Connect with us

News

Elnino Bagikan Rp. 200 juta Via Kuis Online dan Siapkan Rp. 50 Juta Lagi

Published

on

BARAKATI.ID – Berdasarkan pengamatan Barakati.id, sejak pandemi sampai sekarang ini, Elnino Center banyak membagi-bagikan hadiah di Gorontalo melalui berbagai ‘Lomba Online’ di medsos. Ribuan peserta mengikuti dari rumah.

Lebih dari Rp. 200 juta sudah dibagi-bagikan kepada ratusan orang sebagai hadiah kuis-kuis online seperti Murrotal, Adzan, Mikraji, Wunungo, Tadarus, dll hingga yang terbaru yaitu Kisah/Ceramah Idul Adha.


Kuis-kuis itu dihelat melalui akun pribadi Elnino Mohi maupun akun DPD Gerindra Gorontalo.

Ketika ditanyakan kepada pengurus Elnino Center, dikatakan bahwa segala macam kuis online berhadiah tersebut mempunyai beberapa tujuan.

“Yang pertama, kita ingin membantu masyarakat yang sedang kesulitan ekonomi gara-gara pendemi, walaupun tidak semua orang dapat hadiah, hanya yang ikut kuis saja. Seperti diketahui, pandemi memukul ekonomi banyak orang,” kata Sofyan Uli, pemrakarsa kuis-kuis tersebut.

Kedua, lanjutnya, kuis tersebut untuk melestarikan budaya Gorontalo yang sangat dekat dengan Islam. “Jangan sampe hal-hal baik seperti Tadarus, Wunungo, mikraji, dll ditinggalkan ummat. Kita harus ikut hidupkan terus,” ungkap Sofyan.

Ketiga, lanjutnya, kuis berhadiah dilakukan untuk mempererat silaturrahim antar masyarakat Gorontalo. “Seluruh masyarakat Gorontalo itu bersaudara. Dengan kuis ini terjadi saling menyapa di medsos dalam rangka kebaikan. Silaturahimlah, begitu, walaupun lewat medsos,” tutur Sofyan.

Bagaimana cara untuk bisa menjadi peserta kuis-kuis itu? “Caranya mudah. Cukup like dan follow (suka dan ikuti) akun-akun penyelenggara kuis, lalu tunggu dan ikuti kuisnya. Niatkan untuk kebaikan ya, bukan karena mencari hadiahnya. Hadiah itu hanya sebagai pemanis amalan kita,” jawabnya.

Akun penyelenggara kuis adalah akun ELNINO MOHI (Facebook), akun DPD GERINDRA GORONTALO (Facebook), akun @elninomohi (instagram), akun @elninomohi (tiktok) dan akun @gerindragorontalo (instagram).

Kuis yang sudah dilakukan antara lain :

Murrotal (hadiah Rp. 13 juta), Wunungo (13,7 jt), Tadarus Jilid I (11 jt), Tadarus Jilid II (11 jt), Sholawat Tahrim (11 jt), Mikraji (10 jt), Najati (Rp. 5 jt), Cerita Singkat Idul Adha (3 jt), Adzan (10 jt), Lagu Rohani Gereja (Rp. 5,5 jt),

Ada pula lomba game online seperti Game WOLO (5 jt), Mobile Legend (10 jt), PUBG (10 jt), Free Fire (8 jt), Catur (7 jt), dan Tarik Tambang Online (2 jt).

Di samping itu, ada pula Kuis Berhadiah Kecil-kecilan tentang Nama Ibu Gubernur Gorontalo (0,5 jt), Hadiah buat yang masih menyimpan buku Andai Aku Gubernur Gorontalo (1 jt), Duet Lagu Odu Olo di Tiktok (5 jt), Kuis Posabari 2021 (15 jt), Kuis Posabari 2022 (15 jt), Lomba Status Kemerdekaan Jilid I (5 jt), Lomba Status Kemerdekaan Jilid I (5 jt) Jilid II, Lomba Menyanyi Mars GERINDRA (14 jt), Kuis Menyanyi Lagu Gorontalo Luar Biasa (3jt).

“Total Hadiah yang telah digelontorkan adalah Rp. 219,7 juta. Kami juga sedang mendesain berbagai kuis lainnya dengan perkiraan total hadiah Rp. 50 juta. Mudah-mudahan dana tersebut bermanfaat bagi para penerimanya,” tandas Sofyan Uli.

Gorontalo

Pemuda Tolangohula Soroti Keselamatan Pengguna Jalan Terkait Aktivitas Alat Berat PT. PG Gorontalo

Published

on

Gorontalo – Sorotan terbaru terkait keselamatan pengguna jalan datang dari pemuda asli Tolangohula, Ilham Pakaya, terkait aktivitas alat berat milik PT. PG Gorontalo yang diduga mengancam para pengguna jalan.

Ilham Pakaya menyoroti aktivitas berbagai alat berat seperti Grip Leader, Glider, Jonder, dan Kepiting yang seringkali beroperasi di jalan raya Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo. Pemuda tersebut menegaskan perlunya penanganan serius dari pihak kepolisian, termasuk Kapolda Gorontalo, Brigjen. Pol. Drs. Pudji Prasetijanto, untuk mengatasi masalah ini demi keselamatan pengguna jalan di sekitar PT. PG Gorontalo.

“Sudah jelas diatur dalam undang-undang lalu lintas bahwa tidak diperbolehkan menggunakan jalan dengan cara yang dapat membahayakan pengguna jalan atau merusak jalan itu sendiri,” ungkapnya.

Ilham juga menyampaikan keprihatinannya terhadap mobil pengangkut tebu dan gula mentah yang melebihi standar muatan, yang juga dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan di wilayah tersebut.

Keluhan yang disampaikan oleh Ilham merupakan cerminan dari kekhawatiran masyarakat sekitar, yang merasakan dampak negatif dari aktivitas alat berat PT. PG Gorontalo terhadap kondisi jalan di beberapa kecamatan, seperti Tolangohula, Boliyohuto, Motilango Bilato, Asparaga, Paguyaman, dan Wonosari.

“Ilham menegaskan perlunya penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh PT. PG Gorontalo, yang hingga kini belum mendapat respons yang memadai dari pihak kepolisian,” ujarnya.

Pemuda Tolangohula menambahkan bahwa kekhawatiran mereka terhadap ketidakberanian aparat untuk menindak perusahaan tersebut adalah hal yang wajar, mengingat masih minimnya tindakan penegakan hukum yang dilakukan terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh PT. PG Gorontalo.

“Sampai saat ini, belum ada tindakan yang konkret dari pihak kepolisian terhadap aktivitas alat berat PT. PG Gorontalo, padahal aktivitas tersebut terus berlangsung dan menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat setempat,” tandasnya.

Continue Reading

Gorontalo

Pasar Malam Marisa Ditutup dengan Meriahnya Konser Spesial Bersama Artis Ibukota

Published

on

POHUWATO – Masyarakat Kabupaten Pohuwato dan para penggemar pasar malam menyambut momen penutupan pasar malam Marisa dengan antusias dan kegembiraan yang tiada tara. Dipanggil dengan sebutan lokal “hoya-hoya”, pasar malam ini telah menjadi pusat hiburan dan kegiatan sosial selama beberapa waktu, menarik pengunjung dari berbagai penjuru untuk menikmati keberagaman kuliner, barang unik, dan berbagai wahana hiburan.

Terletak di Desa Marisa Teratai, Kecamatan Marisa, pasar malam ini tidak hanya menjadi daya tarik lokal, tetapi juga menjadi magnet bagi wisatawan yang mengunjungi Kabupaten Pohuwato setiap tahunnya. Dengan tema akhir “Ganteng-Ganteng Ceria (GGC)”, panitia penyelenggara merencanakan penutupan yang megah dan tak terlupakan.

Para pengunjung akan disuguhi konser spesial dari beberapa artis ibukota yang diundang khusus untuk meramaikan penutupan pasar malam ini. Di antaranya, Imel, Mira, Ica, Mutia, dan DJ Rahmat Tahalu. DJ Rahmat Tahalu, dengan reputasi energi panggungnya yang memukau dan campuran musik yang beragam, diharapkan dapat memberikan penampilan yang mengguncang panggung utama pasar malam Marisa.

Acara konser spesial ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, (13/04/2024), di panggung utama pasar malam Marisa. Pengunjung yang hadir sangat bersemangat dan menantikan penampilan para artis serta DJ yang akan menghibur mereka hingga larut malam.

Salah satu pengunjung, Iswan, menyatakan kegembiraannya atas keberadaan pasar malam tersebut. “Saya cukup senang dengan pasar malam ini. Dengan adanya wahana-wahana dan beragam kegiatan, kami bisa melepas penat dengan santai di tempat ini. Semoga ini bukanlah penutupan terakhirnya, dan kita semua berharap ada lagi pasar malam yang gemilang dan meriah seperti ini di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Continue Reading

Gorontalo

Kecaman Terhadap Tragedi Longsor PETI: LSM Desak Tindakan Hukum Terhadap Pelaku Usaha

Published

on

GORONTALO – Tragedi longsor yang terjadi di lokasi pertambangan tanpa izin (PETI) yang dimiliki oleh salah satu pelaku usaha dengan inisial M, atau lebih dikenal sebagai Midun, menimbulkan kecaman keras dari LSM Pohuwato Watch dan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI).

Aktivis LSM Pohuwato Watch, Ruslan Pakaya, SH, menegaskan perlunya Aparat Penegak Hukum (APH) segera mengambil tindakan dengan memanggil pemilik lokasi untuk diproses hukum atas perusakan lingkungan yang berakibat fatal terhadap nyawa manusia serta menghilangkan habitat hewan dan tumbuhan di sekitar lokasi tersebut.

“Kita tidak perlu menjelaskan lebih lanjut, namun APH tentunya lebih memahami proses hukum dan sanksi yang berlaku bagi pelaku perusakan lingkungan tanpa izin,” tegas Ruslan dengan nada datar.

Ruslan juga menyoroti sikap para pelaku usaha yang tampak mengabaikan betapa mahalnya proses restorasi lingkungan yang telah dirusak dalam waktu singkat.

“Dana besar telah dialokasikan oleh negara untuk mengembalikan hutan yang telah gundul, namun segelintir orang dengan mudah merusaknya tanpa rasa takut akan konsekuensi hukum,” ungkapnya dengan kesal.

Ruslan berharap agar APH memberikan perhatian yang serius terhadap insiden yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia tersebut.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh aktivis LAI, Harson Ali, yang menekankan perlunya APH untuk mengambil langkah tegas dengan memanggil pemilik lokasi dan memproses hukum kegiatan ilegal tersebut.

“Agar ada efek jera, APH harus bertindak dan memproses hukum kegiatan ilegal yang dilakukan oleh pemilik lokasi,” tegas Harson.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler