Connect with us

Gorontalo

Masyarakat Desa Trikora Tolak Aktivitas PT. BJA

Published

on

GORONTALO – Kehadiran PT. Biomasa Jaya Abadi di Desa Trikora, Kecamatan Popayato mendapat penolakan dari masyarakat. Hal itu dilakukan bukan tanpa alasan. Beberapa masyarakat menilai aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan telah merusak jalan desa.

Felix Manalip, salah satu tokoh masyarakat Desa Trikora menyatakan bahwa aktivitas PT. BJA di desa Trikora tak bisa diterima oleh warga, karena ada beberapa alasan yang dinilai hal tersebut bisa berdampak pada masyarakat itu sendiri.

“Pembangunan Dermaga mengancam keberlangsungan aktivitas Masyarakat Nelayan Trikora, karena pesisir pantai tempat nelayan mencari ikan dan menambatkan perahu terancam tergusur karena keberadaan pelabuhan ini,..”

“Belum lagi Pembangunan Jalan Perusahaan BJA telah memperparah kondisi Jalan Desa Trikora dan mengganggu aktifitas masyarakat karena jalan perusahaan menghambat hak masyarakat untuk menggunakan Jalan Desa,” Ungkap Felix.

Sekjen LSM LABRAK, Andika Lamusu yang juga turut mengawal Masyarakat Trikora ini mengungkapkan bahwa menurut kajian LSM LABRAK, PT. BJA seperti tidak menunjukkan Komitmen akan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 74 ayat (4) Undang-Undang  Nomor  40 Tahun 2007

“TJSL merupakan kewajiban perusahaan untuk peduli terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat lokal di mana perusahaan tersebut berdomisili dan/atau menjalankan aktivitas operasionalnya,” Ujar Andika.

“Komitmen BJA untuk masyarakat lokal daerah tidak pernah hadir didesa Trikora dan ini tidak sesuai dengan aturan yang ada, dan kami menduga kuat BJA tak melakukan sosialisasi Amdal yang merupakan realisasi dari TJSL itu taditadi, dan itu sudah kami konfrontir dengan banyak tokoh tokoh di Desa Trikora,” Tukasnya.

Gorontalo

Ini Capaian 100 Hari Kerja Pj Gubernur Gorontalo Hamka Noer

Published

on

GORONTALO – Kepercayaan publik terhadap pemerintah provinsi Gorontalo mulai membaik perlahan lahan kedepan. Berbagai momentum yang di upayakan pemerintah provinsi mendapat apresiasi dari lembaga pemerintah maupun kementerian.

Demikian diungkapkan Penjabat Gubernur Provinsi Gorontalo, Hamka Hendra Noer pada Ekspose 100 hari kinerja penjabat gubernur dan simposium pembagunan Provinsi Gorontalo, di ballroom Hotel Aston, (23/9/2022) malam.

Berbagai capaian dalam kepemimpinan Pj Gubernur, Hamka Noer yang mendapat apresiasi diantaranya memperjuangkan agenda event olahraga internasional dengan menjadikan Provinsi Gorontalo sebagai tuan rumah.

Sehingga, Gorontalo bisa dijadikan salah satu role model. Selanjutnya, Provinsi Gorontalo masuk daerah tercepat kedua dalam memasukkan laporan untuk daerah yang dijabat penjabat Gubernur.

“Kita juga adalah daerah yang pertama di Indonesia yang mengeluarkan imbauan untuk melakukan netralitas birokrasi dan daerah pertama yang mengalokasikan anggaran untuk pilkada di tahun 2023 dan 2024,” Jelas Hamka Noer.

Hamka juga menambahkan, ada beberapa masalah yang saat ini dihadapi, diantaranya situasi kemiskinan dan ketimpangan di Provinsi Gorontalo.

Dirinya mengajak pemerintah provinsi Gorontalo saatnya mengubah paradigma, dimana lebih bersifat peduli situasi masyarakat, wajib terlibat sebagai penggerak pembangunan, dan tidak boleh lepas dari kondisi masyarakat maupun dirinya sendiri.

“Oleh karena itu dengan segala potensi dan pengetahuan yang dimiliki oleh seluruh perangkat pemerintah di Provinsi Gorontalo, maka wajib diimplementasikan untuk melahirkan inovasi dan memajukan kesejahteraan masyarakat dan kawasan disekitar provinsi Gorontalo,” Tukasnya.

Continue Reading

Gorontalo

Disnakertrans Pohuwato Diminta Kontrol Investor Dalam Rekrutmen Karyawan

Published

on

(LPKP-Galak), Ismail Hippy

GORONTALO – Ketua Lembaga Pengawas Kinerja Pemerintah (LPKP-Galak), Ismail Hippy meminta Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengawasi para pihak investor dalam hal perekrutan tenaga kerja. Menurutnya, tenaga kerja lokal harus menjadi prioritas oleh pihak investor dalam perekrutan.

“Selaku tokoh dari masyarakat, saya banyak sekali mendengar terkait keluhan dari pihak masyarakat yang sangat susah untuk mendapatkan lapangan pekerjaan di kalangan investor atau perusahaan yang masuk di wilayah ini,” Ungkap Ismail, (23/9/2022).

Dirinya menegaskan, seharusnya pihak Disnaketrans mampu melaksanakan tugasnya dalam mengawasi setiap Investor/perusahaan dalam hal melakukan perekrutan ketenagakerjaan.

“Olehnya, Saya meminta kepada pihak Disnakertrans agar dapat memperhatikan Investor-investor atau perusahaan yang datang ke daerah kita agar dapat melakukan perekrutan tenaga kerja lokal yang harus berdomisili atau memiliki indentitas asli Pohuwato. jangan ada yang dari luar karena dapat memicu konflik masyarakat jika hal ini tidak diawasi dengan baik,” tegasnya.

Ismail juga sempat mempertanyakan terkait tempat penunjang kualitas SDM Lokal milik Disnakertrans. “Kemarin pas saya pergi ke Disnakertrans, tempat diselenggarakannya Pelatihan Kerja itu tak terpelihara/terealisasi dengan baik, apakah ini yang menjadi kendala dari mereka?,” Tukasnya.

Continue Reading

Gorontalo

Dikeroyok Kakak Kelasnya, Siswa SMP 1 Limboto Alami Memar Diwajah

Published

on

Ilustrasi Pengeroyokan (Antara)

GORONTALO – Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Limboto, Kabupaten Gorontalo, menjadi korban pengeroyokan dari kakak tingkatnya. Korban yang duduk di kelas VIII itu mengalami lebam di bagian wajah dan beberapa bagian tubuh.

Kejadian bermula saat korban TA hendak melaksanakan sholat dzuhur di mushola sekolah. Saat berada di dalam mushola yang bersangkutan di suruh oleh kakak tingkatnya untuk mengambil shaf di bagian depan, namun korban menolaknya.

Setelah melaksanakan sholat korban bergegas keluar dari mushola namun tiba-tiba, beberapa kakak tingkatnya langsung melakukan pengeroyokan kepada korban.

“Kebetulan dalam sekolah itu ada mushola, jadi anak saya itu so berada di dalam mushola baru kakak-kakaknya ini, menyuruh untuk maju kemuka, namun dia tidak mau, begitu keluar langsung dorang (mereka, red) keroyok,” Ungkap Ayah Korban saat dikonfirmasi via telpon, (23/9/2022).

Korban sendiri diduga dikeroyok oleh delapan orang kakak tingkatnya, “Menurut dari Guru-guru (pihak sekolah), yang melakukan penganiayaan ada enam orang sementara pengakuan anak saya ada delapan orang,” Tambahnya.

Dari kejadian tersebut korban dibawa dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hasri Ainun Habibie Kabupaten Gorontalo. Saat ini juga korban telah kembali ke kediamannya untuk menjalani rawat jalan.

“Korban saat ini masih merasakan sakit, mukanya masih bengkak,” Tukasnya.

Ayah korban yang tak terima dengan tindakan pengeroyokan tersebut meminta para pelaku bertanggungjawab, sang ayah mengambil langkah dengan melaporkan hal ini ke Polres Gorontalo.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler