Connect with us

Gorontalo

Warga Kota Gorontalo ini Tawarkan Konsep Dual-Fungsi Pasar Sentral: Solusi untuk Ekonomi dan Kreativitas Gorontalo

Published

on

Warganet Gorontalo saat ini masih terus berdebat tentang penggunaan trotoar sebagai tempat berjualan UMKM. Di saat yang sama, pasar sentral Kota Gorontalo yang selesai direnovasi tiga tahun yang lalu hingga saat ini justru masih sepi pembeli. Di tengah permasalahan ini, seorang warga Kota Gorontalo menawarkan konsep yang selain dapat memfasilitasi UMKM, juga memaksimalkan fungsi dari gedung modern Pasar Sentral. Berikut tulisannya:

Revitalisasi Ikon Kota: Mengubah Pasar Konvensional Menjadi Pusat Kreativitas dan Berkumpulnya Anak Muda Gorontalo Melalui Strategi Dual-Fungsi

Oleh: N. Syamsu Panna
(Warga Kota Gorontalo)

Pasar Sentral Kota Gorontalo, yang menyimpan potensi strategis di jantung kota, kini menghadapi tantangan berupa penurunan jumlah pengunjung pasca-renovasi. Bangunan modern yang seharusnya menjadi magnet baru justru ditinggalkan oleh pedagang. Situasi ini memerlukan solusi inovatif dan berani: Alih fungsi sebagian besar area menjadi GORONTALO YOUTH CENTER yang modern, sekaligus mempertahankan sebagian area di belakang sebagai pasar tradisional melalui strategi Dual-Fungsi.

Rencana alih fungsi ini bukan sekadar mengganti fungsi bangunan, melainkan sebuah strategi transformatif untuk merevitalisasi aset kota dan menjadikannya mesin penggerak ekosistem pemuda dan ekonomi rakyat Gorontalo.

Keunggulan Transformasi dengan Strategi Dual-Fungsi

Strategi ini membagi kompleks pasar menjadi dua zona dengan akses terpisah, menghasilkan keunggulan holistik:

  1. Lokasi Strategis dan Aksesibilitas

Kompleks Pasar Sentral berada di lokasi yang sudah dikenal publik dan mudah dijangkau. Lokasi premium ini dimanfaatkan untuk memaksimalkan kunjungan, baik untuk kebutuhan modern di Youth Center maupun kebutuhan harian di pasar tradisional. Infrastruktur pendukung seperti jalan dan area parkir yang sudah ada akan dioptimalkan untuk melayani kedua fungsi.

  1. Konsep One-Stop-Center untuk Milenial dan Gen Z

Area utama diubah menjadi GORONTALO YOUTH CENTER, sebuah pusat terpadu yang memenuhi hampir semua kebutuhan anak muda dalam satu atap:

  • Konektivitas & Inovasi: Coworking Space, Pemkot Digital Lounge, dan Internet Center menjadi inkubator informal bagi startup, freelancer, dan mahasiswa.
  • Hiburan & Gaming: Game Center (PlayStation, PC games, eSports arena) menjadi daya tarik bagi komunitas gamer lokal.
  • Gaya Hidup & Kreativitas: Fashion Center (distro, boutique, barbershop), Art Gallery & Studio, serta Live Music Open Stage menampung industri kreatif dan local brand Gorontalo.
  1. Wadah Event dan Kebutuhan Fisik

Keberadaan Convention Hall menjadi salah satu keunggulan untuk penyelenggaraan event skala lokal, seperti pameran, workshop, atau seminar. Sementara itu, fasilitas Fitness Center dan Futsal memfasilitasi gaya hidup sehat dan kegiatan olahraga.

  1. Penguatan Ekonomi Lokal: Modern dan Tradisional

Strategi Dual-Fungsi memastikan ekonomi rakyat Gorontalo tetap terlindungi dan terintegrasi:

  • Fokus Modern: Food Court (cafe, resto, UMKM snacks store) di Youth Center membuka peluang bagi UMKM baru dengan fokus kekinian.
  • Fokus Tradisional: Bangunan di bagian belakang tetap difungsikan sebagai pasar ikan dan sayur dengan akses terpisah. Hal ini mempertahankan urat nadi ekonomi bagi kelompok pedagang tradisional dan memenuhi kebutuhan harian ibu-ibu rumah tangga, memastikan revitalisasi tidak memarjinalkan pedagang lama.
  1. Menciptakan Kunjungan Silang dan Sinergi Fungsi

Meskipun aksesnya terpisah, keberadaan dua fungsi yang berbeda di satu kompleks menciptakan potensi kunjungan silang (cross-traffic). Pengunjung pasar tradisional mungkin tertarik mampir ke Food Court, sementara UMKM makanan di Youth Center dapat membeli bahan baku segar langsung dari Sentra Niaga Segar di belakang. Pemisahan akses yang tegas (separate entry) juga berfungsi untuk mencegah bau dan kondisi basah khas pasar tradisional bercampur dengan atmosfer modern dan kering di Youth Center, sekaligus mempermudah penetapan zona kebersihan yang ketat.

  1. Sinergi antara Pemerintah dan Komunitas

Fasilitas Pemkot Digital Lounge dan Government Information Center menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendekatkan layanan publik dan program sosialisasi pada generasi muda.

Memaksimalkan Keramaian

Untuk memastikan Youth Center dan Sentra Niaga ini terus ramai dan relevan, diperlukan program dan inisiatif berkelanjutan, termasuk pemanfaatan teknologi dan ruang publik secara maksimal:

  1. Pemanfaatan Jembatan Toko sebagai Visual Hub Kota: Jembatan toko yang terletak di bagian depan bangunan akan dioptimalkan dengan pemasangan Videotron besar di kedua sisinya. Pemanfaatan ini memiliki fungsi ganda:
  • Pendapatan Daerah: Penayangan iklan komersial secara strategis akan menjadi sumber pendapatan daerah yang signifikan.
  • Public Entertainment: Videotron ini ideal digunakan untuk nonton bareng (nobar) saat ada event sepak bola nasional maupun internasional. Pemasangan di kedua sisi jembatan toko memungkinkan penonton duduk di area yang berlawanan, memfasilitasi pemisahan supporter atau komunitas yang berbeda. Hal ini akan menambah keseruan, mencegah gesekan, dan menciptakan suasana nobar yang unik dan bersemangat di ruang publik yang nyaman.
  1. Penyelenggaraan Event Rutin Tematik: Mengadakan event mingguan/bulanan seperti Community Meet-up Day, Turnamen eSports lokal, Creative Workshop (fotografi, coding), atau Youth Talkshow dengan memanfaatkan Convention Hall dan Live Music Open Stage untuk membangun loyalitas komunitas.
  2. Dukungan Ekonomi Kreatif dan Start-up: Menyediakan area Pop-Up Booth gratis/murah yang dapat disewa harian oleh start-up atau UMKM untuk menguji pasar produk/layanan mereka, sehingga memberikan variasi baru bagi pengunjung dan mendukung inovasi bisnis.
  3. Kemitraan Kuat dengan Institusi Pendidikan: Menawarkan Coworking Space sebagai tempat student project, atau menjadikan Mini Theatre dan Convention Hall sebagai lokasi kuliah umum/seminar, untuk memastikan kunjungan rutin dari segmen akademisi dan pelajar.
  4. Program Kolaborasi Dua Fungsi: Mewajibkan Food Court di Youth Center untuk memprioritaskan pembelian bahan baku segar dari pasar ikan dan sayur di belakang. Selain itu, berikan pelatihan kebersihan dan packaging modern bagi pedagang pasar tradisional yang diselenggarakan di fasilitas Youth Center.
  5. Infrastruktur Digital Premium: Sediakan Layanan Free WiFi Berkecepatan Tinggi di seluruh area, terutama di Coworking Space dan Game Center, sebagai daya tarik utama bagi digital nomad dan gamer.

Desain Denah Dual-Fungsi Pasar Sentral Kota Gorontalo (N. Syamsu Panna)

 Kesimpulan

Alih fungsi Pasar Sentral Kota Gorontalo melalui strategi Dual-Fungsi adalah langkah strategis. Strategi ini mengubah tantangan (pasar yang sepi) menjadi solusi (pusat kegiatan terintegrasi), sekaligus memberikan ruang yang layak bagi generasi muda untuk berkarya dan memastikan keberlanjutan ekonomi rakyat tradisional. Dengan pemanfaatan ruang vertikal dan teknologi seperti Videotron di jembatan toko sebagai sumber pendapatan dan hiburan publik, kompleks ini akan menjadi simbol modernisasi Gorontalo yang dinamis, menjadikannya pusat perkotaan yang holistik dan berkelanjutan.

 

Gorontalo

Sebut Tim Pemeriksa Masih Bekerja: Jawaban Diplomatis Rektor Universitas Gorontalo Soal Kisruh Keuangan

Published

on

Gorontalo – Merespons pusaran polemik yang tengah mengguncang institusinya, Rektor Universitas Gorontalo (UNIGO) Dr. Robby Hunawa, S.IP., M.Si. akhirnya angkat bicara terkait dugaan penggelapan dana mahasiswa di Fakultas Perikanan, Kehutanan, dan Pertanian (FPKP) yang kini menjadi sorotan tajam publik.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Robby Hunawa menegaskan bahwa manajemen rektorat saat ini memilih mengambil sikap berhati-hati dan belum dapat membeberkan substansi perkara secara mendalam ke ruang publik. Hal tersebut lantaran tim pemeriksa internal masih terus bekerja merampungkan seluruh rangkaian proses audit dan klarifikasi materiil.

“Mohon maaf, untuk saat ini saya belum bisa memberikan keterangan ataupun menjawab materi pertanyaan lebih jauh. Kami harus menghormati proses yang ada karena tim pemeriksa internal saat ini masih bekerja melaksanakan tugasnya di lapangan,” ungkap Robby Hunawa, Rabu (01/07/2026).

Rektor menekankan bahwa seluruh lapisan civitas akademika maupun masyarakat luas sebaiknya menahan diri dan menunggu hasil pemeriksaan resmi yang sedang bergulir. Ia menjanjikan, otoritas tertinggi kampus akan segera merilis transparansi informasi secara gamblang kepada publik begitu investigasi internal mencapai titik final.

“Sebaiknya tunggu saja prosesnya hingga tuntas. Nanti pasti akan ada keterangan rilis resmi dari universitas setelah seluruh tahapan pemeriksaan diselesaikan secara menyeluruh,” tambah Robby secara diplomatis.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, isu miring mengenai dugaan penggelapan dana di lingkungan FPKP UNIGO pertama kali meledak ke publik pascaberedarnya surat pemanggilan resmi dari birokrasi kampus terhadap belasan mahasiswa. Pemanggilan tersebut ditujukan untuk mencocokkan dokumen kuitansi manual dengan data digital, menyusul adanya gelombang laporan keberatan dari para mahasiswa yang merasa dirugikan oleh pola penataan administrasi keuangan di fakultas tersebut.

Hingga laporan berkala ini diturunkan, pos pemeriksaan internal di tingkat yayasan maupun universitas dilaporkan masih berada pada fase pendalaman intensif. Pihak Universitas Gorontalo sendiri terpantau belum mengeluarkan diktum keputusan ataupun kesimpulan hukum apa pun terkait hasil investigasi yang dilakukan oleh tim pemeriksa.

Continue Reading

Gorontalo

Diduga Tembus Rp1,3 Miliar: Skandal Penggelapan Dana Mahasiswa Guncang Kampus Universitas Gorontalo

Published

on

Limboto – Kabut dugaan penyelewengan dana melanda internal Universitas Gorontalo (UNIGO). Kasus dugaan penggelapan dana pembayaran biaya kuliah mahasiswa di Fakultas Perikanan, Kehutanan, dan Pertanian mencuat ke permukaan pascaberedarnya surat dinas pemanggilan terhadap sejumlah mahasiswa guna dimintai keterangan terkait kisruh tata kelola keuangan tersebut.

Berdasarkan dokumen surat resmi bernomor 302/M/UNIGO/VI/2026 tertanggal 19 Juni 2026, manajemen rektorat bergerak melakukan klarifikasi setelah menerima gelombang laporan dari barisan mahasiswa yang diduga kuat menjadi korban penipuan oknum internal.

Jauh sebelum surat rektorat tersebut terbit, Badan Pemeriksa Keuangan dan Aset Yayasan Pendidikan Dulowo Limo Lopohalaa Gorontalo sebenarnya telah mengendus aroma kejanggalan. Lewat surat bernomor 07/B/BPKA/YP-DLP/IV/2026 tertanggal 19 April 2026, lembaga pengawas yayasan ini telah meluncurkan investigasi mendalam terhadap seluruh rekam jejak pembayaran mahasiswa yang dilakukan secara manual atau tunai.

Berdasarkan hasil audit internal yayasan, ditemukan disparitas (perbedaan) manifes antara data kewajiban nominal tagihan mahasiswa yang tertera di sistem digital dengan dokumen fisik bukti kuitansi realisasi pembayaran yang dipegang mahasiswa. Sebagai langkah penapisan faktuil, sebanyak 17 mahasiswa dipanggil secara bertahap untuk dikonfrontasi datanya.

Dampak dari karut-marut administrasi keuangan ini dinilai sangat masif. Salah seorang mahasiswa yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan akademik, sebut saja YB, membeberkan bahwa pusaran kasus ini menyandera nasib sekitar 150 mahasiswa. Mereka kini berada di bawah bayang-bayang ancaman pencekalan (gagal) mengikuti prosesi wisuda akibat dana yang telah mereka setorkan tidak ter-input ke dalam sistem administrasi keuangan universitas.

“Ada sekitar 150 mahasiswa yang bernasib sama. Kami semua sudah melunasi pembayaran secara tunai, tetapi di sistem digital data kami tetap merah atau tidak terbaca. Imbasnya, kami terancam gagal wisuda tahun ini,” ungkap YB dengan nada cemas.

YB menguraikan, jika diakumulasikan berdasarkan setoran kas per kepala, total kerugian materiil yang dialami oleh para mahasiswa dalam skandal ini diperkirakan menembus angka fantastis, yakni mencapai Rp1,3 miliar.

Ironisnya, dampak sistemik dari macetnya pencatatan keuangan ini tidak hanya menyasar mahasiswa aktif yang tengah berjuang menuju kelulusan, melainkan juga telah menjerat para alumni yang sudah dinyatakan lulus.

“Bahkan ada senior kami yang sudah melewati prosesi wisuda dan hendak mengambil ijazah fisik ditolak oleh administrasi. Mereka tidak bisa menerima ijazah karena di sistem dianggap masih memiliki tunggakan utang, padahal nyata-nyata mereka memegang bukti bayar sah,” ketusnya.

Hhingga informasi ini dirilis ke ruang publik, otoritas tinggi Universitas Gorontalo (UNIGO) belum mengeluarkan pernyataan ataupun rilis resmi terkait perkembangan substansi perkara maupun hasil audit investigasi yang tengah berjalan di tingkat yayasan.

Pihak redaksi masih terus berupaya melakukan korespondensi dan meminta konfirmasi resmi secara berimbang kepada jajaran Rektorat Universitas Gorontalo, Dekanat Fakultas Perikanan, Kehutanan, dan Pertanian, serta Pengurus Yayasan Pendidikan Dulowo Limo Lopohalaa Gorontalo guna mendapatkan klarifikasi yang jernih.

Continue Reading

Gorontalo

Murni Hasil Gotong Royong Kolektif: Taufan Ntobuo Puji Solidaritas Finansial Alumni Angkatan 2001

Published

on

Gorontalo – Ikatan Alumni (IKA) SMAN 1 Kota Gorontalo Angkatan 2001 sukses menggelar perhelatan akbar bertajuk “Reuni Perak” di Rumah Adat Dulohupa, Kota Gorontalo, Sabtu (27/06/2026). Agenda komunal ini menjadi momentum sakral untuk merayakan 25 tahun rajutan kebersamaan dan persahabatan sejak para alumni menuntaskan masa seragam putih-abu-abu di sekolah legendaris tersebut.

Hajatan bernuansa kultural ini dihadiri oleh ratusan alumnus yang sengaja datang dari berbagai pelosok daerah di Indonesia. Kehadiran para alumni perantau (mudik) ini menjadi validasi empiris bahwa sekat geografis dan kesibukan karier tidak mampu mengikis ikatan emosional serta persaudaraan yang telah mengakar selama seperempat abad.

Dalam sambutan hangatnya, Ketua Angkatan 2001 Taufan Ntobuo melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh rekan sejawat yang telah meluangkan waktu untuk menyukseskan agenda bersejarah ini. Ia mengungkapkan rasa bangga lantaran seluruh rangkaian perhelatan mampu terealisasi secara mandiri berbasis semangat gotong royong kolektif alumni.

“Reuni Perak ini dapat mewujud murni dari manifestasi kebersamaan kita. Ada sahabat yang berkontribusi menyumbang dana, menyiapkan logistik makanan, hingga mengorbankan tenaga, waktu, dan pikiran. Namun, di atas itu semua, kontribusi paling bernilai adalah kehadiran fisik kalian di sini. Tanpa kehadiran teman-teman sekalian, momentum hari ini tidak akan memiliki makna magis apa pun,” ungkap Taufan emosional.

Di samping berfungsi sebagai penawar rindu (catharsis) dan ruang bernostalgia mengenang memori masa sekolah, Reuni Perak ini dikonstruksikan sebagai titik pijak awal (starting point) untuk memperkokoh kembali simpul silaturahmi sekaligus membangun jejaring kemitraan (networking) strategis antarsesama alumni di berbagai sektor profesional.

Atmosfer penuh kehangatan, gelak tawa, dan haru mendominasi setiap sesi acara. Berbagai dinamika cerita, pasang surut pengalaman hidup, hingga banyolan masa lalu semasa duduk di bangku SMA kembali mencuat ke permukaan, bertindak sebagai lem perekat kebersamaan yang sempat terpisah selama 25 tahun lamanya.

Melalui Reuni Perak ini, keluarga besar IKA SMAN 1 Kota Gorontalo Angkatan 2001 berharap jalinan kekeluargaan yang telah terkonfirmasi ini dapat terus dirawat secara berkelanjutan, semakin solid, serta bertransformasi menjadi fondasi kuat dalam meluncurkan berbagai aksi sosial kemasyarakatan di masa mendatang.

“Dua puluh lima tahun telah berlalu, namun persahabatan kita tetap menyatu tanpa sekat. Sampai berjumpa kembali di panggung reuni berikutnya,” pungkas Taufan.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler