Connect with us

Kota Gorontalo

Rumusan RKPD Tahun 2022, Jadi acuan Musrenbang Tingkat Kota Gorontalo

Published

on

Kepala Bappeda Kota Gorontalo, Meidy N. Silangen || Foto Istimewa

KOTA GORONTALO – Kepala Bappeda Kota Gorontalo, Meidy N. Silangen mengatakan, rumusan RKPD Kota Gorontalo tahun 2022, akan menjadi acuan pada pelaksanaan Musrenbang tingkat Kota Gorontalo nanti. Kegiatan ini membahas seluruh usulan yang disampaikan pada kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan, maupun Epokir (Evaluasi program kerja) dan RKPD yang sudah disiapkan oleh masing-masing OPD.

“Memang selama ini tidak difasilitasi untuk kegiatan ini, karena ada aturan terbaru bahwa Epokir itu harus masuk di dalam usulan Musrenbang, tujuh hari sebelum pelaksanaan Musrenbang tingkat Kota Gorontalo. Dan Pemerintah Kota Gorontalo sendiri, sudah menjadwalkan Musrenbang ini pada tanggal 23 Maret tahun ini,” Jelas Meidy pada penutupan agenda tersebut di kota Manado, .

Menariknya tambah meidy, dari kegiatan ini adalah keseriusan unsur DPRD yang diketahui bersama, tidak memiliki waktu luang pada pertemuan. Sehingga, bias-bias dalam perencanaan sering kali terjadi. Misal, usulan yang tidak ada dalam epokir, pada saat pembahasan RAPBD tiba-tiba harus muncul.

“Padahal, semuanya harus pada mekanisme. Dan saya sebagai Kepala Bappeda Kota Gorontalo, tentu sangat senang. Karena bisa memfasilitasi forum hari ini, dalam konteks membahas dengan mitra kerja. Dan kegiatan ini juga, sebenarnya bagian dari perjuangan DPRD, karena mendapat suport anggaran dari DPRD,”

“Dimana sebelumnya kami melaksanakan diseminasi, dan hari ini kami bisa melaksanakan forum yang sangat luar biasa ini yang dihadiri dari berbagai lembaga,” jelas Meidy.

Dikatakannya, berkat sinergitas bersama DPRD sehingg kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik.

“Saya jelaskan kepada mitra kerja, dimana kegiatan ini sudah diamanatkan oleh KPK RI, dimana dalam kertas kerja masih terdapat kekurangan tentang epokir ini. Dan secara total dari kegiatan ini tercatat ada 666 usulan dari tingkat kelurahan yang dibahas, namun yang akan masuk di tingkat kecamatan hanya 150 usulan. Dan data yang ada 50 untuk infrastruktur, 100 usulan untuk sosial dan budaya kemudian 100 usulan untuk bidang ekonomi. Namun untuk kecamatan Dungingi mencapai 362 usulan, dan epokirnya mencapai 243 sehingga menjadi 605 usulan. Namun disyukuri juga, karena dari 605 ini ada 147 usulan yang merupakan dari masyarakat, sehingga kita bisa menggiring apakah ini yang menjadi prioritas kedepan masuk pada usulan tingkat Kota Gorontalo,” ujarnya.

Semua usulan ini belum dipetakan, dan Bappeda Kota Gorontalo segera mungkin untuk memetakan usulan program tersebut. Sehingga, ketika Musrenbang nanti sudah bisa diketahu apa saja program usulan yang dibiayai oleh DAK atau DAU dan APBN dan APBD Provinsi, Kota dan CSR.

“Misalnya seperti program Baznas Kota Gorontalo, yang sudah bisa kami gambarkam untuk dibiayai melalui anggaran mana. Bappeda Kota Gorontalo juga, akan berkolaborasi dengan TAPD Kota Gorontalo, menyepakati dengan Badan Anggaran DPRD Kota Gorontalo,” pungkasnya.

Advertorial

Pesan Wali Kota Marten Taha di Hari Lebaran 1445 Hijriah

Published

on

KOTA GORONTALO – Dalam rangka memperingati momen Lebaran 1445 Hijriah, Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, menyampaikan pesan penting tentang menjaga dan mempererat silaturahim di antara masyarakat. Acara ini berlangsung dalam format open house di rumah pribadinya pada Jumat (12/4/2024), yang dihadiri oleh sejumlah pimpinan OPD, perwakilan organisasi kemasyarakatan, pemangku adat, serta warga sekitar.

Dalam sambutannya, Marten Taha menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1445 Hijriah. Bagi Marten, Lebaran merupakan momen yang sangat membahagiakan bagi dirinya, keluarga, dan masyarakat. Ia menekankan bahwa dalam momen ini, semua orang saling bersilaturahmi, saling memaafkan, dan saling mengikhlaskan kesalahan yang pernah terjadi.

“Momen ini bagi saya merupakan momen yang sangat membahagiakan, dan tentunya bagi seluruh masyarakat juga. Karena dalam momen yang penuh rahmat ini, kita semua di sini bersatu dalam silaturahmi dan memaafkan satu sama lain,” ujar Marten.

Marten berharap bahwa setelah momen Idulfitri berlalu, semua lapisan masyarakat dapat kembali bersatu dan hidup berdampingan dengan baik, serta merajut kembali kebersamaan yang telah terjalin. Pesannya mencerminkan pentingnya persatuan dan harmoni di tengah-tengah masyarakat, serta nilai-nilai saling pengertian dan toleransi yang harus terus dijaga.

Continue Reading

Advertorial

Perayaan Idul Fitri di Kota Gorontalo: Pesan Kebangsaan dari Wali Kota Marten Taha

Published

on

KOTA GORONTALO – Momentum keagamaan yang penuh makna, seperti perayaan Idul Fitri, seringkali menjadi momen yang tepat bagi pemimpin untuk menyampaikan pesan-pesan kebangsaan dan nilai-nilai yang bersifat mendalam kepada masyarakat. Tak terkecuali di Kota Gorontalo, di mana Wali Kota Marten Taha mengambil kesempatan sebagai khatib pada salat Ied 1 Syawal 1445 H di Masjid Agung Baiturrahim.

Dalam khutbahnya, Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, dengan penuh kebijaksanaan, menyoroti pentingnya kepemimpinan yang diilhami oleh sifat-sifat mulia Rasulullah SAW. Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah diangkat sebagai pedoman yang harus diteladani oleh setiap pemimpin dalam menjalankan tugasnya. Marten menegaskan bahwa kepemimpinan yang kokoh dan berintegritas merupakan pondasi utama dalam membangun sebuah masyarakat yang maju dan sejahtera.

Namun, lebih dari sekadar pembahasan tentang kepemimpinan, Marten Taha juga mengajak jemaah untuk merenungi pentingnya kesatuan dalam perbedaan. Menurutnya, perbedaan adalah bagian dari sunatullah yang harus dikelola dengan bijaksana. Dalam suasana yang dipenuhi oleh perbedaan, Marten Taha mendorong agar masyarakat bersatu dan bekerja sama untuk membangun daerah, terlepas dari latar belakang dan perbedaan yang ada.

Selain itu, Wali Kota Gorontalo juga menyampaikan rasa syukur atas situasi kondusif yang terjaga di Kota Gorontalo selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri. Marten Taha mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam merayakan nilai-nilai kemanusiaan dan kebaikan, serta mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta dalam menciptakan suasana yang nyaman dan aman selama perayaan Idul Fitri.

Pesan-pesan kebangsaan dan semangat kebersamaan yang disampaikan oleh Wali Kota Gorontalo ini menjadi refleksi penting bagi seluruh masyarakat, tidak hanya di Kota Gorontalo, tetapi juga di seluruh Indonesia. Semangat untuk bersatu dalam perbedaan dan bekerja sama dalam membangun negeri merupakan kunci keberhasilan bagi kemajuan dan kemakmuran bersama.

Perayaan Idul Fitri di Kota Gorontalo bukan hanya merupakan momen keagamaan semata, tetapi juga menjadi momentum untuk merajut kembali tali persaudaraan, meningkatkan toleransi, dan memperkuat rasa persatuan di tengah-tengah masyarakat yang heterogen. Semoga pesan-pesan kebijaksanaan dari Wali Kota Marten Taha dapat menginspirasi dan membawa berkah bagi semua.

Continue Reading

Advertorial

Buka Puasa Bersama Insan Pers: Marten Taha Menyebut Jurnalis sebagai Ruh Pemerintah

Published

on

KOTA GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, kembali menggelar acara buka puasa bersama insan pers, sebuah kegiatan yang menjadi agenda rutin dan diinisiasi oleh Dinas Komunikasi dan Persandian Kota Gorontalo. Tahun ini, acara berlangsung di Bandayo Lo Yiladia (BLY), Ahad (07/04/2024).

Sebelum memulai buka puasa, Marten Taha dan para jurnalis terlebih dahulu melakukan sesi sharing, sebagai bentuk apresiasi atas peran penting media dalam kehidupan masyarakat dan pemerintahan. Menurut Marten Taha, pers memiliki peran yang tak tergantikan sebagai “ruh” pemerintahan.

“Menganggap media sebagai ruh pemerintah bukanlah tanpa alasan. Media tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga memberikan masukan, kritik, saran, dan usulan yang membangun untuk pembangunan daerah,” ungkap Marten, menekankan pentingnya peran media dalam pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Marten Taha juga menyoroti peran media dalam memberikan inspirasi bagi perencanaan dan pelaksanaan program-program pemerintah. “Media menjadi cermin yang mencerminkan keadaan masyarakat, sehingga bisa menjadi sumber inspirasi bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan dan peningkatan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Marten Taha juga mengucapkan terima kasih atas terlaksananya sesi sharing yang diadakan oleh Dinas Komunikasi dan Persandian. Ia juga mengingatkan mitra media untuk lebih peka terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat serta memberikan masukan yang konstruktif kepada pemerintah.

“Kita berharap mitra media dapat terus mendukung program dan pembangunan daerah dengan memberikan masukan yang bermutu serta mengawal kebijakan pemerintah untuk kepentingan masyarakat secara keseluruhan,” pungkas Marten Taha, menegaskan komitmen untuk menjaga hubungan yang baik antara pemerintah dan media dalam upaya membangun Gorontalo yang lebih baik.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler