Connect with us

Provinsi Gorontalo

Sedekah 25 Persen Hasil Pertanian, Kelompok Tani ini Jadi Sasaran Kunjungan Kerja Komisi II DPRD Provinsi

Published

on

Rombongan Komisi II DPRD Provinsi dipimpin Espin Tuli melihat langsung program pertanian di Kelompok Tani Al-Hidayah Bone Bolango, Kamis (24/10/19)

Bonebol – Komisi II DPRD Provinsi kamis  (24/10/19) melakukan kunjungan kerja ke kelompok tani Al-Hidayah. Kunjungan ini untuk melihat langsung jalannya program bantuan pertanian di Desa Bulontala Timur, Kecamatan Suwawa Timur Kabupaten Bone Bolango.

Rombongan komisi di pimpin Espin Tuli dan di dampingi Dinas Pertanian Provinsi sebagai pelaksana program.

Espin Tuli meminta kepada kelompok tani agar pemberian bantuan pupuk dan benih yang diberikan langsung dinas terkait bisa dikelola dan dimanfaatkan dengan baik untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

“Hadirnya bantuan seperti ini saya harap bisa menggugah masyarakat untuk berkebun sehingga hasilnya juga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Al-Hidayah ini” ujar Espin.

Yang menarik dari kelompok Tani Al-Hidayah ini adalah, setiap kali panen, anggotanya selalu menyisihkan sekitar 25 persen hasil pertaniannya untuk kegiatan amal seperti pembangunan masjid dll, “kelompok tani yang berasal dari jamaah masjid ini luar biasa, sebagian hasilnya digunakan untuk masjid, kata Nasir Majid.

Semoga kedepan kelompok-kelompok tani yang lain juga bisa mengikuti model program yang diterapkan kelompok Tani Al-Hidayah ini. Tambah Nasir

Baiknya pengelolaan kelompok tani ini diharapkan dibarengi dengan pendampingan penyuluh yang baik, penyuluh diharapkan hadir untuk mendampingi petani mulai dari memaksimalkan pra panen hingga pasca panen, ujar Fadli Hasan yang juga Anggota Komisi II.

“kita dari komisi II akan ada anggaran khusus untuk penyuluh-penyuluh yang berprestasi, bisa mendampingi petani mulai dari awal hingga produksi pertaniannya meningkat. Tutup Fadli

Dalam hal ini kelompok tani Al-Hidayah setiap  kali melakukan panen menyisihkan 25℅ dari hasil panen yang didapat untuk pembangunan mesjid sebagimana yang dijelaskan oleh ketua Yusuf Lobu.

Hal ini diapresiasi oleh komisi II. Bapak Nasir Majid “Kelompok tani yang berasal dari jamaah mesjid ini luar biasa, sebahagian hasil panennya disumbangkan untuk pembangunan mesjid dan Kami sangat mengapresiasi hal tersebut. Semoga ada inisiator-inisiator baru yang lahir di tiap tiap Desa yang ada di Provinsi Gorontalo.”

Sementara itu Bapak Fadli hasan berharap ada pendampingan dari penyuluh kepada kelompok kelompok tani untuk bisa memaksimalkan hasil dari pra sampai pasca panen. “kita dari komisi dua akan ada anggaran khusus bagi penyuluh penyuluh yang berprestasi.” pungkasnya.

News

Tanggapi Pernyataan Jasin Mohammad, Ketua OC Tegaskan Muprov Kadin Gorontalo Ditunda Murni Karena Arahan Pusat, Bukan Masalah Finansial

Published

on

GORONTALO — Ketua Panitia (Organizing Committee/OC) Musyawarah Provinsi (Muprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo, Sulyanto Pateda, S.E., angkat bicara menanggapi isu yang beredar terkait pelaksanaan Muprov Kadin Gorontalo. Ia secara tegas membantah pernyataan Jasin Mohammad yang menyiratkan bahwa Kadin Gorontalo tengah mengalami kendala sehingga pelaksanaannya tertunda.

“Statemen Bapak Jasin Mohammad tentang kesanggupannya membiayai jalannya Muprov Kadin Gorontalo, itu sama sekali tidak seperti yang dia utarakan. Narasi yang dibangun itu tidak sesuai fakta. Jadi, salah besar apa yang disampaikan oleh Jasin Mohammad” tegas Sulyanto Pateda, Jumat.

Ia menekankan bahwa Kadin Provinsi Gorontalo saat ini dalam kondisi sangat siap, baik secara kepanitiaan maupun pendanaan, untuk menggelar seluruh rangkaian musyawarah mulai dari tingkat Kabupaten (Mukab), tingkat Kota (Mukot), hingga Muprov. Bahkan, pihak Kadin Gorontalo telah mengirimkan surat pemberitahuan resmi mengenai kesiapan tersebut kepada Kadin Indonesia.

Lebih lanjut, Sulyanto meluruskan bahwa tertundanya pelaksanaan Muprov semata-mata merupakan bentuk kepatuhan kepengurusan daerah terhadap instruksi dari Kadin Pusat.

“Sesuai arahan Kadin Indonesia, Muprov ditunda sementara sambil menunggu petunjuk dan arahan selanjutnya. Kadin Provinsi pada prinsipnya sangat siap menggelar Mukab, Mukot, dan Muprov, hanya saja sampai saat ini kami masih menunggu asistensi dari Kadin Indonesia,” jelasnya.

Sulyanto membeberkan, Kadin Indonesia juga telah membalas dan menyurat resmi ke Kadin Provinsi Gorontalo untuk meminta penundaan sementara Muprov. Ada beberapa pertimbangan krusial di tingkat pusat yang menjadi alasan penundaan tersebut.

“Penundaan ini memiliki alasan yang jelas dari pusat, di antaranya karena Ketua Umum Kadin Indonesia sedang mempersiapkan agenda mendampingi Presiden ke luar negeri. Selain itu, Wakil Ketua Umum, jajaran OKK, serta pengurus teras lainnya saat ini sedang menunaikan ibadah haji,” papar Sulyanto.

Terkait kelanjutan agenda strategis tersebut, Sulyanto memastikan bahwa komunikasi dengan Kadin pusat terus berjalan dengan baik.

“Berdasarkan informasi terakhir, dalam waktu dekat tim asistensi dari Kadin Indonesia akan turun langsung ke Gorontalo untuk mensupervisi persiapan Muprov. Intinya, Kadin Gorontalo sangat siap, kita hanya menunggu waktu dan arahan yang tepat dari Kadin Indonesia,” pungkasnya.

Continue Reading

Daerah

Kampung Nelayan Leato Selatan, Kolaborasi Prabowo Subianto dan Adhan Dambea

Published

on

Gorontalo – Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Gorontalo dalam agenda peresmian Kampung Nelayan di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Program Kampung Nelayan tersebut dinilai menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Gorontalo dalam menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat pesisir dan nelayan.

Sekretaris Gerindra Kota Gorontalo, Zulfikar M Tahuru, mengatakan Program Kampung Nelayan Leato Selatan menunjukkan sinergi yang baik antara Presiden Prabowo dan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.

“Kampung Nelayan Leato Selatan merupakan hasil kolaborasi Presiden Prabowo dan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pesisir dan nelayan,” ujar Zulfikar M Tahuru.

Menurutnya, program pemerintah pusat tersebut berjalan dengan baik di daerah karena adanya dukungan dan fasilitasi dari pemerintah daerah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Program Kampung Nelayan di Leato Selatan diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan kawasan pesisir, mendukung aktivitas ekonomi nelayan, serta memperbaiki kesejahteraan masyarakat sekitar.

Kehadiran Presiden Prabowo meresmikan langsung program tersebut juga dinilai menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan daerah dan masyarakat nelayan di Kota Gorontalo.

Continue Reading

Daerah

Gerindra Gorontalo Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden

Published

on

Gorontalo – Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Gorontalo dalam rangka meresmikan Program Kampung Nelayan di Kota Gorontalo berlangsung lancar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Momentum tersebut turut mendapat perhatian dari Gerindra Gorontalo yang menyampaikan apresiasi kepada Adhan Dambea atas perannya dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah pusat tersebut di daerah.

Sekretaris Gerindra Gorontalo, Moh Nasir Majid, mengatakan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya warga pesisir dan nelayan.

“Kami mengapresiasi dukungan dan peran Pak Adhan Dambea dalam memfasilitasi serta mendukung Program Kampung Nelayan di Kota Gorontalo. Kehadiran Presiden Prabowo meresmikan langsung program ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Gorontalo,” ujar Moh Nasir Majid.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler