Advertorial
Soroti Angka Putus Sekolah! Kadisdik Pohuwato Gaungkan Program ‘Ayo Kembali ke Sekolah’
Published
3 weeks agoon
Pohuwato – Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato menjadikan momentum pencanangan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 sebagai tonggak penguatan komitmen untuk memajukan sektor pendidikan daerah. Kegiatan yang berlangsung semarak ini digelar di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato, Selasa (28/4/2026).
Acara pencanangan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, serta ribuan guru dan tenaga pendidik yang mewakili 13 kecamatan se-Kabupaten Pohuwato.
Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Pohuwato, Arman Mohammad, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Forkopimda dan tingginya antusiasme para pahlawan tanpa tanda jasa dalam menyemarakkan kegiatan tersebut.
Selain seremoni, Arman turut memaparkan progres strategis pendidikan di Pohuwato. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya baru saja merampungkan salah satu tahapan krusial, yakni pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Kami baru saja menyelesaikan tahapan ujian krusial di tingkat SD dan SMP, yaitu Tes Kemampuan Akademik. Tes ini menjadi instrumen penting untuk memetakan dan mengukur tingkat mutu siswa secara individual,” urai Arman.
Lebih lanjut ia menjelaskan, usai pelaksanaan Hardiknas, para siswa akan kembali bersiap menghadapi ujian asesmen jenjang akhir. “Jadi di sekolah saat ini ada dua tahapan ujian utama yang harus dilalui, yakni TKA dan asesmen jenjang akhir yang menjadi salah satu instrumen penentu kelulusan,” tambahnya.
Tak sekadar menyoroti evaluasi akademik, Arman juga secara terbuka menyoroti persoalan angka anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Pohuwato yang masih tergolong cukup tinggi.
Menyikapi hal tersebut, Kadis Pendidikan menginstruksikan seluruh tenaga pendidik untuk masif bergerak mendukung kampanye “Ayo Kembali ke Sekolah”. Program ini diharapkan mampu menekan angka putus sekolah di wilayah tersebut secara signifikan.
“Kami memohon dukungan penuh dari seluruh guru agar terus menggaungkan program ‘Ayo Kembali ke Sekolah’. Dengan begitu, jumlah anak yang tidak sekolah bisa semakin ditekan, dan Pohuwato siap mencetak sumber daya manusia unggul untuk membangun daerah serta bangsa ke depan,” tegasnya penuh harap.
Di tempat yang sama, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kemeriahan pencanangan Hardiknas yang digagas Dinas Pendidikan. Ia menilai kegiatan tahun ini terasa jauh lebih istimewa lantaran sukses menghimpun solidaritas para guru dari 13 kecamatan.
“Setiap tahun pelaksanaan Hardiknas di Pohuwato memang selalu berlangsung meriah. Namun hari ini menjadi bukti nyata kekuatan dan semangat bersama seluruh elemen dalam memajukan mutu pendidikan di daerah kita,” pungkas Bupati Saipul.
Sebagai informasi, rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kabupaten Pohuwato ini masih akan terus bergulir dan ditutup dengan pelaksanaan upacara bendera sebagai acara puncak pada 2 Mei 2026 mendatang.
You may like
-
POHUWATO MEMANAS: Hari Kedua Demo, Penambang Nekat Jemur Pakaian Dalam di Kantor Bupati
-
Kawal Wilayah Perbatasan! Bupati Saipul dan Dandim 1313 Cek Lahan Batalyon 50 Hektare di Popayato
-
Bikin Geram Pelanggan! Konsumen SPX Marisa Keluhkan Status Paket Berubah Sepihak
-
Peringati Hari Otda ke-30, Bupati Pohuwato Soroti Keterbatasan Ruang Fiskal Daerah
-
Amankan Ketahanan Pangan! Bupati Saipul Hadiri Rakornas Antisipasi Musim Kemarau 2026 di Jakarta
-
Jerit Penambang Lokal: “Jangan Biarkan Kami Terjajah di Tanah Pohuwato Sendiri!”
Advertorial
Terobos Medan Berat: Bupati Saipul Naik Ojek Temui Manajemen PT PETS di Pos 4
Published
20 hours agoon
18/05/2026
Pohuwato – Jajaran Pemerintah Kabupaten bersama DPRD Pohuwato melakukan kunjungan lapangan langsung untuk menemui manajemen PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) di TSF Pos 4 pertigaan Borose, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Minggu (17/05/2026). Langkah ini diambil demi mengawal dan menyampaikan langsung aspirasi masyarakat penambang tradisional ke pihak korporat.
Rombongan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, didampingi Wakil Bupati Iwan S. Adam, Ketua DPRD Beni Nento, Wakil Ketua DPRD Hamdi Alamri, serta Anggota DPRD Abdul Hamid Sukoli. Turut serta pula Tenaga Ahli Bupati Edo Sijaya dan Kabag Prokopim Ikbal Mbuinga.
Perjalanan menuju titik konsesi perusahaan tersebut dipenuhi tantangan. Guna menembus medan berat di sepanjang bantaran sungai, bupati beserta rombongan terpaksa harus menggunakan moda transportasi ojek motor. Akses jalan yang licin, terjal, berbatu, hingga keharusan menyeberangi aliran sungai beberapa kali tidak menyurutkan langkah jajaran eksekutif dan legislatif tersebut.
Namun, setibanya di pos perusahaan, hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Demi pertimbangan keselamatan, terutama mengantisipasi potensi longsor dan derasnya luapan arus sungai, rombongan memutuskan untuk menghentikan perjalanan dan tidak masuk lebih jauh ke area inti pertambangan.
Meski tertahan cuaca, dialog tetap berlangsung di lokasi rencana pembangunan bendung setinggi 150 meter tersebut. Pemkab dan DPRD Pohuwato mendesak PT PETS untuk bersama-sama merumuskan solusi terbaik terkait pemanfaatan wilayah konsesi oleh warga.
Hasil dari pertemuan lapangan ini menyepakati diadakannya pertemuan lanjutan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders). Pertemuan lintas sektor tersebut nantinya akan menghadirkan Pemkab Pohuwato, DPRD Pohuwato, Pemerintah Provinsi Gorontalo, Polres Pohuwato, Kejaksaan Negeri Pohuwato, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pihak manajemen perusahaan, serta unsur terkait lainnya.
Bupati Saipul A. Mbuinga menegaskan bahwa keterlibatan multipihak ini sangat krusial agar formula solusi yang dilahirkan nantinya komprehensif, dengan tetap memperhatikan aspek sosial, lingkungan, keamanan, serta keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Tujuannya adalah mencari solusi terbaik bagi para penambang tradisional dan para tukang ojek yang sehari-hari melintas di wilayah konsesi tersebut. Kami meminta agar dalam waktu dekat ini pertemuan lintas sektor atau stakeholder terkait segera dilaksanakan,” pungkas Bupati Saipul.
Advertorial
Ekonomi Kerakyatan Nyata: Bupati Saipul Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih
Published
2 days agoon
17/05/2026
Pohuwato – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menghadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara virtual dari KDKMP Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, Sabtu (16/05/2026).
Prosesi peresmian operasionalisasi ribuan KDKMP tersebut dilakukan secara simbolis oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, langsung dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang ditandai dengan penekanan tombol sirene.
Di lokasi virtual, Bupati Saipul didampingi oleh Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, Dandim 1313 Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana, Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, serta Kadis Perindagkop dan UKM Ibrahim Kiraman. Turut hadir pula Camat Randangan Saharudin Saleh, Camat Wanggarasi Elan I. Mohi, Tenaga Ahli Bupati, jajaran unsur Muspika, serta para kepala desa se-Kecamatan Randangan.
Usai agenda peresmian, Bupati Saipul menyatakan apresiasi mendalam dan dukungan penuh terhadap program pemerintah pusat dalam mewujudkan Koperasi Merah Putih di setiap desa dan kelurahan. Langkah strategis ini dinilai memperkuat ketahanan pangan dan kedaulatan ekonomi desa melalui penyediaan fasilitas berupa gudang serta alat produksi yang dikelola mandiri oleh masyarakat setempat.
Bupati Saipul mengungkapkan bahwa KDKMP Desa Manunggal Karya merupakan salah satu dari 7 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Pohuwato yang kini telah siap beroperasi secara penuh. Ia berharap capaian ini dapat memotivasi desa-desa lain di Bumi Panua untuk segera bergerak, terutama dalam mengatasi kendala penyediaan lahan.
“Kami selaku pemerintah daerah akan terus mendorong dan mendukung penuh program ini. Kebijakan Bapak Presiden Prabowo ini merupakan implementasi nyata dari Pasal 33 UUD 1945, di mana beliau konsisten mendorong terciptanya ekonomi kerakyatan di Indonesia,” jelas Saipul.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menekankan bahwa peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Merah Putih ini menjadi tonggak sejarah baru bagi bangsa. Pasalnya, dalam kurun waktu hanya tujuh bulan, pemerintah mampu merampungkan pembangunan fisik gedung, infrastruktur gudang, sistem manajerial, ketersediaan barang, hingga kesiapan logistik dan petugasnya.
“Saya kira ini adalah prestasi sekaligus kebanggaan bagi Bangsa Indonesia. Pada Agustus mendatang, kita menargetkan 30 ribu KDKMP sudah siap,” tegas Presiden.
Presiden Prabowo optimis kehadiran KDKMP akan menggenjot perputaran ekonomi di tingkat tapak. Terlebih, program ini terintegrasi dengan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terbukti menghidupkan ekonomi desa melalui peredaran uang yang mencapai Rp900 juta per bulan atau setara dengan Rp10,8 miliar per tahun di setiap desa.
“Kita harapkan pertumbuhan ekonomi di setiap desa dan kelurahan menjadi nyata. Kita tidak akan lagi tergantung pada pihak luar karena kita memiliki kekuatan mandiri,” imbuh Kepala Negara.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melaporkan bahwa setelah sukses meresmikan kelembagaan 80.000 KDKMP di Klaten, Jawa Tengah, kini Presiden RI melangkah ke tahap peresmian operasionalisasi unit.
“Yang Bapak Presiden resmikan hari ini adalah instrumen keadilan ekonomi Bangsa Indonesia. Semangat ini sejalan dengan konstitusi kita, Pasal 33 UUD 1945,” terang Zulkifli.
Zulkifli menambahkan, program ini merupakan wujud ekonomi konstitusional di mana negara hadir memastikan rakyat menjadi pelaku sekaligus penerima manfaat utama pembangunan. Hingga saat ini, sebanyak 9.294 koperasi telah rampung dibangun dan 1.061 di antaranya siap beroperasi penuh. Pemerintah mematok target 30.000 unit lebih KDKMP selesai dibangun dan beroperasi sebelum 16 Agustus mendatang.
“Guna memastikan koperasi berjalan profesional, pemerintah tengah melakukan rekrutmen 30.000 manajer KDKMP dan 5.476 manajer untuk Koperasi Nelayan Merah Putih. Mereka akan menjadi motor penggerak, mengawasi distribusi pangan, dan memastikan sirkulasi ekonomi sepenuhnya kembali ke masyarakat desa,” pungkas Menko Pangan.
Advertorial
TATAP PEKAN SENI UNG: Tim FOK Matangkan Strategi Lomba Lewat Technical Meeting di Rektorat
Published
3 days agoon
17/05/2026
UNG – Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) memantapkan kesiapan dan komitmennya dalam menyambut Pekan Seni Universitas Negeri Gorontalo Tahun 2026. Hal ini dibuktikan dengan keikutsertaan intensif Tim FOK UNG dalam agenda technical meeting (TM) yang digelar di Lantai 4 Rektorat UNG, Sabtu (16/05/2026).
Pertemuan teknis ini menjadi tahapan krusial sebelum dibukanya tirai kompetisi Pekan Seni UNG. Agenda utama pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan regulasi teknis, mekanisme perlombaan, tata tertib, sinkronisasi jadwal, hingga pemetaan kesiapan kontingen dari seluruh fakultas di lingkungan universitas.
Partisipasi aktif dalam TM ini menegaskan keseriusan FOK UNG dalam menyusun strategi dan mempersiapkan delegasi mahasiswa terbaik mereka. Melalui ajang ini, FOK UNG ingin membuktikan bahwa mahasiswanya tidak hanya unggul di arena olahraga dan sains kesehatan, melainkan juga memiliki daya saing tinggi dalam ranah ekspresi seni dan budaya.
Dekan FOK UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan tim official dan peserta dalam mengawal tahapan awal ini. Ia meminta seluruh delegasi untuk tampil penuh percaya diri.
“Keikutsertaan Tim FOK UNG dalam technical meeting Pekan Seni Universitas Negeri Gorontalo merupakan langkah awal yang sangat penting untuk memastikan seluruh kesiapan taktis kami. Kami mendorong mahasiswa FOK untuk tampil percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, menampilkan kreativitas terbaik, serta menjaga nama baik fakultas dan universitas,” ujar Dr. Hartono Hadjarati.
Lebih lanjut, Dr. Hartono menekankan bahwa Pekan Seni merupakan wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengasah potensi nonakademik sekaligus mempererat solidaritas antar-sivitas akademika.
“FOK UNG percaya bahwa esensi prestasi mahasiswa bersifat holistik, tidak hanya diukur dari capaian akademis di ruang kuliah, tetapi juga dari kemampuan mengaktualisasikan bakat, seni, dan karakter. Kami berharap momentum ini dapat memperkuat reputasi positif UNG sebagai kampus yang mendukung pengembangan mahasiswa secara menyeluruh,” tambahnya.
Ajang Pekan Seni UNG 2026 ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta kreatif baru, membangun iklim kompetisi yang sehat, serta menumbuhkan apresiasi yang mendalam terhadap kelestarian budaya di lingkungan kampus kerakyatan tersebut.
Kecaman Keras Pemred: Barakati.id Kutuk Dugaan Intimidasi Wartawan di Tambang Pohuwato
Bayang-Bayang Lumpur Beracun: Mengapa Proyek Bendungan Raksasa PT PETS Ditolak Warga?
Terobos Medan Berat: Bupati Saipul Naik Ojek Temui Manajemen PT PETS di Pos 4
Intimidasi Pekerja Pers: Petugas Merdeka Copper Gold Suruh Wartawan Lepas Baju
Janji Belum Terealisasi: Penambang Tradisional Pohuwato Kecewa Dialog Bupati Masih Nihil
Masyarakat Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden di Leato Selatan
Sentil Gubernur Gusnar! Wali Kota Adhan Kecewa Pemisahan Disparpora Mangkrak di Pemprov
Nyanyian Bos Tambang: Bayar Puluhan Juta Tapi Tak Diberi Akses, Daeng Muding Minta Uang Kembali
Total Hadiah Rp60 Juta: Turnamen Catur Pohuwato Cup 2026 Resmi Dimulai
Bikin Bangga Gorontalo! Dosen UNG Novriyanto Napu Sukses Jadi Interpreter Sister City di Jepang
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Daerah1 week agoMasyarakat Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden di Leato Selatan
-
Gorontalo2 months agoTak Tinggal Diam! Dugaan Pelecehan dan Pelanggaran Kerja Alfamidi Dilaporkan ke Disnaker
-
Gorontalo1 month agoViral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran
-
Daerah3 months agoSuara Tradisi di Tengah Zaman: Koko’o Bilungala Tetap Berdentum Tanpa Sound System
-
Gorontalo3 months agoNamanya Dicatut Media, Wakil Dewan Pengawas KUD Dharma Tani Angkat Bicara
-
Advertorial3 months agoDari Popayato Barat, Pemkab Pohuwato Awali Safari Ramadan 1447 H
-
Gorontalo3 months agoTujuan Mulia Tersandung Kritik, MBG Gorontalo Ramai Dikeluhkan di Medsos
-
Gorontalo3 months agoKecelakaan Maut di Pohuwato, Diduga Libatkan Truk dan Sepeda Motor