Connect with us

News

Road to IDC AMSI 2021 Siap Digelar di 8 Wilayah

Published

on

JAKARTA – Kegiatan Road to Indonesia Digital Conference (IDC) yang diselenggarakan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) siap digelar pekan depan di delapan provinsi di Indonesia.

Ketua Panitia Pelaksana IDC 2021 Machroni Kusuma mengatakan Road to IDC akan berlangsung selama empat hari, mulai Senin tanggal 15 sampai Kamis 18 November.

“Pembahasan dan diskusi Road to IDC melalui Zoom Meeting ini akan diberikan kepada para peserta yang telah terdaftar,” kata Roni yang juga Founder Beritaindonesia.link, Sabtu (13/11/21).

Road to IDC akan dimulai dari Palembang, Sumatera Selatan. AMSI Sumatera Selatan mengangkat tema “Akselerasi Digital Pariwisata Sumatera Selatan” Senin 15 November.

Pada sesi kedua AMSI Kalimantan Timur akan melanjutkan pembahasan mengenai “Digitalisasi UMKM, Solusi Jitu Membangkitkan Ekonomi Kaltim”.

Hari kedua Selasa 16 November Road to IDC akan digelar di Bandung Jawa Barat. AMSI Jawa Barat dalam pembahasan ini mengangkat tema “Percepatan Ekonomi Desa Melalui Digitalisasi”. Peserta di sesi ini ditargetkan berada dari pengelola wisata, pengusaha kuliner, UMKM, BUMDes, mahasiswa, pegiat media sosial dan masyarakat umum di Jawa Barat.

Selanjutnya, AMSI Jawa Tengah pada Selasa siang akan membahas pengembangan Pariwisata di Kepulauan Karimunjawa agar membawa manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Karimunjawa khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya.

Road to IDC hari ketiga Rabu 17 November akan mengenalkan bagi masyarakat tentang perkembangan digitalisasi di Indonesia dan Jawa Timur, manfaat serta urgensinya. Kegiatan dengan tema “Digitalisasi, Kunci Akselerasi Jawa Timur Bangkit” akan berlangsung jam 09.00-12.00 WIB.

Sesi kedua Rabu siang Road to IDC membahas Akselerasi Digitalisasi UMKM Bali. Kalangan UMKM di Bali dan stakeholder pendukung harus bergerak lebih cepat untuk mampu meneguhkan diri dalam kancah pasar digital. Road to IDC wilayah Bali akan membedah situasi tersebut dengan melihat kesiapan digitalisasi di kalangan UMKM Bali.

Hari keempat Road to IDC, Kamis 18 November akan berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, mulai jam 10.00 hingga 13.00 Wita. AMSI Sulawesi Selatan mengangkat tema “Pemulihan Ekonomi Sulawesi Selatan Melalui Digitalisasi Pariwisata.”

Kamis siang rangkaian Road to IDC akan menengok Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sulawesi Utara. Road to IDC ini akan membedah kondisi tersebut dengan melihat kesiapan dan pengembangan digitalisasi oleh pemerintah di Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung.

AMSI Sulawesi Utara akan membahas “Akselerasi Digital KEK Pariwisata dan Dukungan Perbankan” pada Kamis jam 13.00 – 16.00 Wita.

Road to IDC AMSI 2021 melibatkan pemimpin bisnis, tokoh, pembuat kebijakan, para profesional tingkat nasional dan internasional.

IDC AMSI 2021 mendapat dukungan sponsor dari Google, BNI, Astra, Bank Raya, PT PLN Persero, bank bjb, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Bali, Bank Jatim, Pemerintah Bojonegoro, Bali Mall, dan Kedai Tiga Nyonya.

Gorontalo

Pasar Malam Marisa Ditutup dengan Meriahnya Konser Spesial Bersama Artis Ibukota

Published

on

POHUWATO – Masyarakat Kabupaten Pohuwato dan para penggemar pasar malam menyambut momen penutupan pasar malam Marisa dengan antusias dan kegembiraan yang tiada tara. Dipanggil dengan sebutan lokal “hoya-hoya”, pasar malam ini telah menjadi pusat hiburan dan kegiatan sosial selama beberapa waktu, menarik pengunjung dari berbagai penjuru untuk menikmati keberagaman kuliner, barang unik, dan berbagai wahana hiburan.

Terletak di Desa Marisa Teratai, Kecamatan Marisa, pasar malam ini tidak hanya menjadi daya tarik lokal, tetapi juga menjadi magnet bagi wisatawan yang mengunjungi Kabupaten Pohuwato setiap tahunnya. Dengan tema akhir “Ganteng-Ganteng Ceria (GGC)”, panitia penyelenggara merencanakan penutupan yang megah dan tak terlupakan.

Para pengunjung akan disuguhi konser spesial dari beberapa artis ibukota yang diundang khusus untuk meramaikan penutupan pasar malam ini. Di antaranya, Imel, Mira, Ica, Mutia, dan DJ Rahmat Tahalu. DJ Rahmat Tahalu, dengan reputasi energi panggungnya yang memukau dan campuran musik yang beragam, diharapkan dapat memberikan penampilan yang mengguncang panggung utama pasar malam Marisa.

Acara konser spesial ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, (13/04/2024), di panggung utama pasar malam Marisa. Pengunjung yang hadir sangat bersemangat dan menantikan penampilan para artis serta DJ yang akan menghibur mereka hingga larut malam.

Salah satu pengunjung, Iswan, menyatakan kegembiraannya atas keberadaan pasar malam tersebut. “Saya cukup senang dengan pasar malam ini. Dengan adanya wahana-wahana dan beragam kegiatan, kami bisa melepas penat dengan santai di tempat ini. Semoga ini bukanlah penutupan terakhirnya, dan kita semua berharap ada lagi pasar malam yang gemilang dan meriah seperti ini di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Continue Reading

Gorontalo

Kecaman Terhadap Tragedi Longsor PETI: LSM Desak Tindakan Hukum Terhadap Pelaku Usaha

Published

on

GORONTALO – Tragedi longsor yang terjadi di lokasi pertambangan tanpa izin (PETI) yang dimiliki oleh salah satu pelaku usaha dengan inisial M, atau lebih dikenal sebagai Midun, menimbulkan kecaman keras dari LSM Pohuwato Watch dan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI).

Aktivis LSM Pohuwato Watch, Ruslan Pakaya, SH, menegaskan perlunya Aparat Penegak Hukum (APH) segera mengambil tindakan dengan memanggil pemilik lokasi untuk diproses hukum atas perusakan lingkungan yang berakibat fatal terhadap nyawa manusia serta menghilangkan habitat hewan dan tumbuhan di sekitar lokasi tersebut.

“Kita tidak perlu menjelaskan lebih lanjut, namun APH tentunya lebih memahami proses hukum dan sanksi yang berlaku bagi pelaku perusakan lingkungan tanpa izin,” tegas Ruslan dengan nada datar.

Ruslan juga menyoroti sikap para pelaku usaha yang tampak mengabaikan betapa mahalnya proses restorasi lingkungan yang telah dirusak dalam waktu singkat.

“Dana besar telah dialokasikan oleh negara untuk mengembalikan hutan yang telah gundul, namun segelintir orang dengan mudah merusaknya tanpa rasa takut akan konsekuensi hukum,” ungkapnya dengan kesal.

Ruslan berharap agar APH memberikan perhatian yang serius terhadap insiden yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia tersebut.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh aktivis LAI, Harson Ali, yang menekankan perlunya APH untuk mengambil langkah tegas dengan memanggil pemilik lokasi dan memproses hukum kegiatan ilegal tersebut.

“Agar ada efek jera, APH harus bertindak dan memproses hukum kegiatan ilegal yang dilakukan oleh pemilik lokasi,” tegas Harson.

Continue Reading

Gorontalo

Korban Longsor PETI Di Desa Popaya Dimakamkan, LSM dan LAI Desak Tindakan Hukum

Published

on

GORONTALO – Keluarga korban longsoran material PETI di Desa Popaya, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato akhirnya mengantarkan jenazah korban ke peristirahatan terakhir di Desa Bendungan, Kecamatan Mananggu.

Korban yang telah diidentifikasi bernama Suprianto Mohamad, berusia 22 tahun, warga Desa Bendungan, Kecamatan Mananggu.

Pada Jumat (12/04/24), proses pemakaman sementara dilaksanakan di rumah duka. Dijadwalkan pukul 10.30, proses pemakaman almarhum akan dilaksanakan dengan khidmat.

Meskipun dalam suasana yang sedih, keluarga korban melepas dengan tenang saudara mereka yang telah berjuang keras untuk mencari nafkah bagi keluarganya.

Hingga saat ini, belum ada informasi yang diperoleh dari pihak keluarga mengenai langkah-langkah yang akan diambil selanjutnya. Namun, sebelumnya LSM Pohuwato Watch dan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) telah menekankan pentingnya agar pihak yang bertanggung jawab, termasuk pemilik lokasi dan pelaku usaha, dipanggil untuk mempertanggungjawabkan aktivitas ilegalnya di hadapan APH.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler