Connect with us

Gorontalo

Pemuda Asal Tilango Tewas Di Tikam Pamannya Sendiri

Published

on

Pembunuhan di pelelangan ikan kota gorotalo, Foto Potongan Video

GORONTALO-Kasus penikaman kembali terjadi, kali ini pemuda yang berusia 26 tahun tewas meregang nyawa di tangan pamannya sendiri di lokasi pelelangan ikan Gorontalo (13/12/2020).

Informasi yang berhasil di rangkum oleh barakati.id, telah terjadi pertikaian antara korban Ruhlan Abdullah (26) dan pamannya Musa, keduanya merupakan warga Desa Tualango Kecamatan Tilango kabupaten Gorontalo.

Musa yang merupakan pamannya tiba-tiba membacok Ruhlan dengan parang dari arah belakang hingga membuat daun telinganya terlepas, dan berikutnya mengenai bagian perut dan kepala. Ruhlan dalam keadaan yang bersimbah darah itu tak bisa berbuat banyak, sehingga ia jatuh terkapar di lokasi kejadian.

Warga yang berada di lokasi sempat melerai kejadian tersebut dan berusaha memberikan pertolongan kepada Ruhlan yang dalam kondisi kritis, dengan menggunakan tumpangan mobil pick up Ruhlan di bawa ke rumah sakit, namun di tengah perjalanan Ruhlan menghembuskan nafas terakhirnya dan nyawanya tak bisa tertolong.

Gorontalo

BMKG Prediksi Gorontalo Terdampak Siklon Tropis Surigae

Published

on

Foto : Citra satelit Himawari terkait adanya Siklon Tropis Surigae (lingkaran merah) di wilayah perairan Samudera Pasifik utara Papua Barat pada Jumat (16/4). (BMKG)

JAKARTA – Berdasarkan citra satelit himawari terkait dengan siklon tropis surigae diperkirakan mengalami kenaikan intensitas dalam 24 jam ke depan dan terus bergerak mengarah ke barat laut.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika hingga Sabtu pukul 19.00 WIB, posisi siklon tropis tersebut masih akan berada di perairan Samudera Pasifik dan diperkirakan bergerak menuju sebelah utara Maluku Utara, atau pada 11.7 LU dan 129.7 BT, atau sekitar 1.040 kilometer sebelah utara timur laut Tahuna.

Siklon tropis ini diperkirakan akan bergerak dengan kecepatan 10 knot atau 19 kilometer per jam dengan kekuatan 95 knots atau 185 kilometer per jam dengan tekanan 935 hPa.

Akibat adanya pergerakan dan fenomena siklon tropis tersebut, maka BMKG memprediksi dampaknya dapat berupa potensi hujan lebat disertai petir serta angin kencang di sembilan wilayah meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Kemudian, gelombang air laut setinggi 1.25-2.5 meter berpeluang terjadi di Laut Sulawesi, Perairan Kep. Sangihe, Perairan Kep. Sitaro, Perairan Bitung – Likupang, Laut Maluku, Perairan Selatan Sulawesi Utara, Laut Halmahera, dan Perairan Biak hingga Jayapura.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengintruksikan kepada pemangku kebijakan di Kabupaten/Kota di wilayah masing-masing agar dapat melaksanakan upaya penguatan kesiapsiagaan menghadapi beberapa dampak dari siklon tropis tersebut.

Dalam hal ini, pemerintah di daerah diharapkan dapat melaksanakan amanah yang tertuang pada Surat Deputi Bidang Pencegahan BNPB nomor B27IBNPB/DIl/PK.03.02/04/2021 tanggal 13 April 2021 tentang Peringatan Dini dan Langkah-Langkah Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Bibit Siklon Tropis 94w yang berkembang menjadi Siklon Tropis Surigae.

Continue Reading

Gorontalo

Beberapa Hari Ke Depan Gorontalo Akan Alami Hujan Lebat Dan Angin Kencang

Published

on

Foto Ilustrasi cuca ekstrem || Foto independensi.com

GORONTALO – Akhir-akhir ini Provinsi Gorontalo mengalami cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai hujan lebat yang disertai angin kencang untuk beberapa hari ke depan akibat Fenomena alam Siklon Tropis Surigae.

Berikutnya juga warga dan unsur pemerintahan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang akan ditimbulkan oleh perubahan cuaca ekstrem ini berupa banjir dan tanah longsor.

Fenomena alam Siklon Tropis Surigae ternyata memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca khususnya di wilayah Gorontalo. Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah non-frontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perlawanan’ konvektif.

Dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam.

Seperti di informasikan oleh BMKG bahwa adanya Bibit Siklon Tropis 94 W sudah berubah menjadi Siklon Tropis SURIGAE di Samudera Pasifik sebelah utara Papua.

Continue Reading

Gorontalo

Akhirnya, Nelayan Hilang Melaut Ditemukan

Published

on

Saat evakuasi korban oleh Tim SAR || Foro Basarnas

GOEONTALO – Setelah melakukan pencarian, akhirnya Tim SAR gabungan yang dibantu warga setempat berhasil menemukan korban Ardan Manopo (55) yang sempat dinyatakan hilang pada hari minggu kemarin.

Korban ditemukan dengan kondisi sudah tak bernyawa di pesisir pantai Koluwoka oleh salah satu tim SRU dengan jarak 1.59 NM arah Timur Laut dari lokasi terbaliknya perahu korban.

Korban diketahui merupakan warga Desa Dulukapa Kecamatan Sumalata, turun melaut menggunakan perahu katintin pada minggu sore.

Sementara itu Kasie Operasi Hendry Pattiruhu, S.H membenarkan bahwa korban telah di temukan oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dan korban telah di evakuasi ke rumah keluarga di Desa Dulukapa.

“Saat Korban sudah di evakuasi ke rumah keluarga di Desa Dulukapa” Ungkap Kasie Operasi.

Continue Reading

Terpopuler