Connect with us

Advertorial

Jelang Peniadaan Mudik Posko Perbatasan Dijaga Ketat

Published

on

Bupati Gorontalo Utara meninjau kesiapan di Posko penjagaan perbatasan, termasuk juga menjalin koordinasi dengan pos penjagaan yang berada di wilayah Bolmut Sulawesi Utara || Foto HUMAS

GORUT – Satu hari menjelang pemberlakuan peniadaan mudik, pada besok tanggal 6, Forkopimda Gorontalo Utara meninjau kesiapan di Posko penjagaan perbatasan, termasuk juga menjalin koordinasi dengan pos penjagaan yang berada di wilayah Bolmut Sulawesi Utara,” Hal tersebut Diungkapkan Bupati Indra Yasin, (5/5/2021).

Dari peninjauan tersebut Indra menjelaskan saat ini kesiapan posko penjagaan telah siap untuk digunakan, sehingga untuk besok hari seluruh petugas diminta untuk bisa menggunakannya.

“Alhamdulillah kita sudah lihat sudah ada kesiapan semua. Hanya memang masi ada pembenahan-pembenahan, dan mudah-mudahan besok pagi itu sudah kelihatan lebih bagus lagi. Dan mudah-mudahan tidak ada kendala apa-apa, ” Tutur Indra Yasin.

Sementara untuk para pelaku perjalanan yang akan melintasi Gorontalo Utara untuk ke wilayah yang lainnya tetap tidak diperbolehkan, sebab hal tersebut menjadi ketentuan aturan yang diberlakukan oleh pemerintah pusat.

“Tidak boleh, kita harus berhentikan,” Tegasnya.

Senada dengan hal itu Kapolres Gorontalo Utara mengatakan Seluruh pemudik baik ke Gorontalo maupun ke daerah lainnya itu tidak di perbolehkan.

“Tetap tidak boleh. Kemanapun tujuannya dalam rangka mudik sudah jelas di surat edaran kepala satgas COVID-19 nomor 13 tahun 2021, dalam rangka untuk mengantisipasi arus mudik tanggal 6 sampai 17 tidak diberlakukan atau ditiadakan mudik,”

“Kecuali logistik, petugas dengan surat tugas, keperluan mendesak seperti menghadiri kedukaan, kemudian mengunjungi orang sakit, tapi ada ketentuan-ketentuan lagi kepada mereka,” Ujarnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertorial

Wabup Thariq Modanggu Hadir Sebagai Pemateri di SPN Polda Gorontalo

Published

on

Wakil Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu

GORUT – Acara yang turut dihadiri kurang lebih 80 orang yang terdiri dari pengasuh dan pendidik SPN Polda Gorontalo, bertempat di SPN Polda, Kamis (22/07/2021), turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Thariq Modanggu.

Thariq Modanggu pada acara tersebut mendapat kepercayaan dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Gorontalo untuk memberikan materi tentang wawasan kebangsaan kepada personel SPN Polda Gorontalo.

Saat ditemui usai acara, orang nomor dua di Gorut itu menuturkan bahwa, materi yang dibawakannya tersebut sifatnya sangat penting terutama dalam menghadapi perkembangan jaman saat ini.

“Kenapa? karena perkembangan dunia hari ini, termasuk tantangan – tantangan dihadapi, maka tentu saja pengertian perspektif tentang pengertian wawasan kebangsaan ini harus terus diasah dan dikembangkan,” ungkap Wabup Thariq.

Menurut dalam materi wawasan kebangsaan ini tentu memberikan gambaran dan arah yang jelas bagi kelangsungan hidup bangsa, sekaligus perkembangan kehidupan bangsa dan Negara dimasa depan

“Dan harus perlu kita ketahui, bahwa didalam wawasan kebangsaan itu terutama mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” Ujarnya.

Iapun berharap melalui materi wawasan kebagsaan ini, terutama soal pemahaman tentang konsep wawasan kebangsaan. Selain itu bagaimana meningkatkan peran dari pada segenap pendidik dan aparatur dalam menyiapkan tenaga – tenaga Polri yang benar – benar memiliki wawasan komperehensif.

“Dan ini sangat penting bagi pelaksanaan tugas anggota Polri sendiri. Tentu atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan terimakasih kepada SPN Polda Gorontalo. Dan saya juga bersyukur pada sesi dialog tadi, ternyata perwira – perwira kepolisoan yang menjadi pendidik dan pengasuh telah memiliki wawasan kebangsaan yang sangat baik,” pungkasnya.

Continue Reading

Advertorial

Warga Minta Ketegasan Pemda Kabgor Terkait Eks Lahan HGU

Published

on

Masyarakat Eks Penggarap HGU Saat Mendatangi Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo || Foto Barakati.id

DPRD KABGOR – Sejumlah masyarakat mantan penggarap lahan Hak Guna Usaha (HGU) Motoduwo dan Matolotaluhu Kecamatan Dungaliyo kembali mendatangi gedung dewan Kabupaten Gorontalo terkait tindak lanjut rapat dengar pendapat yang di langsungkan beberapa waktu lalu.

Masyarakat meminta komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo dapat mengeluarkan rekomendasi eksekusi lahan yang sampai saat ini masih menjadi polemik ditengah-tengah masyarakat.

Masri Hunggaita, masyarakat Kecamatan Dungaliyo menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kedatangan mereka tak lain untuk mempertanyakan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan oleh komisi I, bersama sejumlah instansi dan masyarakat eks penggarap HGU beberapa waktu lalu.

“Kami masih ingat penyampaian komisi I kemarin memberikan waktu pemerintah daerah untuk melakukan upaya sterilisasi lahan eks HGU selama dua minggu, sementara hal ini sudah melewati dua bulan namun belum ada realisasi,” Ungkap Masri.

Sambung Masri, apa bila pemerintah tidak segera melakukan tindak lanjut eksekusi lahan, maka penguasaan lahan hanya sepihak dan bisa memicu polemik yang berkepanjangan.

“Saat ini mereka yang menguasai lahan baru melewati masa panen, untuk itu lahan eks HGU harus dieksekusi. Kami minta ada upaya tegas dari pemerintah sesuai janji,” Tegas Masri.

Sementara anggota komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo, Irman Mooduto mengatakan pihaknya telah menerima aspirasi masyarakat tersebut dan akan menggelar rapat di internal komisi.

“Aspirasi sudah resmi kami terima, selanjutnya akan disampaikan kepada ketua komisi. Apakah akan dilakukan rapat dengar pendapat lanjutan, maka masih menunggu hasil rapat internal,” Jelasnya.

Continue Reading

Advertorial

Pemda Kabgor Diminta Perhatikan Nasib Para Petani

Published

on

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Gorontalo Jarwadi Mamu || Foto Istimewa

DPRD KABGOR – Anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Jarwadi Mamu, mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk memperhatikan nasib para petani terutama pada tanaman padi yang sering diserang hama penggerek batang sehingga berpengaruh pada hasil panen.

Menurut ketua Fraksi Nasdem di situasi yang sekarang ini, terlebih pandemi Covid 19 membuat nasib para petani yang menggantungkan hidupnya dari hasil panen tersebut sangatlah memprihatinkan. Maka Jarwadi menekan ke Pemerintah Daerah untuk sesegera mungkin menyikapi persoalan ini.

Ia pun menjelaskan, akibat dari serangan hama ini bisa mempengaruhi stadium pertumbuhan tanaman padi, selanjutnya serangan penggerek batang padi pada stadium vegetatif juga tidak dapat dikompensasi menjadi pembentukan anakan baru.

Dirinya menyampaikan serangan pada stadium generatif menyebabkan mulai tampak putih dan hampa atau disebut beluk (whiteheads), dan kerugian hasil yang diakibatkan setiap persen gejala berkisar 1 sampai 3% atau rata-rata 1,2%.

“Jadi hama penggerek batang itu sudah mulai melanda petani yang ada di Gorontalo,” Terang Jarwadi

Sebagai ketua Gapoktan atau gabungan kelompok tani Jarwadi Mamu menambahkan, apa bila tanaman padi sudah diserang hama penggerek batang dengan demikian hasil panen para petani tidak memiliki isi di dalamnya.

“Khususnya untuk paritas 4,2 semua hasil produksi para petani diatas 50% gagal. Sehingga saya berharap kepada pemerintah daerah agar memperhatikan para petani yang gagal panen akibat hama tersebut,” Tutup Jarwadi.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler