Connect with us

Kabupaten Gorontalo

Lakukan Pungli, Oknum Pegawai Kantor Camat Terancam Diproses

Published

on

Hamzah Zees Direktur LBH Wahana Keadilan. | Foto Istimewa

KABGOR-Meski sudah diketahui melanggar undang-undang namun aksi pungutan liar masih saja marak terjadi. Seperti yang dilakukan salah satu oknum pegawai di Kantor Camat Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo ini. Ia di duga melakukan pungutan liar dan menguras seorang warga Desa Pilolalenga saat mengurusi surat keterangan waris.

Kasus ini pun telah diketahui Lembaga Bantuan Hukum Wahana Keadilan Kabupaten Gorontalo (LBH Wahana Keadilan), karena korban tak senang dan melapor. Menurut keterangan korban kepada Direktur Wahana Keadilan, Hamzah Zees, SH., bahwa dirinya dimintakan biaya pengurusan yang tidak sesuai, yakni sebesar Rp.100.000.

“Salah satu masyarakat, mengeluh kepada kami dengan tidak terimanya Pembiayaan pengurusan Surat Keterangan tersebut sebesar Rp.100.000,” jelas Hamzah Zees, SH.

Ia mengatakan, jika kasus ini tak segera diusut dan ditindaklanjuti, maka akan menyusahkan masyarakat yang berada di Wilayah Kecamatan Dungaliyo. “Nah Bagaimana dengan masyarakat tidak mampu?,” ucap Hamzah.

Setelah menerima laporan dari warga, pengacara muda itu melakukan konfirmasi kepada salah satu pegawai Kecamatan Dungaliyo, melalui sambungan Telepon. Bahwa yang mana oknum itu menjelaskan, bahwa porsi Anggaran operasional yang berada di Kecamatan Dungaliyo sudah tidak ada sama sekali atau nol rupiah.

“Sampai Token Listrik Rumah Dinaspun sudah padam, kami sudah tidak mampu untuk membeli. Karena memang sudah tidak ada anggaran sama sekali…biaya Kertas dan lain-lainpun butuh anggaran. Jadi, kami melakukan pungutan tersebut kepada masyarakat.”

Menurut Hamzah pernyataan yang di uraikan oleh oknum tersebut tidak masuk akal, jika ini terjadi dan tidak di Klarifikasi oleh pemerintah kecamatan. Maka pemerintah sudah melanggar UU Pasal 423 KUHP.

“Pegawai Negeri yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara hukum, dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa orang lain untuk menyerahkan sesuatu, melakukan suatu pembayaran, melakukan pemotongan terhadap suatu pembayaran atau melakukan suatu pekerjaan untuk pribadi sendiri, dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya enam tahun” jelas Hamzah

Di pun menambahkan Jika dalam 2×24 jam tidak ada penjelasan oleh pihak Kecamatan Dungaliyo, untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan masyarakatnya. Maka, kami siap menempuh jalur “Hukum” berikutnya yang sudah di atur dalam Undang-Undang di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dugaan Pungli ini, terjadi Senin, 02 November 2020 di Kantor Camat Dungaliyo kepada salah satu Masyarakatnya. Dugaan ini sudah lama terjadi selama masa Pandemi Covid-19, karena penjelasannya “Refocusing” Anggaran.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gorontalo

KPU Kabgor Siap Gelar Debat Paslon Sesi Terakhir

Published

on

KABGOR-Seluruh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo nantinya akan bertarung gagasan pada debat publik 29 November 2020.

Kegiatan yang di selenggarakan Komisi Pemilihan Umum Kabgor itu akan digelar di Hotel Damhil Kota Gorontalo.

Masing-masing gagasan para cabup cawabup dipresentasikan kepada rakyat kabupaten Gorontalo dan masyarakat yang akan menilai langsung siapa figur yang akan menjadi pilihan mereka. Adapun tema debat kali ini di antaranya “keselarasan pembagunan, memperkokoh NKRI dan pencegahan COVID-19”.

Dan Untuk bisa menjangkau seluruh warga Kabupaten Gorontalo KPU juga menayangkan debat secara langsung melalui laman Facebook komisi pemilihan umum Kabupaten gorontalo – Kabupaten Gorontalo KPU.

Continue Reading

Advertorial

WaliKota Gorontalo Jadi Narasumber Tentang Kesehatan Pulih dan Ekonomi Bangkit

Published

on

Kesehatan pulih, ekonomi bangkit, wisata aman selama masa pandemi Covid-19, bukan hanya menjadi jargon semata oleh Pemerintah Kota Gorontalo.

Tetapi hal tersebut menjadi program kebijakan Pemerintah Kota Gorontalo, khususnya selama pandemi Covid-19 untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, menumbuhkan perekonomian daerah di semua sektor.

Seperti pemberian stimulus pajak retribusi di bidang industri pariwisata diantaranya, rumah makan, perhotelan, pelaku UMKM dalam hal ini penjual souvenir dan lain sebagainya.

Menariknya program kebijakan Pemerintah Kota Gorontalo tersebut, manjadi topik hangat dan dibahas pada kegiatan Live Talkshow tentang kesehatan pulih ekonomi bangkit dan wisata aman di masa pandemi Covid-19, Kamis (12/11/2020).

Wali Kota Gorontalo Marten A. Taha sendiri, menjadi narasumber pada kegiatan yang digelar Kamis secara daring oleh RRI. Dan Wali Kota paparkan program kebijakan yang telah dilaksanakan itu, telah memberikan dampak baik terhadap kehidupan masyarakat.

“Selain pelaku industri pariwisata, perdagangan dan sektor lainnya, program kebijakan ini tentu telah memberikan dampak baik terhadap kehidupan masyarakat di masa pandemi Covid-19,” ujar Marten.

Bukan hanya itu saja program kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Gorontalo, tetapi ada juga program lain seperti menggratiskan iuran pelanggan PDAM Kota Gorontalo, selama tiga bulan.

Nah, program tersebut kemudian ditindak lajuti dengan penghilangan denda iuran PDAM Kota Gorontalo, terhadap pelanggan. “Program yang digagas melalui PDAM Kota Gorontalo ini, adalah bentuk kepedulian Pemerintah Daerah kepada masyarakat,” ucapnya.

Semua program kegiatan yang dijalankan Pemerintah Kota Gorontalo dalam rangka penanganan pandemi Covid-19, tentu memiliki landasan hukum yang jelas.

Termasuk Perwako tentang penanganan Covid-19, aturan yang berkaitan dengan pendisiplinan protokol kesehatan serta sejumlah aturan serupa, yang diterbitkan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Pemberian jaminan oleh Pemerintah Kota Gorontalo terhadap masyarakat, juga pada bidang kesehatan. Dimana Pemerintah Kota Gorontalo bekerjasama dengan seluruh stakeholder termasuk TNI/Polri, menegakkan pendisiplinan protokol kesehatan di semua tempat umum.

“Secara rutin operasi yustisi khususnya penegakkan aturan protokol kesehatan, dijalankan Pemerintah Kota Gorontalo dan instansi vertikal lain. Hasilnya pun sangat baik, Kota Gorontalo pada zona hijau dan zona kuning,” pungkas Marten.

Continue Reading

Kabupaten Gorontalo

Gara-Gara Chamdi Tomy, Remaja Kabgor Bergeliat di Politik

Published

on

KABGOR-Memaknai hari pahlawan tidaklah harus dengan pertumpahan darah atau kontak senjata, cukup dengan beradu ide dan gagasan kita telah mengambil peran penting sebagaimana cita-cita mereka yang terdahulu untuk menjadikan bangsa ini maju dan berkeadilan. Dengan berprinsip seperti itu secara tidak langsung kita diharapkan dapat mengemban amanat untuk melanjutkan tongkat estafet perjuangan.

Di era demokrasi, semua pihak diberikan keleluasaan untuk berekspresi dan berpendapat termasuk para kaum milenial. Dimana semua orang diberikan kesempatan yang sama untuk mewujudkan impian mereka masing-masing.

Berbicara politik atau terlibat langsung dalam kerja-kerja politik tentu sah-sah saja asal mampu mengemban tugas dan memiliki kemampuan dan kapabilitas yang bisa dipertanggungjawabkan.

Layaknya pasangan Chamdi Tomy yang merupakan kontestan termuda pada pemilihan kepala daerah Kabupaten Gorontalo 2020 selalu menjadi idola baru di kalangan orang muda, dimana dengan integritas yang mumpuni dan segudang ide dan gagasan yang mereka tawarkan bahwa politik haruslah mencerdaskan, dan mengena kesemua sendi-sendi kehidupan.

Menurut mereka pendidikan politik yang baik akan memberikan pemahaman yang baik pula terhadap moral dan etika politik, sehingga tidak terjebak dalam paradigma politik yang salah. Dengan kehadiran mereka pada perhelatan pemilihan Kepala daerah di kabupaten Gorontalo dianggap sebagai representatif orang muda yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

Hal itu dibuktikan saat Pasangan nomor urut 3 melakukan kampanye, partisipasi orang muda dan tua tak bisa di bendung, mereka ingin secara langsung berinteraksi dan menyampaikan aspirasi yang selama ini di anggap tidak sesuai dengan peruntukannya. Dengan mengusung konsep ayo kolaborasi (MOAWOTA) pasangan Chamdi Tomy di daulat oleh anak anak muda dan orang tua yang ada di kabupaten Gorontalo sebagai keterwakilan mereka dalam kerja-kerja politik.

Continue Reading

Terpopuler