Connect with us

Advertorial

Karakter Anak Pesisir Jadi Obyek Peneliti UNG Kembangkan Pembelajaran Berbasis Sentra Alam

Published

on

Prof. Abdul Rahmat Saat diwawancarai,

UNG-Peniliti Universitas Negeri Gorontalo melakukan diseminasi hasil penelitian untuk kawasan Teluk Tomini di Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo. Penelitian itu difokuskan pada pembelajaran berbasis sentra bahan alam yang dilakukan oleh Profesor Dr. Abdul Rahmat dan Dr. Rusmin Husain.

Saat diwawancarai, Selasa (14/7/2020), Prof. Abdul Rahmat mengungkapkan bahwa, awalnya ia tertarik melihat anak-anak pesisir utamanya dari sisi karakter. Hal itu menarik pihaknya untuk meneliti lebih dalam terkait dengan bagaimana cara mereka belajar sebagai anak usia dini atau usia kanak-kanak. Karena di samping memiliki potensi dan kearifan lokal, mereka telah terbiasa berada di lingkungan alam.

“Maka hal tersebut mendorong kita untuk meneliti tentang pembelajaran berbasis sentra alam dengan pemanfaatan potensi yang ada,” katanya.

Lanjutnya lagi, mulai dari saintifik mereka mengenal perahu, terumbu karang, dan pasir nantinya itu menjadi proses pembelajaran bagi anak anak usia dini juga.

Penelitian tersebut melibatkan dua puluh lembaga taman kanak-kanak dengan total responden berjumlah 217 orang yang terdiri dari guru guru dan orang tua siswa. Hasil riset akan dipresentasikan dalam konferensi internasional, juga sudah dimasukan di jurnal Scopus Q3 dan telah disubmit.

Hasil riset itu juga tambah Prof. Abdul akan dibuatkan buku dengan judul belajar dari alam.

“Akan kita buat hak ciptanya dengan mendaftarkan di kemenkumham. Jadi kita sebar lebih banyak menggunakan kuesioner online karena meskipun di tengah pandemi, tetapi tidak menyulutkan mereka untuk berpartisipasi dalam riset ini,” jelas Abdul Rahmat.

Advertorial

Jadi Pemateri di Webinar Iklim, Marten Taha Sampaikan ini

Published

on

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha | Foto HUMAS

KOTA GORONTALO-Kedaulatan iklim menjadi salah satu target priorotas Pemerintah Kota Gorontalo dalam Pembangunan Perkotaan yang Berketahanan Iklim dan Inklusif (Climate Resilience Inclusive Cities) kedepan.

Hal tersebut dipaparkan Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, saat menjadi pemateri dalam webinar Iklim yang berlangsung secara virtual di Aula Kantor Wali Kota Gorontalo, Selasa (20/10/2020).

Kota Gorontalo kata Marten telah terlibat aktif dalam segala kegiatan knowledge centre perubahan iklim atau CRIC.

“artinya Kota Gorontalo dengan sunguh-sunguh mengantisipasi dampak perubahan iklim yang terjadi,” kata Marten yang didampingi Bappeda dan Dinas PU.

Keseriusan Pemerintah Kota Gorontalo, lanjut Marten, ditunjukkan dengan menandatangani komitmen bersama yang menyatakan kesiapan terlibat aktif dalam kegiatan CRIC hingga tahun 2024.

Pemkot juga kata dia sudah membentuk pokja CRIC melalui surat keputusan wali kota.

“Regulasinya sudah ada. Pokja inilah yang akan menjadi wadah multi pihak dalam merumuskan, melembagakan dan mengkoordinasikan kebijakan-kebijakan dan rencana-rencana aksi untuk perubahan iklim di Kota Gorontalo,” ujar Marten

Kedepan, Pemkot Gorontalo akan memaksimalkan lagi upaya program penghijauan, salah satunya dengan mebangun ruang terbuka hijau atau penanaman pohon secara rutin.

Continue Reading

Advertorial

Diterima Presiden Jokowi, Begini Kata Rektor UNG

Published

on

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kedatangan enam pimpinan perguruan tinggi yang mewakili Forum Rektor Indonesia (FRI) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10) pada pukul 14.15 WIB. Kehadiran mereka diterima Kepala Negara didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Eduart Wolok, yang juga salah satu dari enam pimpinan perguruan tinggi yang diterima Presiden menyebutkan, dalam pertemuan itu dirinya secara khusus menyampaikan mengenai pentingnya pengembangan kasawan ekonomi khusus di Indonesia Timur, khususnya pengembangan kawasan perdesaan di Teluk Tomini.

“UNG adalah perguruan tinggi negeri yang berada di tengah-tengah kawasan Teluk Tomini, menjadi kewajiban kami untuk memberikan policy brief kepada Presiden untuk bisa memberikan perhatian kepada daerah ini untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus yang berbasis perdesaan. Sebab, masih banyak desa-desa di kawasan yang kaya ini masih berada di skala yang tertinggal jika kita melihat Indeks Data Membangun yang dirilis setiap tahun oleh Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi,” ujar Eduart di sela-sela pertemuan dengan Presiden.

Menurut Eduart, dirinya kini dengan Kemendes PDTT sedang menjalin kerjasama dalam pengembangan kawasan ekonomi khusus berbasis perdesaan di Teluk Tomini, harapannya kawasan ini menjadi penyangga sosial-ekonomi bagi rencana pemindahan Ibukota Negara di Kalimantan. Jika Ibukota dipindahkan ke Kalimantan, maka kawasan di sekitar Ibukota mau tidak mau harus ikut dipersiapkan diri sedari sekarang. Eduart tidak menginginkan jika nanti Ibukota pindah namun kawasan terdekat malah hanya menjadi beban baru bagi Ibukota.

“Bapak Presiden dalam arahannya telah menyampaikan untuk mendukung pengembangan kawasan-kawasan yang memiliki potensi ekonomi di Indonesia yang selama ini belum terkelola dengan baik. Sebagai anggota dari Forum Rektor Indonesia, tentunya niat baik Presiden dan upaya FRI sebagai wadah perguruan tinggi di Indonesia yang telah ikut memfasilitasi pertemuan tersebut kami dari Gorontalo mengucapkan terima kasih,” ucap Eduart Wolok.

Dalam pertemuan tersebut, Forum Rektor Indonesia diwakili oleh Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Arif Satria sebagai Ketua Umum, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Ir. Panut Mulyono, Rektor Universitas Diponegoro (UNDIP) Prof. Yos Johan Utama, Rektor Universitas Tanjung Pura Prof. Dr. Garuda Wiko, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Dr. H.M Nasrullah Yusuf dan Rektor UNG Dr. Eduart Wolok., ST., MT.

Keenam Rektor yang mewakili Forum Rektor Indonesia (FRI) ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum FRI Prof. Arif Satria. Sebelum menghadap Presiden di Istana Negara, keenam Rektor ini terlebih dahulu diwajibkan untuk melakukan tes Swab PCR, yang semuanya terkonfirmasi negatif Covid-19.

Continue Reading

Advertorial

Thariq Modanggu Jadi Narasumber Dalam Dialog Publik ‘Didingga Bersinergi’

Published

on

Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Thariq Modanggu sebagai narasumber dalam kegiatan Dialog Publik 'Didingga Bersinergi' di Kecamatan Biau, Selasa (20/10/2020). | Foto HUMAS

GORUT-Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Thariq Modanggu hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Dialog Publik ‘Didingga Bersinergi’ di Kecamatan Biau, Selasa (20/10/2020). Kegiatan yang diselenggarakan mahasiswa KKN Tematik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Karang Taruna tiga desa di Kecamatan Biau itu difokuskan di Aula Knator Desa Didingga.

Kegitan mengusung tema “Peningkatan potensi ekonomi masyarakat melalui sinergitas ber UMKM untuk mendorong pertumbuhan daerah”.

Wabup Thariq menuturkan bahwa dialog fokus pada pengembangan ekonomi masyarakat desa, yang ditandai oleh hadirnya produk _Mulilingga,_ yaitu sebuah produk jenis formula untuk pijat, yang berbahan dasar dari minyak kepala yang dilengkapi dengan ramuan rempah-rempah dan juga tumbuhan.

“Nah kami berharap apa yang sudah dirintis oleh mahasiswa KKN ini hendaknya di lanjutkan dan dikembangkan terus oleh masyarakat desa karena ini efeknya akan berimbas kepada perekonomian atau khususnya pendapatan masyarakat desa dalam hal pengembangan produk” tuturnya.

Sebagai narasumber Thariq menyampaikan poin-poin penting dalam pengembangan usaha, diantara memperhatikan kemasan, kandungan, khasiat produk, promosi dan pemasaran.

“Kelima point ini yang yang kami sampaikan, dan ini membutuhkan sinergitas, jadi sesuai dengan tema dari diskusi publik sehingga kemarin juga telah diundang dinas kesehatan yang memaparkan soal pelabelan dan saya kira masih ada satu lagi yang akan minta secara khusus, yaitu kepada dinas perindagkop untuk melakukan pembinaan UKM UMKM yang mengelola ramuan ini dan menyiapkan langkah-langkah yang dibutuhkan baik itu soal perizinan maupun kualitas produk promosi pengemasan hingga pada pemasaran” jelasnya.

Continue Reading

Terpopuler