tegaskan, saya tidak menoleransi adanya pungli di Kota Gorontalo. Apalagi jika sasarannya adalah pelaku UMKM yang sedang kita dorong pertumbuhannya,” tegas Adhan dengan nada bicara tinggi.

Lebih lanjut, Wali Kota menyatakan bahwa pelaporan AH ini merupakan sinyal peringatan keras (shock therapy) bagi oknum-oknum lain yang masih nekat melakukan praktik serupa di wilayah Kota Gorontalo.

“Siapapun pelakunya, akan kami laporkan. Tidak ada tawar-menawar dan tidak ada ampun bagi perusak tatanan ekonomi masyarakat kita,” pungkasnya.

Continue Reading

Advertorial

Kabar Duka: Bupati Saipul Mbuinga Lepas Jenazah KH. Fahri Djafar ke Peristirahatan Terakhir

Published

on

Pohuwato – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, secara resmi melepas keberangkatan jenazah almarhum KH. Drs. Fahri Djafar, M.Hi, menuju tempat peristirahatan terakhir di pekuburan keluarga, Desa Mananggu, Kabupaten Boalemo, Senin (30/03/2026).

Jenazah almarhum tiba di rumah duka sekitar pukul 16.30 WITA melalui Bandara Djalaluddin Gorontalo, setelah diterbangkan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Sebelumnya, tokoh agama kharismatik ini dikabarkan mengembuskan napas terakhir di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, pada Senin dini hari pukul 00.30 WITA.

Pantauan di lokasi, ribuan pelayat dari Kabupaten Pohuwato dan Boalemo tampak memadati rumah duka sejak sore hari. Kehadiran massa yang membludak menunjukkan besarnya rasa kehilangan masyarakat atas sosok ulama yang dikenal santun tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan duka mendalam mewakili pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat Pohuwato.

“Kita kehilangan sosok panutan dan alim ulama yang menjadi kebanggaan daerah. Atas nama Pemerintah Kabupaten Pohuwato, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya KH. Fahri Djafar,” ujar Bupati dengan nada haru.

Saipul menegaskan bahwa almarhum merupakan pilar penting dalam kehidupan beragama di Bumi Panua. Rekam jejak almarhum tercatat sangat produktif, mulai dari menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Pohuwato, Ketua MUI Pohuwato, Ketua Dewan Pengawas Syariah Baznas, hingga aktif dalam kepengurusan Badan Takmir Masjid Agung Baiturrahim.

“Beliau adalah pribadi yang istikamah dalam dakwah dan bijaksana dalam menyikapi setiap perbedaan. Nasihat-nasihat beliau selalu menyejukkan hati. Pengabdian almarhum merupakan inspirasi bagi kita semua,” tambah Saipul.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan penuh haru. Lantunan doa dari ribuan pelayat mengiringi prosesi pemakaman sosok yang dikenal sebagai guru dan pembimbing umat tersebut hingga selesai.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler