Connect with us

Kota Gorontalo

Berlakukan Penutupan Tempat Usaha Penjual ilegal Miras

Published

on

puluhan botol miras sitaan || Foto Istimewa

KOTA GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo bakal memberlakukan sangsi tegas bagi yang memperjual belikan minuman keras secara ilegal. Tindakan tegas berupa penutupan tempat usaha, guna memberikan efek jera kepada pengedar barang haram tersebut.

Hal ini di ungkapkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Gorontalo Moh. Mulky Datau, saat menemukan 84 kemasan jenis miras ilegal yang beredar dimasyarakat, (26/5/21).

Puluhan botol miras, ditemukan saat petugas satpol menggelar razia di 3 Kecamatan yang ada di Kota Gorontalo.

“Ada tiga kecamatan yang disisir hari ini, yakni Kota Timur, Tengah dan Utara ” tulis Mulky lewat Pesan Singkat Whatsapp.

Tidak hanya melakukan penyitaan, Mulky juga memberikan peringatan kepada para penjual miras untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Jika masih ditemukan memperjualkan belikan miras secara ilegal secara berulang, sesuai instruksi pak Wali kota tempat usahanya akan ditutup,” ucapnya.

Peredaran miras dapat dikendalikan apabila ada dukungan semua pihak. Menurutnya keterbatasan personil satpol tidak dapat mengakomodir semua wilayah, tanpa adanya laporan dan informasi dari masyarakat.

“Kami berharap, jika masyarakat melihat langsung yang memperjual belikan miras secara ilegal tolong dilaporkan kepada kami, pasti segera ditindak lanjuti” ungkapnya.

Tindakan tegas satpol PP ini, untuk melaksanakan amanah dari Wali kota Gorontalo Marten Taha guna menciptakan kota yang bersandar pada ajaran agama.

Menjadikan Kota religius merupakan visi Pemerintahan Marten Taha dan Ryan Kono 2019-2024.

Advertorial

Adat Moloopu dan Sambutan Marten Taha untuk Pj. Gubernur Baru Gorontalo

Published

on

KOTA GORONTALO – Penjabat Gubernur Gorontalo, Dr. Ir. Mohammad Rudy Salahuddin, MEM, disambut dengan prosesi adat Moloopu pada Ahad (19/5/2024). Prosesi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat di Provinsi Gorontalo, termasuk Wali Kota Gorontalo, Marten Taha.

Dalam sambutannya, Marten, yang juga merupakan Tauwa Lo Data, menyampaikan selamat bertugas kepada Rudy Salahuddin. Dia menegaskan bahwa Rudy telah dipercayakan oleh Presiden RI untuk melaksanakan berbagai aktivitas pembangunan serta melakukan pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita bersyukur kehadirat Allah SWT, bahwa pada hari ini, beliau sebagai penjabat gubernur telah diterima secara resmi kenegaraan dan juga diterima secara adat, yakni adat moloopu,” ucap Marten.

Moloopu adalah upacara penjemputan secara adat dari rumah kediaman pribadi ke rumah dinas (Yiladia). Upacara ini bukan hanya memenuhi tatanan adat, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan dari masyarakat adat Uduluwo Lo U Limo Lopohalaa (lima negeri adat).

Pada kegiatan tersebut, Rudy menerima nasehat dan petuah dari para pemangku adat di lima wilayah adat Gorontalo, yang disebut Uduluwo Lilimo Lo Pohalaa. Petuah tersebut disampaikan dalam berbagai versi bahasa dan suku yang ada di Gorontalo.

Menurut Marten, inti dari petuah tersebut adalah pengingat kepada penjabat gubernur bahwa segala sesuatu yang ada di Provinsi Gorontalo berada di bawah kekuasaannya. Ini mencakup daratan, perairan seperti laut, danau, dan sungai, bahkan elemen seperti angin dan api.

“Angin pun di dalam genggaman bapak, api pun di dalam genggaman bapak, masyarakat di seluruh Provinsi Gorontalo itu di dalam genggaman bapak. Artinya bapak adalah penguasa di Provinsi Gorontalo, tetapi jangan turutkan nafsu atau jangan semena-mena berbuat, itulah intinya bapak dan ibu sekalian,” ungkap Marten.

Upacara Moloopu ini menandai penerimaan Rudy Salahuddin sebagai penjabat gubernur secara adat, menegaskan perannya sebagai pemimpin yang dihormati dan diingatkan untuk memerintah dengan bijaksana dan adil.

Continue Reading

Advertorial

Wali Kota Gorontalo Beri Pesan Penting kepada Jemaah Calon Haji dalam Kesiapan Keberangkatan

Published

on

KOTA GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, menyampaikan berbagai pesan penting kepada jamaah calon haji (JCH) saat meninjau kesiapan keberangkatan mereka di Mess Haji Kota Gorontalo pada Jumat malam, 17 Mei 2024. Marten mengingatkan para JCH untuk mendoakan agar Kota Gorontalo tetap aman dan kondusif serta masyarakatnya semakin sejahtera.

“Saya sudah melepas jamaah calon haji dari Kota Gorontalo yang jumlahnya 396 jamaah. Alhamdulillah, mereka semua tergabung dalam kloter 10 UPG yang akan diberangkatkan tanggal 19 Mei ke Madinah,” ujar Marten.

Marten menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan kesehatan, semua JCH dinyatakan sehat dan tidak ada yang mengalami kendala.

“Pelayanan di sini sudah makin lebih bagus dari pelayanan sebelumnya, mereka sudah terlayani dengan baik,” jelasnya.

Sejak awal persiapan keberangkatan, pihaknya telah melakukan bimbingan manasik kepada JCH agar mereka mengetahui seluruh seluk-beluk ibadah haji, sehingga memudahkan mereka dalam melaksanakan ibadah tersebut.

“Kita memberikan fasilitas kesehatan kepada mereka. Jadi mereka itu oleh Puskesmas maupun oleh Dinas Kesehatan dan rumah sakit sebulan sebelum keberangkatan,” tandas Marten.

Dengan persiapan yang matang dan fasilitas yang memadai, Marten berharap para JCH dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke Kota Gorontalo dengan selamat.

Continue Reading

Advertorial

Wali Kota Gorontalo Apresiasi Komitmen Sosial PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfa Midi)

Published

on

KOTA GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, memberikan apresiasi kepada PT Midi Utama Indonesia Tbk, yang dikenal sebagai Alfa Midi, atas komitmen perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

Marten menyampaikan bahwa meskipun Alfa Midi belum lama beroperasi di Kota Gorontalo, perusahaan ini telah aktif menunaikan tanggung jawab sosialnya. “Perusahaan harus bisa bertanggung jawab di lingkungan sosial yang mereka tempati. Saya sangat apresiasi apa yang dilakukan oleh Alfa Midi hari ini. Semoga perusahaan lain bisa mengambil contoh,” ujar Marten setelah menyerahkan bantuan bahan pokok dari program TJSL Alfa Midi kepada warga Kelurahan Limba B pada Jumat, 17 Mei 2024.

Marten menuturkan bahwa apresiasinya bukan dilihat dari besarnya bantuan yang diberikan, melainkan dari keikhlasan pihak perusahaan dalam memberikan bantuan. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini dapat menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Acara penyerahan bantuan tersebut diawali dengan kegiatan senam bersama dan dihadiri oleh unsur pemerintah kelurahan dan kecamatan, serta dinas terkait. Marten berharap kegiatan ini dapat menginspirasi perusahaan lain untuk lebih aktif dalam menjalankan tanggung jawab sosial mereka.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler