News
GELAR TEMU FORUM ANAK 2019, SEKDA KABGOR : ANAK MERUPAKAN ASET BANGSA
Published
7 years agoon
By
Admin
PEMKAB Gorontalo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) menggelar Temu Forum Anak tahun 2019, pada Jumat 05/07/2019.
Kegiatan yang dilaksankan di Aula BP-PAUD DIKNAS Provinsi Gorontalo Kecamatan Telaga Biru ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Ir. Hadijah U. Tayeb, MM.
Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari dan diikuti oleh seluruh forum Anak sebanyak 100 orang dari masing-masing Kecamatan se Kabupaten Gorontalo. Serta menghadirkan para narasumber dari unsur Pemerintahan kabupaten Gorontalo, P2TP2A, Puspaga, Dinas Sosial dan Tim Satgas Provinsi Gorontalo.
Asisten III KABGOR selaku PLt Kadis PPA, Hen Restu menjelaskan, diselenggarakanya kegiatan ini agar bisa memberikan kepedulian bahkan kesadaran, serta meningkatkan peran forum anak dalam pembagunan daerah Kabupaten Gorontalo.
“Hal ini guna meningkatnya forum anak sebagai pelopor dan pelapor. Selain itu, dalam rangka menjaring lima orang dari forum anak tingkat kabupaten Gorontalo. Yang akan mewakili forum anak di tingkat Provinsi”,jelas Asisten lll.
Ditempat yang sama Sekda Kabgor Hadijah U Tayeb mengatakan, pemerintah daerah sangat berharap agar forum anak ini dapat memotivasi dan memberikan suatu dorongan agar punya kemampuan melarang, menghindari dan mengetahui serta melaporkan pada guru maupun orang tua bila teman sebaya mereka melakukan hal yang tidak baik.
“Sehingga hal–hal yang negatif terhadap pada anak, insha allah terminimalisir dan tidak akan terjadi di Provinsi Gorontalo khususnya Kabupaten Gorontalo”, kata Sekda.
GELAR TEMU FORUM ANAK 2019, SEKDA KABGOR : ANAK MERUPAKAN ASET BANGSAGELAR TEMU FORUM ANAK 2019, SEKDA KABGOR : ANAK MERUPAKAN ASET BANGSA.PEMKAB Gorontalo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) menggelar Temu Forum Anak tahun 2019, pada Jumat 05/07/2019.Kegiatan yang dilaksankan di Aula BP-PAUD DIKNAS Provinsi Gorontalo Kecamatan Telaga Biru ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Ir. Hadijah U. Tayeb, MM.Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari dan diikuti oleh seluruh forum Anak sebanyak 100 orang dari masing-masing Kecamatan se Kabupaten Gorontalo. Serta menghadirkan para narasumber dari unsur Pemerintahan kabupaten Gorontalo, P2TP2A, Puspaga, Dinas Sosial dan Tim Satgas Provinsi Gorontalo.Asisten III KABGOR selaku PLt Kadis PPA, Hen Restu menjelaskan, diselenggarakanya kegiatan ini agar bisa memberikan kepedulian bahkan kesadaran, serta meningkatkan peran forum anak dalam pembagunan daerah Kabupaten Gorontalo."Hal ini guna meningkatnya forum anak sebagai pelopor dan pelapor. Selain itu, dalam rangka menjaring lima orang dari forum anak tingkat kabupaten Gorontalo. Yang akan mewakili forum anak di tingkat Provinsi",jelas Asisten lll. Ditempat yang sama Sekda Kabgor Hadijah U Tayeb mengatakan, pemerintah daerah sangat berharap agar forum anak ini dapat memotivasi dan memberikan suatu dorongan agar punya kemampuan melarang, menghindari dan mengetahui serta melaporkan pada guru maupun orang tua bila teman sebaya mereka melakukan hal yang tidak baik. "Sehingga hal–hal yang negatif terhadap pada anak, insha allah terminimalisir dan tidak akan terjadi di Provinsi Gorontalo khususnya Kabupaten Gorontalo", kata Sekda.
Dikirim oleh Barracadti Channel pada Jumat, 12 Juli 2019
You may like
Kesehatan
Nanik : BGN Wacanakan Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG Di WIlayah Terpencil
Published
5 hours agoon
05/06/2026
News
Siap-siap Perkuat Pertahanan Negara, Ribuan ASN Bakal Jalani Latihan Militer Komcad Agustus Mendatang
Published
6 hours agoon
05/06/2026
Kriminalitas
Salut! Kurang dari 5 Jam, Polisi Bekuk Preman Penendang Ibu Hamil di Deli Serdang
Published
7 hours agoon
05/06/2026
Deli Serdang – Sebuah insiden premanisme yang berujung pada tindak kekerasan fisik menimpa sepasang suami istri di Jalan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Korban, Mulana Kartina Nainggolan (31) yang tengah mengandung, bersama sang suami Manogap Purba (34), menjadi sasaran amukan dua pria karena menolak melintasi area yang sedang rawan. Beruntung, pihak kepolisian bergerak cepat meringkus para pelaku dalam hitungan jam.
Peristiwa menegangkan ini terjadi pada hari Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, Kartina dan suaminya yang sedang mengendarai sepeda motor terpaksa berhenti di depan sebuah terowongan karena tengah berlangsung aksi tawuran di lokasi tersebut. Namun, dua preman setempat tiba-tiba menghampiri dan memaksa pasutri ini untuk tetap maju menembus terowongan dengan alasan agar tidak membuat kemacetan. Karena menolak menerobos bahaya, adu mulut pun tak terhindarkan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari media terpercaya, situasi memanas ketika salah satu pelaku melihat Kartina mengeluarkan ponselnya. Khawatir aksi tawuran di lokasi itu direkam dan menjadi viral, pelaku langsung bertindak brutal dengan menendang perut wanita malang tersebut. Tak sampai di situ, pelaku bahkan sempat menodongkan senjata jenis air gun untuk menakut-nakuti dan mengusir korban dari tempat kejadian. Suami korban, Manogap, yang berusaha melindungi istrinya juga turut menjadi bulan-bulanan hingga mengalami cedera di wajah.
Menerima laporan atas insiden tersebut, aparat kepolisian langsung melakukan pengejaran. Kurang dari lima jam setelah kejadian, tepatnya pada pukul 23.00 WIB, kedua pelaku berhasil disergap saat sedang berada di sebuah bengkel. Diketahui, kedua preman tersebut ternyata merupakan saudara kandung (kakak beradik) bernama Zul Yarham Lubis (46) dan Julpikar Lubis (37).
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Rizky Lubis, mengonfirmasi penangkapan ini. Beliau menegaskan bahwa para tersangka langsung diamankan pada malam yang sama.
“Tim JCS dan Resmob memboyong pelaku ke Polrestabes Medan untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata AKBP Adrian.
Atas respons sigap dari aparat penegak hukum, Kartina menyampaikan rasa syukurnya. Ia sangat lega karena para pelaku sudah diamankan.
“Suami saya masih ada lukanya di bagian dagu, di pipinya. Saya berterima kasih ke polisi yang telah menangkap pelaku,” kata Kartina.
Lebih lanjut, Kartina menyebutkan bahwa usia kandungannya saat ini baru menginjak tujuh minggu. Setelah melakukan prosedur Ultrasonografi (USG) di rumah sakit, ia bersyukur janin yang dikandungnya dinyatakan dalam kondisi sehat tanpa masalah berarti akibat tendangan tersebut. Kehamilan ini sangat dijaga secara ekstra oleh Kartina dan suami, mengingat ini adalah penantian anak pertama mereka setelah sebelumnya ia sempat mengalami keguguran.
Kini, kakak beradik tersebut telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polrestabes Medan. Atas aksi kekerasan dan pengancaman yang mereka lakukan, para pelaku dijerat dengan Pasal 262 juncto Pasal 466 KUHPidana.
Nanik : BGN Wacanakan Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG Di WIlayah Terpencil
Siap-siap Perkuat Pertahanan Negara, Ribuan ASN Bakal Jalani Latihan Militer Komcad Agustus Mendatang
Salut! Kurang dari 5 Jam, Polisi Bekuk Preman Penendang Ibu Hamil di Deli Serdang
Oknum Pendemo Yang Tonjok Anggota Pengamanan Polisi di Mamuju Kini Buron
MURKA BESAR! Donald Trump Kehabisan Kesabaran, Lontarkan Peringatan Keras ke Benjamin Netanyahu
Masyarakat Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden di Leato Selatan
Total Hadiah Rp60 Juta: Turnamen Catur Pohuwato Cup 2026 Resmi Dimulai
Bukan Sekadar Hobi: Mods Mayday 2026 Jadi Simbol Kreativitas Anak Vespa Gorontalo
Gerindra Gorontalo Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden
POTRET IRONI: Di Balik Kunjungan Prabowo ke Gorontalo, Rakyat Pohuwato Merasa Terusir
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Daerah4 weeks agoMasyarakat Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden di Leato Selatan
-
Gorontalo3 months agoTak Tinggal Diam! Dugaan Pelecehan dan Pelanggaran Kerja Alfamidi Dilaporkan ke Disnaker
-
Gorontalo2 months agoViral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran
-
Gorontalo2 months agoMeresahkan Pelanggan! Paket Ditahan Berhari-hari, Layanan Shopee Express Kembali Disorot Tajam
-
Advertorial3 months agoDibongkar di Depan Wartawan, Ini Penjelasan Soal Rp14 M Harta Bupati Pohuwato
-
News3 months agoMengejutkan! Riset UI, Hanya 5 dari 34 Siswa Habiskan Menu MBG
-
Advertorial3 months agoMeriah dengan Barongsai, Grand Opening Surya Agung Elektronik Hadir di Kota Gorontalo
-
Gorontalo3 months agoBerani Bertindak, Pemdes Teratai Desak Penertiban Tambang Emas Ilegal
