Connect with us

Advertorial

Respon Rate Tinggi, Gorut Terima Penghargaan dari BPS Pusat

Published

on

GORUT-Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) menerima penghargaan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai kabupaten dengan respons rate tertinggi dalam pelaksanaan sensus penduduk secara online tahun 2020.

“Penghargaan dari BPS pusat atas prestasi yang dicapai oleh Gorontalo khususnya Gorontalo Utara. Dari target 4459 itu yang mau didata tapi ternyata kita melampaui target hampir 8.000 atau 8.000 lebih sehingga capaian kita hampir 200% dan itu dari 518 kabupaten kota Kabupaten seluruh Indonesia” ujar Bupati Gorut Indra Yasin usai menerima kunjungan Kepala BPS Pusat yang sekaligus menyerahkan Piagam Penghargaan, di ruang kerjanya, Senin (24/08/2020).

Kepada media, Indra Yasin mengatakan menurut Kepala BPS Gorut, Kabupaten Gorontalo Utara menjadi salah satu penerima dari beberapa kabupaten/Kota yang menerima penghargaan.

Sehingga, hal ini tentu menjadi satu kebanggan bagi kabupaten Gorontalo Utara. Selain Gorontalo Utara juga menjadi salah satu kabupaten dari 10 kabupaten yang akan dijadikan sebagai Uji Coba pelaksanaan sensus penduduk secara online di musim pandemi.

“Dan saya kira itu satu prestasi tersendiri, kita satu Kabupaten dari 518 kabupaten se-indonesia dan ini saya kira suatu kepercayaan yang membanggakan bagi pemerintah daerah, oleh sebab itu kita pemerintah daerah merespon kembali BPS Kabupaten Gorontalo Utara untuk melaksanakan sensus online tadi sebagai salah satu kabupaten uji coba dan itu berdasarkan prestasi yang kita capai beberapa waktu lalu” imbuhnya.

Indra Yasin menerangkan, untuk pelaksanaan uji coba akan berlangsung selama satu bulan, dimulai pada tanggal 1 September sampai 30 September. Olehnya, orang nomor satu di Gorut itu berharap semua aparat khususnya pemerintah Kecamatan dan kepala desa, sampai dusun untuk bisa memberikan dukungan sepenuhnya.

Keberhasilan sebelumnya dikatakan Indra Yasin tidak lepas dari dukungan para aparat dan lebih khusus masyarakat Gorut. Sehingga itu, dirinya mengucapkan terimakasih kepada seluruh aparat dan juga masyarakat Gorut.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan penghargaan yang saya terima tadi sebetulnya adalah penghargaan kepada masyarakat Gorontalo Utara secara keseluruhan karena merekalah yang memberikan data kepada BPS sehingga keberhasilan ini kita bisa capai secara bersama-sama” tukasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertorial

Pemda Pohuwato Gelar Safari Ramadan Di Kecamatan Marisa

Published

on

POHUWATO – Hari kesembilan bulan Suci Ramadan, Bupati Pohuwato Saipul Mbungina melakukan safari di Kecamatan Marisa, turut pula dalam kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dana hibah ke Takmirul masjid Ah-Daniah Desa Marisa Selatan, (21/4/2021).

Bupati Saipul A. Mbuinga mengungkapkan bantuan yang diberikan kiranya bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk pengembangan masjid, mengingat saat ini masih sementara dalam proses pengerjaan.

Dirinya juga mengajak kepada para jamaah yang hadir untuk banyak bersyukur kepada Allah SWT karena masih dipertemukan dengan bulan suci ramadhan tahun ini.

“Di bulan yang penuh berkah ini agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memperbanyak amalia,” Ungkapnya.

Tak hanya itu, Saipul mengingatkan kepada masyarakat agar turut aktif dalam menyukseskan pelaksanaan vaksinasi yang di gaungkan pemerintah bisa maksimal. “kami sudah melakukan vaksinasi, sehingga diharapkan masyarakat bisa bersama-sama ikut vaksin untuk kedepannya,” Tutur Saipul.

Continue Reading

Advertorial

Indra Yasin Imbau Pegawainya Tak Lakukan Mudik

Published

on

GORUT – Menindak lanjuti surat edaran dari menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy tentang larangan mudik lebaran di tanggapi Pemerintah Daerah kabupaten Gorontalo Utara.

Bupati Indra Yasin mengungkapkan, Gorontalo Utara sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan beberapa provinsi tentu saja menjadi akses jalur masuk para warga yang ingin bepergian, sehingga melalui kesempatan tersebut tiap-tiap perbatasan akan diperketat jalur masuk maupun keluarnya.

Menurut Indra yang dapat melalui perbatasan hanya memiliki keperluan mendesak seperti mobil pengangkut barang-barang kebutuhan, Ambulan. Sementara untuk beberapa pelaku perjalanan yang ingin mengunjungi keluarga sakit, meninggal harus mengantongi surat swab anti gen dan sertifikat vaksinasi.

“Yang dapat dibenarkan lewat saat mudik itu antara lain logistik, yang kedua ambulans, yang ketika dibenarkan juga karena mendesak yaitu karena dia ada kedukaan, tapi harus persyaratannya dia sudah di vaksin dan swab anti gen, dan kalau tidak ada dia diminta balik” Jelasnya.

Dirinya juga menegaskan kepada para pegawai yang bertugas di pemerintahan Gorontalo Utara dan berasal berasal daeu luar daerah tidak perbolehkan untuk melakukan mudik.

“Bahwa tidak ada pegawai-pegawai dari luar daerah untuk kembali ke daerahnya, tetap hanya di dalam daerah tugasnya. Tidak di benarkan yang akan melakukan perjalanan untuk mudik pada lebaran,” Jelas Indra.

Continue Reading

Advertorial

Indra Yasin Ikuti Rakor Larangan Mudik Lebaran

Published

on

Bupati Gorut saat mengikuti Rapat Lintas Sektoral Polres Gorut dan Polres Gorontalo

GORUT – Himbauan Pemerintah Pusat yang memberlakukan larangan mudik mulai 6-17 Mei 2021 di respon positif oleh stakeholder dan masyarakat, hal ini dinilai sangat tepat dalam menekan angka penyebaran virus covid 19.

Bupati Indra Yasin yang turut hadir dalam pertemuan secara virtual lintas sektoral antara Kepolisian resort Gorontalo Utara dan Gorontalo yang di pimpin Kepala Kepolisian Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo, di Aula Titimenga, (21/4/2021).

Menurut Bupati Indra Yasin, Rapat koordinasi yang dilaksanakan tersebut guna menindaklanjuti surat edaran yang dikeluarkan kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tentang larangan mudik.

“Rapat koordinasi yang dilakukan itu hanya satu intinya, yaitu persiapan menghadapi mudik lebaran. Dari surat edaran kementerian, sudah ada larangan mudik, bagi PNS dan juga termasuk masyarakat,” Jelas Indra.

Kata Indra, meskipun sudah terjadi penurunan kasus Covid 19, tetap langkah antisipasi pemerintah dalam melakukan larangan dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menekan lajunya penyebaran virus pasca lebaran.

“Memang sekarang sudah terjadi penurunan akan tetapi Kita waspadai, seperti yang terjadi di India, yang mengalami lonjakan drastis, dan itu dikhawatirkan oleh pemerintah” Jelas Indra.

“Maka hari ini, Panglima TNI, Kapolri, bersama seluruh Forkopimda Indonesia, Gubernur, kepala daerah, Bupati, Walikota se Indonesia untuk melakukan rapat, mencegah jangan sampai terjadi peristiwa yang sama yang terjadi di India terjadi di Indonesia,” Tutur Indra.

Continue Reading

Terpopuler